Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Tekan Inflasi Gubsu Salurkan Saprodi ke Petani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Guna menekan inflasi, 10 kelompok tani yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perhatian khusus dari Pj. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni.

Perhatian itu diwujudkan dengan pemberian bantuan bibit bawang merah, pupuk organik, dan pupuk cair. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Adri Nasution dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara, Rabu (4/12/2024), di Kantor UPT Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, Desa Darusalam, Panyabungan.

Saprodi adalah sarana dan prasarana produksi pertanian, berupa bibit, pupuk, pestisida, zat pengatur tumbuh, alat pertanian.

Penyerahan bantuan disaksikn oleh Anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Gerindra Rahmad Rayyan Nasution, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution, Plt. Kepala Dinas PUPR Elfi Yanti Harahap, dan para kepala bidang serta penyuluh lapangan.

Adri Nasution mengatakan bantuan bibit dan pupuk itu merupakan program Pj. Gubernur Sumut dalam menekan inflasi di Sumut. Madina, kata dia, terpilih sebagai penerima bantuan dari 11 kabupaten/kota yang terpilih di Provinsi Sumut.

“Kenapa Kabupaten Madina dipilih sebagai penerima bantuan ini? Itu adalah karena kualitas pertanian dan potensinya tinggi di sini, sehingga diharapkan dapat menekan inflasi,” katanya.

Mewakili Gubernur Sumatera dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara, Adri berharap bantuan tersebut dapat dijaga dengan baik.

“Mudah-mudahan pertanian di Kabupaten Madina ini semakin berkembang dan maju,” ungkapnya.

Sementara Rahmad Rayyan berharap kepada seluruh kelompok tani yang mendapat bantuan agar menjaga kualitas pertanian dan terus berkoordinasi dengan penyuluh lapangan pada Dinas Pertanian.

“Kalau program ini gagal, yang rugi adalah kita bersama. Namun, kalau ini berhasil, yang beruntung adalah bapak/ibu petani sekalian. Saya harap jangan malu, jangan minder untuk bertani,” ucapnya.

Rayyan mencontohkan kelompok tani yang ada di Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Petani tersebut rutin melaporkan kepadanya tentang kualitas dan perkembangan yang semakin tinggi. Hal itu terwujud atas kepedulian bersama dalam mengawasi dan membimbing para petani.

“Mari kita gali potensi alam di Madina, mari kita mulai supaya kita jadi sentra pertanian minimal bisa mencukupi di wilayah Tabagsel,” tegasnya.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut, dan Anggota DPRD Sumut Rahmad Rayyan Nasution yang telah peduli akan kemajuan pertanian di Madina.

Atika berharap perhatian yang diberikan ini dapat mengendalikan infalasi di bidang pertanian. Dia juga menekankan harus dijaga secara balance (keseimbangan). (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sampai 2 % Jumlah Penduduk Madina Yang Pahami Aksara Tulak-Tulak

    Tak Sampai 2 % Jumlah Penduduk Madina Yang Pahami Aksara Tulak-Tulak

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pakar budaya Mandailing, Askolani Nasution menyatakan saat ini tak cukup 2 persen penduduk Mandailing Natal (Madina) yang menguasai aksara Tulak-Tulak. Hal itu diakibatkan aksara ini tak lagi diajarkan di sekolah-sekolah. Ini adalah sebuah kecemasan  dan memerlukan upaya dari semua pihak mengatasinya. Itu diungkap Askolani ketika menjadi narasumber di acara Konsolidasi Sosialisai […]

  • Panwas Madina Tolak Gugatan Ali Mutiara-Safron

    Panwas Madina Tolak Gugatan Ali Mutiara-Safron

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Mandailing Natal (Madina) menolak secara keseluruhan gugatan pihak Ir.Ali Mutiara Rangkuti dan Shafron,S.Psi dalam sidang pembacaan putusan terhadap sengketa Pilkada Madina, Rabu (26/8). Sidang atau musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada itu digelar di aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM), Panyabungan dihadiri pihak KPU Madina selaku termohon dan […]

  • Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebelum Ranperda RPJMD Mandailing Natal (Madina) disetujui oleh DPRD dan pemerintah terlebih dahulu Pansus RPJMD melakukan pembahasan dan telaah untuk memberikan masukan dan penyempurnaan dokumen ranperda tersebut Adapun Pansus RPJMD yang terdiri dari lintas fraksi tersebut, yakni Dodi Martua Tanjung (Fraksi Demokrat), Lely Hartati (Persatuan Madina), Zainuddin Nasution (Gerindra), Suhandi (Gerindra), […]

  • Jelang Ramadan, Pedagang dan Pembeli Daging Sepi

    Jelang Ramadan, Pedagang dan Pembeli Daging Sepi

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu hari menjelang puasa Ramadan, harga daging di Panyabungan dan Kotanopan sebesar Rp.120.000 per kilo gram. Pantauan Mandailng Online di pasar baru Panyabungan dan pasar Kotanopan, Rabu (17/6) posisi pukul 13.10 WIB, harga daging kerbau dan lembu sebesar  Rp.120.000 per kilo gram, tulang sup sebesar Rp.80.000 per kilo gram. Sedangkan kikil […]

  • Pembahasan APBD Madina Diprediksi Lawak-Lawak

    Pembahasan APBD Madina Diprediksi Lawak-Lawak

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembahasan Rancangan APBD 2018 di DPRD Mandailing Natal diprediksi bakal menjadi pembahasan lawak-lawak. Pasalnya, jadwal yang ditetapkan pihak DPRD terlalu singkat, yakni antara tanggal 21 hingga 29 Desember 2017. “Waktu sesingkat itu akan sulit bagi anggota DPRD mencerna dan menganalisa ratusan program pemerintah daerah yang dianggarkan di RAPBD,” sebut  Latif Lubis, […]

  • Polisi Sebut Pelaku Pengubur Bayi di Aek Galoga Berinisial UP 21 Tahun

    Polisi Sebut Pelaku Pengubur Bayi di Aek Galoga Berinisial UP 21 Tahun

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Orang yang mengubur bayi yang ditemukan di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata ibu kandung nya sendiri berinisial UP ( 21) warga Kecamatan Panyabungan. Dari pengakuan UP pada Polisi, ia mengubur bayi nya karena sudah meninggal dunia saat dilahirkan. Keterangan ini […]

expand_less