Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Sukhairi-Atika Perjuangkan Investasi Pabrik Sawit Bersama Koperasi Petani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
  • print Cetak

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan Sukhairi-Atika saat ini tengah berupaya keras menghadirkan investasi pendirian Pabrik Minyak Sawit Tanpa Uap (PMTU) di Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Pabrik ini kelak akan didirikan satu perusahaan (investor) bersama sejumlah koperasi yang dibentuk para petani sawit.

Sejauh ini tim dari Pemkab Madina telah melakukan komunikasi dengan PT. Nusantara Green Energy (NGE) anak perusahaan PT. Agro Investama selaku investor.

Di sisi lain, tim Pemkab Madina juga tengah melakukan inventarisir para petani yang akan menjadi cikal bakal sejumlah koperasi di kawasan Pantai Barat untuk menjadi bagian pemegang saham pabrik.

Ini merupakan upaya meningkatkan nilai tambah bagi keluarga petani sawit, karena selain memperoleh hasil dari kebun juga menerima tambahan pendapatan yang berasal dari keuntungan pabrik.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution yang dihubungi Mandailing Onlina, Rabu (24/1/2023), menyatakan bahwa selama tujuannya untuk peningkatan perekonomian, pemerintahan Sukhairi-Atika akan terus membuat terobosan dgn tetap mengedepankan potensi daerah.

“Terobosan terobosan seperti ini kadang butuh waktu, sehingga kami berharap koordinasi yang bagus dan support dari masyarakat”, katanya.

“Mohon doanya tidak ada kendala yang terlalu berarti sehingga dapat segera terbangun apa yang kita canangkan”, imbuh Atika.

Secara terpisah di hari yang sama,
Staf Khusus Bupati Madina Bidang Ekonomi, Irwan H. Daulay bersama Ketua Dewan Riset dan Inovasi Daerah, Irwansyah Nasution menjawab Mandailing Online, menyatakan jika tidak ada kendala, pembangunan pabrik akan dimulai sejak pertengahan 2023.

Irwan Hamdani Daulay

Irwansyah Nasution

PMTU ini berbeda dengan PKS (Pabrik Kelapa Sawit) konvensional yang menghasilkan CPO. PMTU ini disebut dengan istilah SPOT & IRU (Steam-less Palm Oil Teknologi & Impurities Removal Unit), yaitu menggunakan metode dry process (bukan wet process sebagaimana PKS konvensional).

Teknologi PMTU ini tidak menghasilkan POME (limbah cair sawit). Emisi karbon yang dihasilkan berkisar 79,1% lebih rendah dibandingkan dengan proses model PKS. Produk yang dihasilkan disebut SPO (Super Palm Oil) dengan kandungan vitamin dan gizi tertinggi diantara semua minyak makan yang ada di bumi ini. Turunan dari SPO ini disebut “functional products” karena berkemampuan untuk menurunkan masyarakat kekurangan gizi dan stunting (kerdil).

Saat ini pabrik pertama yang dikembangkan PT. NGE sedang dalam tahap pembangunan di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi bersama dengan koperasi yang didirikan para petani sawit dan ditargetkan tahun 2023 sudah berproduksi.

Irwan mengungkap, berdasar komunikasi dengan PT NGE, beberapa tahapan yang perlu segera dipersiapkan Pemkab Madina adalah pembentukan tim dari unsur pemerintah daerah terdiri dari OPD dan instansi yang berurusan dengan perencanaan daerah, kebun sawit rakyat, pendurian koperasi petani sawit, sisi perdagangan, pertanahan dan perizinan.

Tim tersebut bertugas untuk mendata luasan kebun sawit rakyat yang berstatus Tanaman Menghasilkan (TM). Sebab, untuk pendirian satu pabrik membutuhkan kebun seluas 3.500 hektar dengan harapan tingkat produktivitas tanaman sawit itu berkisar diatas 20 ton TBS per hektar per tahun. Kalau belum tercapai di level itu, maka perlu langkah-langkah remediasi, agar para petani itu bisa memperolah pendapatan yang baik (Poverty Alleviation).

Sesuai data Dinas Pertanian Madina tahun 2021, Madina memiliki kebun rakyat seluas 15.912 hektar yang berstatus TM dari luas keseluruhan 19.086 hektar.

Kelak, para pemilik kebun akan berhimpun dalam satu atau dua koperasi yang nantinya berperan sebagai pemasok TBS dan sekaligus turut sebagai pemilik usaha PMTU ini bersama PT. Agro Investama.

