Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Soal Surat Rekomendasi Pindah Palsu Bupati Madina Harus Cabut SK Idris Batubara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Sekretaris Komisi I DPRD Madina Iskandar Hasibuan meminta Bupati HM Hidayat Batubara mencopot Mhd Idris Batubara sebagai Sekretaris Camat Panyabungan Kota dengan mencabut SK pengangkatannya.
Pasalnya, eks PNS Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) itu diduga memalsukan surat rekomendasi persetujuan pindah Bupati Labura ke Pemkab Madina.

“Saya melihat Bupati Madina harus segera menuntaskan persoalan ini, meskipun yang bersangkutan merupakan keluarga dekat dari Bupati. Kita juga meminta kepada Sekda Madina harus tegas dan harus mengklarifikasi persoalan tersebut,” tandas Iskandar Hasibuan kepada MedanBisnis, Rabu (25/1) di Panyabungan.

Iskandar menagih komitmen Sekda M Daud Batubara yang sebelumnya berjanji menerapkan disiplin di lingkungan pemkab.

“Meskipun yang bersangkutan merupakan pihak keluarga atau notabenenya merupakan abang dari Sekda Madina, maka jangan pandang bulu memberikan sanksi jika seandainya memang ada kebenaran bahwa Pemkab Labura tidak mengeluarkan surat rekomendasi perpindahan. Kita bangga waktu Sekda meminta para PNS harus disiplin dan tertib administrasi. Kejadian ini menjadi kesempatan bagi Sekda membuktikan ucapannya,” imbuh Iskandar.

DPRD juga meminta kepada Pemkab Labura kalau memang tidak pernah mengeluarkan rekomendasi perpindahan terhadap Mhd Idris Batubara untuk melakukan tindakan, seperti memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat itu.

“Saya akan membawa masalah ini ked alam rapat komisi dan jika rapat menentukan harus memanggil Sekda,maka kita akan panggil,” kata Iskandar.

Tak Pernah Melapor
Sementara itu, Kabid Mutasi BKD Labura, B Harahap, menegaskan, sejak terbitnya SK Gubsu No. 82.3/2521/2009 tertanggal 4 September 2009 tentang perpindahan Mhd Idris Batubara dari Pemkab Deliserdang ke Pemkab Labura, yang bersngkutan tidak penah masuk kerja, bahkan surat penugasan atau penempatannya di salah satu SKPD-pun tidak ada.

“Selain SK Gubsu tersebut, arsip Mhd Idris Batubara tidak ada di BKD Labura. Bahkan penempatannya pun tidak ada,” terangnya.

Kabag Humas Labura, Syahrul Adnan Hasibuan, menambahkan, Bupati Labura tidak pernah mengeluarkan dan menandatangani surat rekomendasi perpindahan Mhd Idris Batubara. Ia mensinyalir surat rekomendasi itu palsu.

Ia mengungkap bahwa BKD Madina sudah pernah berkunjung ke Labura untuk menanyakan masalah perpindahan Mhd Idris Batubara tersebut. “Masalah kelanjutannya tergantung Pemkab Madina,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, surat rekomendasi persetujuan perpindahan H Mhd Idris Batubara dari Pemkab Labura ke Pemkab Madina diduga palsu. Surat bernomor 824.4/2473/BKD/2011 tertanggal 13 September 2011 itu kini beredar di masyarakat.

Saat ini, sang pejabat menduduki salah satu Sekretaris Kecamatan di Madina.
Surat itu disinyalir palsu karena ditemukan sejumlah kejanggalan, di antaranya tanda tangan Bupati Labura H Kharuddin Syah SE diduga direkayasa. Hal ini terlihat dari tarikan tanda tangan banyak kejanggalan, dari tembusan surat, serta masih banyak lagi kejanggalan – kejanggalan yang terlihat dalam surat rekomendasi perpindahan yang ditujukan kepada Gubsu c/q Badan Kepegawaian Daerah Propisi Sumatera Utara.

Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Madina, Muhammad Haposan Nasution, Senin (23/1), mengatakan, surat rekomendasi perpindahan itu diurus salah satu pejabat Dinas Pendidikan Madina.

“Berdasarkan keterangan Sekretaris Daerah Madina yang mengurus surat tersebut adalah pejabat di Dinas Pendidikan, mulai dari pengusulan sampai pengambilan surat,” kata Haposan. (zamharir/ricardo.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara MM sebaiknya mengurungkan niatnya untuk menggabungkan Kantor Malaria Centre dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Keberadaan Kantor Malaria Center dinilai masih sangat perlu dipertahankan karena telah berhasil meminimalisir jumlah penderita malaria di Madina. “Rencana penggabungan kantor itu keliru. Semua pihak harus jujur dan jangan karena sentimen pribadi […]

  • Wah… Ratusan Gugatan Perselisihan Hasil Pilkada Masuk ke MK

    Wah… Ratusan Gugatan Perselisihan Hasil Pilkada Masuk ke MK

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA- Pemungutan suara pemilihan gubernur Kalimantan Tengah dan pemilihan bupati Fakfak (Papua), kemungkinan baru akan dilaksanakan pertengahan Januari mendatang. Meski demikian, pelantikan kepala daerah terpilih hasil pilkada di dua daerah tersebut, masih terbuka kemungkinan dilaksanakan serentak dengan pelantikan kepala daerah terpilih hasil pemungutan suara yang dilaksanakan serentak di 264 daerah pada Rabu (9/12) lalu. […]

  • KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, Senin (24/8) menetapkan dua pasangan calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina 2015. Kedua pasangan yang ditetapkan adalah pasangan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution-H. Jakfar Sukhairi Nasution dan pasangan Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi – H. Imron Lubis,S.Pd.MM. Penetapan kedua pasangan ini berdasar Keputusan KPU Mandailing Natal […]

  • Rivalitas Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis (bagian 2 dari 2 tulisan)

    Rivalitas Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis (bagian 2 dari 2 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Suatu hari, kepala Stasiun Padalarang, yang berada di wilayah Divisi Siliwangi, ditembak PMC. “Maka terpaksa PMC ditindak. Semua badan penyelidik yang beroperasi dibawah markas besar atau kementerian pertahanan di Yogya, berangsur-angsur kena penertiban oleh Divisi saya,” aku Nasution dalam Memenuhi Panggilan Tugas: Kenangan Masa Muda (1989: 217). Seperti Lubis, Nasution juga tak ketinggalan ikut Republik. […]

  • Pasca Meninggalnya Satu Orang, Warga Pagur Divaksinasi

    Pasca Meninggalnya Satu Orang, Warga Pagur Divaksinasi

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Puskesmas Gunung Baringin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Madina melakukan vaksinasi terhadap warga Desa Pagur, Panyabungan Timur. Vaksinasi ini sebagai uapaya memutus sebaran bakteri Corynebacterium diphtheriae penyebab penyakit difteri yang menyerang salah satu warga dan telah meninggal dunia pekan lalu. Kepala Tata Usaha Puskesmas Gunung Baringin, Subari Ikhsan menjawab wartawan, Selasa […]

  • Silangitkoi Pengejawantahan Green Economy

    Silangitkoi Pengejawantahan Green Economy

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Silangitkoi merupakan pengejawantahan dari green economy seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada pertemuan Group of Twenty (G20) beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) H. Ivan Iskandar saat berkunjung ke Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan, Jumat (4/2). “Saya melihat apa yang dilakukan oleh owner […]

expand_less