Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Tekan Inflasi Gubsu Salurkan Saprodi ke Petani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Guna menekan inflasi, 10 kelompok tani yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perhatian khusus dari Pj. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni.

Perhatian itu diwujudkan dengan pemberian bantuan bibit bawang merah, pupuk organik, dan pupuk cair. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Adri Nasution dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara, Rabu (4/12/2024), di Kantor UPT Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, Desa Darusalam, Panyabungan.

Saprodi adalah sarana dan prasarana produksi pertanian, berupa bibit, pupuk, pestisida, zat pengatur tumbuh, alat pertanian.

Penyerahan bantuan disaksikn oleh Anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Gerindra Rahmad Rayyan Nasution, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution, Plt. Kepala Dinas PUPR Elfi Yanti Harahap, dan para kepala bidang serta penyuluh lapangan.

Adri Nasution mengatakan bantuan bibit dan pupuk itu merupakan program Pj. Gubernur Sumut dalam menekan inflasi di Sumut. Madina, kata dia, terpilih sebagai penerima bantuan dari 11 kabupaten/kota yang terpilih di Provinsi Sumut.

“Kenapa Kabupaten Madina dipilih sebagai penerima bantuan ini? Itu adalah karena kualitas pertanian dan potensinya tinggi di sini, sehingga diharapkan dapat menekan inflasi,” katanya.

Mewakili Gubernur Sumatera dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara, Adri berharap bantuan tersebut dapat dijaga dengan baik.

“Mudah-mudahan pertanian di Kabupaten Madina ini semakin berkembang dan maju,” ungkapnya.

Sementara Rahmad Rayyan berharap kepada seluruh kelompok tani yang mendapat bantuan agar menjaga kualitas pertanian dan terus berkoordinasi dengan penyuluh lapangan pada Dinas Pertanian.

“Kalau program ini gagal, yang rugi adalah kita bersama. Namun, kalau ini berhasil, yang beruntung adalah bapak/ibu petani sekalian. Saya harap jangan malu, jangan minder untuk bertani,” ucapnya.

Rayyan mencontohkan kelompok tani yang ada di Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Petani tersebut rutin melaporkan kepadanya tentang kualitas dan perkembangan yang semakin tinggi. Hal itu terwujud atas kepedulian bersama dalam mengawasi dan membimbing para petani.

“Mari kita gali potensi alam di Madina, mari kita mulai supaya kita jadi sentra pertanian minimal bisa mencukupi di wilayah Tabagsel,” tegasnya.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut, dan Anggota DPRD Sumut Rahmad Rayyan Nasution yang telah peduli akan kemajuan pertanian di Madina.

Atika berharap perhatian yang diberikan ini dapat mengendalikan infalasi di bidang pertanian. Dia juga menekankan harus dijaga secara balance (keseimbangan). (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesisir timur Sumut rawan putting beliung

    Pesisir timur Sumut rawan putting beliung

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Badan Metrologi Klimitalogi dan Geofisika (BKMG) Wilayah I memperkirakan kawasan pesisir Timur Sumatera Utara, yakni Langkat, Binjai, Belawan dan wilayah lainnya rawan dilanda angin putting beliung khusudnya Bulan September hingga Oktober. Kabid Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Hendra Suwarta, mengatakan, dari data BMKG, kecepatan angin ini akan berkisar 15 knot […]

  • Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ada apa? Itulah pertanyaan yang muncul dibenak beberapa kalangan yang telah mengetahui bocoran draf RUU Sisdiknas terbaru presented by Kemendikbudristek. Sebab, ada satu kata penting yang dihilangkan dalam  penyebutan jenjang pendidikan nasional yaitu Madrasah. Tentu saja hal tersebut akan menuai polemik baru dalam dunia pendidikan nasional. […]

  • Pro Kontra Tambang Emas Ilegal Terus Bergulir, Seribuan Massa Unjukrasa ke DPRD Madina

    Pro Kontra Tambang Emas Ilegal Terus Bergulir, Seribuan Massa Unjukrasa ke DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pro kontra terhadap keberadaan tambang emas illegal di perbukitan Hutabargot, Mandailing Natal terus bergulir. Setelah beberapa waktu lalu massa sejumlah organisasi pemuda dan mahasiswa melakukan  unjukrasa menolak tambang illegal, kini, hari ini massa pro tambang melakukan unjukrasa balasan. Lebih seribu massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Tambang (AMPT) melakukan […]

  • KEK, realistis dan ilutif

    KEK, realistis dan ilutif

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Siapapun pasti ingin ada KEK di wilayahnya. Daerah manapun pasti ingin ada KEK di daerahnya. Kapitalis macammanapun pasti ingin ada KEK di basis usahanya. Rakyat manapun pasti setuju ada KEK di kabupaten mereka. Harapan itu wajar. Keingingan itu alamiah. Karena KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) akan menguntungkan dari sisi pengembangan ekonomi. Tetapi, berkhayal dan berilusi […]

  • Atika: KIM Sangat Strategis Bantu Warga Tentang Informasi

    Atika: KIM Sangat Strategis Bantu Warga Tentang Informasi

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan keberadaan KIM memiliki fungsi sebagai penghubung dalam proses diseminasi dan aspirasi antara pemerintah dengan masyarakat maupun antar masyarakat. “Keberadaan KIM sangat strategis, untuk membantu pengelolaan informasi di masyarakat di dalam mendukung pembangunan daerah, oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berupaya untuk menguatkan […]

  • 90% Pelajar Indonesia Minati IPA

    90% Pelajar Indonesia Minati IPA

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Implementasi Kurikulum 2013 terus dievaluasi. Diantaranya adalah sistem peminatan untuk siswa SMA. Kepala Unit Implementasi Kurikulum (UIK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tjipto Sumadi menerima laporan, 90 persen siswa SMA meminati jurusan IPA. Seperti diketahui dalam pelaksanaan kurikulum baru itu, penjurusan di jenjang SMA dilaksanakan mulai dari kelas satu. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, […]

expand_less