Senin, 20 Jul 2026
light_mode

Tapsel alami defisit Rp92 M

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
  • print Cetak


PADANGSIDIMPUAN – Mahasiswa sebagai kaum intelektual muda, diminta untuk berpikir jernih melihat kondisi anggaran daerah Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) yang mengalami defisit Rp92 miliar.

Hal itu disampaikan Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu. Dijelaskan, persoalan defisit Rp92 miliar ini merupakan masalah pelik yang penyelesaiannya butuh waktu panjang, pikiran dan tenaga.

“Karenanya dibutuhkan kesadaran dan kebersamaan seluruh elemen untuk menyelesaikannya. Sejak resmi dilantik menjadi Bupati Tapsel, saya terus melakukan upaya komunikasi dan loby ke tingkat provinsi hingga pusat. Tujuannya untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi defisit keuangan daerah,” jelas bupati, pagi ini.

Bupati mengatakan, membangun Tapsel butuh kerja ekstra. Tidak boleh terpaku pada anggaran di APBD, tapi harus terus berusaha mendapatakan kucuran anggaran di tingkat provinsi dan pusat.

“Mari tinggalkan paradigma lama yang hanya mengandalkan APBD. Anggaran untuk daerah di provinsi dan pusat itu banyak. Karenanya kita akan mengusahakan sambil berusaha menyelesaikan masalah defisit anggaran daerah,” pungkasnya.

Ditambahkan, dalam rangka mengatasi defisit, Pemkab Tapsel telah berkoordinasi dengan BPKP perwakilanSumatera Utara di Medan. Hasilnya, BPKP menyarankan beberapa hal untuk dilakukan Pemkab Tapsel.

Seperti penghematan habis-habisan, menunda proyek yang belum ditenderkan, penjualan aset dan peminjaman dari pihak ketiga. Sekarang ini Pemkab Tapsel sedang berupaya untuk melakukan salah satu di antara solusi tersbeut.

“Saran BPKP itu sedang kita lakukan. Namun, untuk saran peminjaman dari pihak ketiga belum dilakukan. Karena masih dikaji dan pertimbangkan tentang baik dan buruknya,” terang Syahrul.

Lebih lanjut bupati mengatakan, defisit ini bukan sepenuhnya akibat adanya korupsi anggaran. Namun lebih banyak karena sikap terlalu percaya diri dari pemerintahan sebelumnya yang merasa yakin bantuan anggaran pusat seperti DAU itu bakal didapatkan, tapi malah tidak dapat.
Sumber : Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Madina Kembali Turun ke KPK Plus Kejagung

    Mahasiswa Madina Kembali Turun ke KPK Plus Kejagung

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal (FMMP Madina) kembali melalukan aksi Jilid 2  di depan gedung KPK RI dan KEJAGUNG RI, Rabu (24/2/2021) di Jakarta. Dalam tuntutannya FMMP meminta  ketua KPK agar segera memanggil dan memeriksa seluruh oknum yang terlibat dalam menggunakan anggaran penanganan dana covid 19 […]

  • Masyarakat Diimbau Urus IMB Tepat Waktu

    Masyarakat Diimbau Urus IMB Tepat Waktu

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mengimbau seluruh masyarakat agar segera mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sampai saat ini masih banyak bangunan-bangunan liar, khususnya di Kota Panyabungan yang sama sekali belum memiliki IMB. (metr)

  • Surat Tulak-tulak

    Surat Tulak-tulak

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (I) Oleh : Z.Pangaduan Lubis) SuratTulak-Tulak. Masyarakat Mandailing memiliki aksara etnisnya sendiri yang dinamakan Surat Tulak-Tulak (bukan aksara Batak). Zaman sejarah ditandai oleh penggunaan aksara. Zaman sebelum adanya penggunaan sejarah dinamakan zaman pra-sejarah. Kita belum mengetahui sejak kapan masyarakat Mandailing menggunakan aksara Surat Tulak-Tulak dalam kehidupan. Oleh karena itu, kita dengan […]

  • Bupati Madina Terbitkan SK Pagu Raskin

    Bupati Madina Terbitkan SK Pagu Raskin

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Harga Rp.1.600/kg di titik kecamatan Panyabungan (MO) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menerbitkan surat keputusan tentang pagu beras mkiskin (raskin) untuk medio Januari hingga Mei. Jumlah keluarga miskin per kecamatan ditarget 35.548 rumah tangga. Di dalam SK tersebut, setiap penerima raskin akan mendapat jatah 15 Kg per kepala keluarga selama 5 kali penyaluran […]

  • Lebih baik PSMS ke LPI

    Lebih baik PSMS ke LPI

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan yang digunakan untuk bantuan kepada PSMS melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan senilai Rp6 miliar untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia harus dipertimbangkan lagi. Pasalnya, masih banyak cabang-cabang olahraga yang memerlukan “suntikan” anggaran dari Pemko dan bukan hanya untuk PSMS saja. Wakil […]

  • Luna Maya Nangis Tinggalkan Persidangan Ariel

    Luna Maya Nangis Tinggalkan Persidangan Ariel

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bandung – Luna Maya meninggalkan ruang persidangan sambil menangis, usai menjadi saksi dalam persidangan ke-6 kasus video porno dengan terdakwa Ariel Peterpan . Sidang pada hari Senin berlangsung di Ruang Kresna gedung Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin. Luna Maya menjadi saksi sekitar satu jam dalam sidang itu yakni dari pukul 10.30 hingga pukul 11.30 WIB. […]

expand_less