Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Skema Penghitungan Jam Mengajar Diubah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
  • print Cetak

Ringankan Beban Tatap Muka di dalam Kelas

JAKARTA – Perhitungan jam mengajar saat ini memicu polemik. Banyak guru bersertifikat gagal mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP). Pemicunya mereka gagal mengejar beban mengajar 24 jam tatap muka per pekan. Sistem perhitungan beban mengajar itu segera diubah.

Rencana pengubahan sistem penghitungan beban jam mengajar ini tertuang dalam revisi Peraturan Pemerintah 74/2008 tentang Guru. Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidikan (Kapus Bangprodik) Kemendikbud Unifah Rosyidi menuturkan, revisi PP tersebut sampai sekarang belum rampung.

“Di antara yang dibahas dan membuat pembahasan PP ini lama adalah tentang pengaturan baru beban jam mengajar,” kata Unifah. Dia menuturkan Mendikbud Mohammad Nuh sudah mengeluarkan sikap bahwa pembahasan PP itu harus sudah tuntas di internal Kemendikbud akhir tahun ini.

Unifah menjelaskan sejalan dengan implementasi kurikulum baru, maka skema penghitungan beban jam mengajar guru diubah. Saat ini beban mengajar guru murni hanya dihitung dari tatap muka di kelas. Untuk mengajar target minimal memperoleh TPP, guru harus mengajar selama 24 jam tatap muka per pekan.

Meskipun belum ditetapkan, Unifah mengatakan sudah ada bayangan tentang skema penghitungan beban jam mengajar yang baru. “Dasarnya adalah prinsip kurikulum 2013,” katanya. Dimana tugas guru tidak hanya mengajar di ruang kelas saja.

Tetapi dalam kurikulum baru itu, guru juga dituntut untuk bisa mendampingi siswa di luar kelas. Seperti pengamatan, penelitian, dan sebagainya. Bahkan aktivitas diluar pengajara, seperti merancang tugas, mengoreksi, dan mengisi rapor juga bisa dihitung menjadi beban mengajar.

Unifah menuturkan secara detail skema baru penghitungan jam mengajar masih digodok sampai saat ini. Dia berharap para guru menunggu dengan sabar hingga kebijakan baru ini benar-benar rampung. “Intinya penerapan kurikulum baru memiliki konsekuensi terhadap perhitungan beban kerja guru,” tandasnya.

Jika skema baru ini dimulai tahun depan, berarti belum semua guru akan menjalaninya. Sebab sampai tahun depan, belum seluruh sekolah di Indonesia menjalankan kurikulum baru. Sesuai dengan tujuan awal, pengubahan skema penghitungan jam mengajar ini mengacu implementasi kurikulum 2013.

Meskipun begitu Kemendikbud memandang bahwa skema baru penghitungan beban mengajar ini akan disambut baik oleh guru. Khususnya bagi guru yang saat ini kekurangan jam mengajar dan tidak bisa mendapatkan kucuran TPP. Dengan penghitungan aktivitas di luar mengajar di dalam kelas, para guru tadi tidak perlu mengajar di banyak sekolah untuk mengejar beban mengajar minimal. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Manusia Sambut Sandiaga Uno di Sidimpuan

    Banjir Manusia Sambut Sandiaga Uno di Sidimpuan

    • calendar_month Rabu, 12 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Sandiaga Uno mengunjungi Kota Padangsidimpuan dan menyempatkan diri mampir ke pasar tradisional Sangkumpal Bonang,  menyapa para pedagang, Senin (10/12/2018). Kawasan pasar Sangkumpal Bonang pun menjadi penuh oleh lautan manusia yang sangat antusias atas kunjungan Sandaiaga. Saat kunjungan ke pasar itu, para pedanag berdialog dengan Sandiaga Uno menyangkut persoalan ekonomi terutama harga-harga […]

  • Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    Afrika Berpotensi Batal Investasi Rp90 T

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemungkinan batalnya perusahaan Afrika, Sasol, disebabkan tidak adanya pasokan batu bara. Perusahaan asal Afrika Selatan, South Africa Coal, Oil, and Gas Corporation (Sasol) diperkirakan batal berinvestasi sekitar US$10 miliar atau setara Rp90 triliun di Indonesia. Kemungkinan batalnya Sasol itu disebabkan oleh tidak adanya pasokan batu bara yang mencukupi dari PT Bukit Asam Tbk. “Sasol sepertinya […]

  • Warga Sebar Photo 3 Terduga Pelaku Perkosaan yang Melarikan Diri

    Warga Sebar Photo 3 Terduga Pelaku Perkosaan yang Melarikan Diri

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kesal karena pelaku perkosaan terhadap SN ( 20 th ) warga Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) belum ketangkap. warga desa korban sebar photo pelaku. Dengan mencetak photo ke 3 pelaku dalam lembaran kertas, warga desa pidoli lombang menyebarkannya di kota panyabungan dan sejumlah desa […]

  • Jalinsum Amblas di Titik Maga Lombang Diperbaiki

    Jalinsum Amblas di Titik Maga Lombang Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Jalan yang amblas di Lintas Nasional titik Maga Lombang, Mandailing Natal, Sumut, diperbaiki. Titik yang berada di tikungan ini sebelumnya sangat berbahaya karena bahu jalan amblas akibat longsor pada tebing jalan, jika dibiarkan akan memakan mengambrukkan badan jalan. Sejumlah pekerja terlihat melakukan pemasangan bore file di titik kilometer 17 […]

  • Truk VS Minibus di Bange, Sisupir Luka Luka

    Truk VS Minibus di Bange, Sisupir Luka Luka

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Minibus berlawanan arah dengam truk jenis colldiesel bertabrakan di jalur lintas tengah sumatera tepatnya di Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, Sumatesa Utara Jum’at 24/11/2023. Minimus tersebut ringsek dibagian depan sang supir diketahui bernama Rizal terpaksa dilarikan ke RSUD Panyabungan karena alami luka serius, sementara supir truk coldiesel tidak mengalami […]

  • Dinas PU Vakum, Sekda : Kadis Diangkat Dalam Waktu Dekat

    Dinas PU Vakum, Sekda : Kadis Diangkat Dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pekerjaan Umum Madina vakum sejak pertengahan September 2019. Kevakuman terjadi setelah Kepala Dinas PU Madina, Sahruddin ditahan Kejatisu terkait kasus pembangunan Taman Raja Batu. Sejumlah pegawai menyatakan, progres kerja tak dapat dicapai. Para kontraktor juga sudah resah menyusul akan selesainya pekerjaan-pekerjaan proyek pemda di Dinas PU. Sementara itu, […]

expand_less