Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Sudah Takdigaji, 11 Perangkat Desa Hutaraja Juga Diberhentikan Kades Secara Sepihak

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
  • print Cetak

Kantor Desa Hutaraja di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina ( fikri )

PANYABUNGAN SELATAN ( Mandailing Online ): – 11 orang Perangkat serta Aparatur Desa Hutaraja di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina menjerit lantaran gaji mereka Tahun 2024 hingga Tahun 2025 tidak divairkan Kades. Parahnya sudah tak dapat gaji, aparatur desa itu diberhentikan sepihak oleh Kepala Desa Hutaraja.

Ahmad Suhdi Lubis selaku Kaur Pembangunan Desa Hutaraja pun membenarkan prihal tersebut. Ia dan rekannya yang lain sudah berbulan bulan tak menerima gaji yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD).

” sudah 7 bulan kami tidak digaji Kepala Desa padahal itu merupakan pengahasilan tetap perangkat desa . Ia sendiri mengaku sudah sekitar 7 bulan tak menerima gaji.

Ada 2 juta an gaji prangkat desa yang wajib diterima kata Kaur Pembangunan Desa Hutaraja itu.

“padahal bulan lalu ADD sudah dicairkan, dan BLT sudah dibagikan. Lalu, kami heran mengapa dan kemana gaji kami sehingga tak ada realisasinya,” Ujar Suhdi Kemaren 3/2/2025.

Parahnya lagi jelas Suhdi, mereka diberhentikan secara sepihak tanpa ada dasar dan Kades pun langsung melakukan penjaringan perangkat desa.

” jangan pulak untuk menghilangkan tanggung jawab gaji, Kades Rahmad Parmonangan memberhentikan kami dan memilih prangkat desa yang baru. Itu tidak adil karena gaji itu adalah hak kami,” papar Suhdi.

Suhdi dan perangkat desa lainnya mengaku disuruh untuk berhenti oleh kades. Anehnya aku Suhdi tanpa ada surat pengu duran diri, kades nekat melakukan penjaringan perangkat desa.

Selain Suhdi, Hal tersebut diperkuat oleh salah seorang Wakil Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yakni Abdul Fattah Lubis. Ia menyayangkan sikap Kades yang abai pada hak mereka. Ia juga menuturkan terkait pemberhentian Kaur Desa tak ada persetujuan BPD.

“Sangat disayangkan sikap Kades, lantaran abai pada hak Perangkat Desa dan BPD. Bendahara pun bungkam dalam hal ini. Sebelumnya kades mengungkapkan belum ada pencairan ADD namun hingga kini sudah 2025 gaji kami belum juga dibayarkan. Dan soal pemberhentian perangkat desa itu, saya rasa itu tidak ada alasan yang jelas” Bebernya.

Gaji seorang Ketua BPD sekitar 600rb perbulan dan anggota 550rb. Abdul mengaku selain gaji biaya operasional mereka selama menjabat tak pernah sampai ketangan BPD meski ada alokasi anggaran nya.

“Istilahnya uang ke lapangan, kalo ada kegiatan kegiatan luar, itu tak pernah ada operasional nya,” Kata Abdul.

Mereka BPD dan Perangkat Desa Hutaraja sepakat bakal melaporkan hal ini pada Inspektorat Madina guna dilakukan audit.(fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah Nasution di PKS : Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Madina Masih Tinggi Disaat SDA Melimpah

    Saipullah Nasution di PKS : Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Madina Masih Tinggi Disaat SDA Melimpah

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Bacakada Madina H. Saipullah Nasution mengaku merasa terpanggil untuk membenahi bumi Gordang sambilan yang kaya akan alam tapi belum dimaksimalkan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat. Hala ini dikatakannya saat pemaparan Visi dan Misi Bacakada ( bakal calon kepala daerah) Madina 2024 ke DPD Partai Keadilan Sejahtera( PKS ) di Jalan Willem […]

  • MERAH PUTIH DARI PASUNDAN

    MERAH PUTIH DARI PASUNDAN

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Dr. Daud Batubara
    • 0Komentar

    (Refleksi Semangat Juang Ekonomi Rakyat Mandailing)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara Pegiat Ke-Mandailing-an pada Gerep Institute   Ironi Semangat Ke-Mandailing-an Setiap menjelang Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pemandangan yang hampir selalu hadir di berbagai sudut jalan Kota Kipang (Panyabungan), Ibu Kota Kabupaten Mandailing Natal, berderet pedagang musiman yang menjual bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga […]

  • Pemprovsu dan Pemda Harus Atasi Kerisis Energi

    Pemprovsu dan Pemda Harus Atasi Kerisis Energi

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Walhi Sumatra Utara menyesalkan adanya pemadaman bergilir listrik di berbagai wilayah Provinsi Sumatra Utara. Kejadian seperti ini telah terjadi ditahun-tahun sebelumnya dan terjadi lagi di tahun 2013 ini. Menurut Walhi, Pemprov Sumut harus mengambil langkah fundamental dalam mengatasi krisis energi khususnya listrik. “Bentuknya untuk jangka pendek adalah dengan melakukan modernisasi PLTD […]

  • SOLUSI ISLAM DALAM MASALAH KEMISKINAN

    SOLUSI ISLAM DALAM MASALAH KEMISKINAN

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhabibah, S.Pd. Kemiskinan adalah fenomena yang begitu mudah dijumpai di mana-mana. Kelaparan kian hari yang semakin bertambah. Di balik kemegahan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta, misalnya, tidak terlalu sulit kita jumpai rumah-rumah kumuh berderet di bantaran sungai, atau para pengemis yang berkeliaran di perempatan-perempatan jalan. Anehnya, secara statistik jumlah mereka bukan berkurang, tetapi […]

  • Kapolda Sumut Sertijab di Jakarta

    Kapolda Sumut Sertijab di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Setelah dikeluarkannya surat telegram Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan segera diganti. Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino akan digantikan oleh Irjen Pol Raden Budi Winarso. Secara resmi Kapolda Sumut Irjen Ngadino akan menyerahterimakan jabatannya kepada Budi Winarso  setelah serah terima jabatan (sertijab). Rencananya sertijab berlangsung, Kamis (10/3) pagi ini. “Sertijab […]

  • DPRD Madina: PT M3 Rugikan Negara 500 Milyar

    DPRD Madina: PT M3 Rugikan Negara 500 Milyar

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jenis izin tambang yang dikantongi PT. Madina Madani Mining (M3) dengan aplikasi di lapangan diduga tak sama menyebabkan negara dirugikan sekitar 500 juta rupiah. “Seperti permasalahan IUP, yang awalnya diduga hanya berupa izin Bauksit, namun perusahaan itu telah memproduksi emas, sehingga PT M3 melakukan penambangan yang tidak sesuai dengan izin yang […]

expand_less