Kehadiran pabrik ini kelak diharapkan akan meningkatkan pendapatan petani sawit baik dari harga TBS yang lebih stabil di atas harga pasar maupun keuntungan sebagai pemilik saham bersama pihak PT. NGE Agro Investama.

Demikian juga bagi Kabupaten Madina dapat memenuhi kebutuhan sendiri minyak sawit bermutu tinggi bermerek lokal ramah lingkungan dan memasarkannya bagi daerah sekitar dan pasaran luar negeri.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merdekakan Hati

    Merdekakan Hati

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ada sebuah pepatah Arab yang sarat motivasi, “Tidak ada yang paling berharga dalam hidup ini selain kemerdekaan.” Kemerdekaan memang sangat mahal dan bernilai karena untuk meraihnya dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan, baik harta maupun nyawa. Musuh abadi kemerdekaan adalah penjajahan, baik itu penjajahan fisik, mental, kedaulatan negara, maupun hati. Penjajahan hati oleh hawa nafsu dan […]

  • Lelang Mobil Dinas Bupati Madina Masih Dalam Proses

    Lelang Mobil Dinas Bupati Madina Masih Dalam Proses

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan mobil dinas Toyota Land Cruiser warna hitam yang dipakai Bupati Mandailing Natal (Madina) yang lama Amru Daulay dipertanyakan keberadaannya apakah sudah dilelang atau tidak. Hasil konfirmasi beritasumut.com kepada Kepala Bidang Aset Dinas Keuangan dan Aset Ardani di Panyabungan, Senin (27/09/2010), mobil dinas Bupati Madina Land Cruiser hitam belum dilelang. Dijelaskan, menurut peraturan daerah, […]

  • Madina-Bobby dalam Ujian Kesiapan Fiskal: Antara Kedekatan Politik dan Kualitas Perencanaan

    Madina-Bobby dalam Ujian Kesiapan Fiskal: Antara Kedekatan Politik dan Kualitas Perencanaan

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum Pertemuan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dengan anggota DPRD Sumatera Utara Dapil VII di Hotel D’San Panyabungan, Rabu 8 Juli 2026, menghadirkan satu pesan politik yang menarik. Di hadapan para wakil rakyat provinsi, Bupati Madina dan Ketua DPRD Madina menyampaikan kegelisahan tentang perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pembangunan Madina. Pesannya jelas: […]

  • 11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya, Ulurkan Bantuan Anda

    11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya, Ulurkan Bantuan Anda

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ulurkan Bantuan Anda, 11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya     PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Bagi Ummi yang baru tamat SMK dan abangnya Amansyah yang juga baru lulus SMA tak mudah membiayai  kebutuhan hidup 11 adik yang masih kecil-kecil. Termasuk biaya sekolah. Oleh karena itu, bantuan dari para derwaman sangat dibutuhkan. Bantuan bisa dihantar […]

  • Donasi Pembelian Lahan Kebun Kelapa untuk Anak Yatim

    Donasi Pembelian Lahan Kebun Kelapa untuk Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Jambur Padangmatinggi, Kecamatan Panyabungan Utara yang tergabung dalam Peduli Anak Yatim Jambur Padangmatinggi menggelar penggalangan dana untuk pembelian lahan kebun kelapa bagi anak yatim. Rencananya lahan kebun kelapa ini nantinya akan dikelola untuk kepentingan anak yatim di desa tersebut. Mahdian Tamin Rangkuti selaku Humasy Peduli Anak Yatim Jambur Padangmatinggi […]

  • Persoalan Perkebunan di Pantai Barat Madina, Pemerintah Dinilai Ugal Ugalan Keluarkan Izin. DPRD akan Lakukan Investigasi

    Persoalan Perkebunan di Pantai Barat Madina, Pemerintah Dinilai Ugal Ugalan Keluarkan Izin. DPRD akan Lakukan Investigasi

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Sejumlah tokoh masyarakat Pantai Barat di Kabupaten Mandailing Natal menuding Pemerintah terkesan ugal ugalan mengeluarkan izin perkebunan kepada perusahaan tanpa melibatkan masyarakat sehingga kerap menimbulkan masalah. Hal ini diungkapkan Husni Iskandar Dinata di depan Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis dan anggota Komisi II saat menyampaikan aspirasi terkait hak plasma masyarakat dari PT […]

expand_less