Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Siswi SMK Digilir Kawan Facebook

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
  • print Cetak

Jakarta, – Kasus perkosaan berawal dari perkenalan melalui situs jejaring sosial Facebook kembali terungkap. Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat mengamankan dua remaja tanggung berinisial A,17, dan W,16. Diduga dua sekawan ini bergiliran memperkosa RM, 15, siswi kelas X sebuah SMK di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat.

Juru Bicara Polrestro Jakarta Barat, Kompol Titien mengatakan, kasus perkosaan itu terungkap setelah orang tua korban melaporkan kehilangan putrinya ke Mapolrestro Jakarta Barat pada Selasa (23/7) pagi sekitar pukul 08.00.

Titien menuturkan, hari itu ayah korban yang merupakan anggota kepolisian wilayah Tangerang mencari putri bungsunya, lantaran selama 1×24 RM tidak kembali ke rumah. Diketahui RM membolos di hari pertamanya masuk sekolah, Senin (21/7). “Namun, ketika dihubungi handphonenya yang mengangkat itu suara laki-laki,” ungkap Titien kapada wartawan, Rabu (24/7).

Setelah dilacak, lanjut Titien, di hari yang sama sekitar pukul 14.00, lokasi korban berada di wilayah Kapuk, Cengkareng. Ketika dijemput oleh anggota polisi, ternyata RM sedang tidak sadarkan diri, di rumah kontrakan pelaku A. Dari rumah tersebut polisi mengamankan A dan rekan pelaku berinisial W yang juga dalam keadaan mabuk. “Kemudian, ketiganya digelandang ke Mapolrestro Jakarta Barat untuk dimintai keterangan,” kata Titien.

Hasil pemeriksaan, korban telah berulang kali diajak berhubungan intim oleh A. Setelah perkenalan melalui Facebook, RM dan A pertama kali bertemu pada Rabu (17/7). Pelaku A membawa RM ke rumah kontrakan. Setelah RM dicekoki minuman keras, A melampiaskan nafsu bejatnya.

“Tak sampai di situ, pertemuan itu berlanjut hingga keesokkan harinya, di lokasi yang sama Sabtu (20/7), A kembali mengulang perlakuannya,” tutur Titien.

Berlanjut ke pertemuan berikutnya, Minggu (21/7), A kembali mengajak jalan RM. Kali ini A membawanya ke rumah kontrakan kawannya W di wilayah Krendang, Tambora, Jakarta Barat. “Di sana W sudah menunggu kedatangan RM, RM pun digagahi oleh W sambil dicekoki minuman keras juga,” jelasnya.

Sejak hari itu RM tidak pulang ke rumah. Karena takut pulang, RM bermalam di rumah kontrakan A. “Hingga akhirnya kami temukan,” kata Titien.

Menurut Titien, karena tidak betah di rumah, RM memang sering bermalam di rumah temannya. “Karena tidak betah, RM pun lebih sering pulang ke rumah kakaknya di wilayah Cengkareng,” katanya.

Saat ini kasus dugaan perkosaan itu masih diselidiki Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Jakarta Barat. “Kedua pelaku A dan W sudah ditetapkan sebagai tersangka, mereka dikenai Pasal 81 UU Perlindungan anak, dengan ancaman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun. Sementara korban saat ini sudah berada di rumahnya,” ungkap Kanit PPA Polrestro Jakarta Barat, AKP Slamet, ketika dihubungi Rabu (24/7). (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemudik di Madina Turun 50%

    Pemudik di Madina Turun 50%

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Hari Raya Idul Fitri tahun ini jumlah pemudik turun 50% bila dibandingkan dengan tahun – tahun kemarin demikian dikatakann Wakil Ketua Organda Madina, Palit Nasution kepada wartawan (MB).

  • Meriah, Resepsi Pernikahan Ustadz Solmed-April Jasmin

    Meriah, Resepsi Pernikahan Ustadz Solmed-April Jasmin

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nuansa merah dan emas mendominasi ruangan resepsi pernikahan Shaleh Mahmud atau akrab disapa Ustadz Solmed dan April Jasmin di sebuah mesjid di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Ahad kemarin. Pasangan yang sebelumnya telah melakukan ijab kabul pada 11 November 2011 itu nampak serasi berbalut busana khas Tapanuli Selatan. Kemegahan sangat terasa di setiap hal dalam resepsi […]

  • Dinas Pendidikan Diduga Arahkan KUPT Berpolitik Prkatis

    Dinas Pendidikan Diduga Arahkan KUPT Berpolitik Prkatis

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kadis Bantah Adanya Pengerahan Politik Praktis PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Pendidikan diduga mengarahkan para kepala UPT Dinas Pendidikan kecamatan terlibat politik praktis di Pilkada Madina 2015. Dugaan pengarahan itu dilakukan di rumah dinas, Sabtu (3/10). Salah seorang yang ikut di pertemuan itu menyebutkan tidak lazim dilaksanakan pada hari libur bila memang dalam […]

  • Padi Siganteng Unggul Secara Nasional

    Padi Siganteng Unggul Secara Nasional

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Jika secara nasional, di pulau Jawa rata-rata hasil panen padi adalah 7,2 ton per hekter, untuk skop Sumatera Utara 5,8 ton. Tetapi padi Siganteng justru telah menembus angka 9 ton per hektar. “Padi Siganteng ini memang membuat kita bangga,” kata M.Syukri Nasution, pegawai UPT Pertanian Siabu menjawab surat kabar Mandailing Pos […]

  • Tambang Emas Ilegal Kotanopan Berkedok Reklamasi

    Tambang Emas Ilegal Kotanopan Berkedok Reklamasi

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – Ketua Dewan Penasehat Korps Advokat Alumni UMSU (KOUM), Zakaria Rambe menganggap reklamasi ambang emas ilegal di Kecamatan Kotanopan hanya kedok. Ketelibatan pemerintahbdan aparat justru menguatkan dugaan pelegalan yang ilegal. Hal ini kata Zakaria juga terbukti tidak adanya ketegasan Polisi dalam menindak para pelaku tambang emas ilegal meski perintah itu […]

  • Tatanan Sosial Yang Buruk, Menyuburkan HIV Pada Remaja

    Tatanan Sosial Yang Buruk, Menyuburkan HIV Pada Remaja

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Hadi Kartini
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini   Direktorat Jendral Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan telah melakukan supervisi program HIV di Kabupaten Sidoarjo sebagai tindak lanjut atas tingginya perhatian masyarakat terhadap pemberitaan kasus HIV pada anak dan remaja. Sebelumnya beredar vidio viral di medsos yang menyatakan sebanyak 522 pelajar di Kabupaten Sidoarjo terpapar HIV-AIDS. Meningkatnya jumlah kasus HIV di kalangan […]

expand_less