Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Tersangka Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
  • print Cetak
Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

TAMBANGAN (Mandailing Online) : Tersangka pelaku penikaman terhadap dua bocah di Desa Simangambat Tambangan, ditengarai mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja.

Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin menjawab wartawan, Rabu (18/11) menyatakan tersangka Syahril diduga stres karena sudah lama mengkonsumsi narkoba jenis ganja.

“Sebab setahu kita, beberapa tahun lalu, kondisi tersangka masih sehat. Mungkin inilah salah satu efek bagi seseorang yang sudah lama mengkonsumi narkoba jenis ganja,” ujarnya.

Dikatakannya, tersangka mengalami stres atau semacam gangguang jiwa sudah satu tahun belakangan ini. Siapapun masyarakatnya di desa ini, dulunya tahu kalau tersangka adalah pemakai narkoba jenis ganja. Mungkin karena  lamanya mengkonsumsi ganja ini, tersangka seperti  mengalami gangguan jiwa.

“Selama satu tahun terakhir ini, memang perangai tersangka lain dari pada yang lain. Jangankan masyarakat, keluarga dekatnya saja sudah takut dengan tersangka. Sebab, di rumahnya tersangka ini sering membuat onar, bahkan pernah mau membakar rumah. Jadi orangtaunya pun sudah kewalahan menasehati atau menangani anaknya ini,” ucapnya.

Diakuinya, perederan ganja di daerahnya memang tergolong marak, sebab Desa Simangambat Tambangan Kecamatan Tambangan sangat dekat dengan lokasi penemuan puluhan hektar ganja di perbukitan Tor Sihite, Panyabungan Timur. Jadi tidak mengherankan kawasan ini selalu dijadikan transit atau jalan keluar bagi mereka pengedar ganja untuk memasarkannya di luar daerah.

Sedangkan kondisi masyarakat pasca peristiwa penikaman 2 bocah di desa itu, sampai hari ini masih dicekam rasa ketakutan, terutama anak-anak usia sekolah dasar.

Untuk diketahui, M.Yakup alias Dede (6) warga Desa Tambangan Simangambat Kecamatan Tambangan ditemukan warga sudah meninggal dunia akibat kena bacok, Minggu sore (15/11) tak jauh dari perkampungan itu. Sedangkan temannya bernama Mairajo Matondang alias Dava (7) warga desa yang sama ditemukan tak jauh dari lokasi Yakup dalam kondisi kritis.

Keduanya diduga dibacok oleh tersangka Syahril alias Wawa (25), warga setempat yang ditengarai mengalami ganguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran PPATK Menelusuri Aset dalam Penegakan Tindak Pidana Pencucian Uang

    Peran PPATK Menelusuri Aset dalam Penegakan Tindak Pidana Pencucian Uang

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Elva Yohana Sianturi Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara Pencucian uang adalah segala perbuatan yang bertujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaan yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana asal seperti Korupsi, Penyuapan, Narkotika, atau Perjudian. Tindakan ini bertujuan untuk membuat harta hasil kejahatan tampak sah di mata hukum, serta menghindari […]

  • KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Ruang Banggar

    KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Ruang Banggar

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta:–Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan segera mengusut proyek pembangunan ruang rapat Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat. Laporan mengenai dugaan korupsi di balik proyek kontroversial itu kini berada di tangan KPK. “Kami segera melakukan penelusuran lebih jauh. Kami serius karena sudah ada laporan,” kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., di kantornya di Kuningan, Jakarta, Rabu 18 […]

  • Simalakama Bagi Supir Anatra

    Simalakama Bagi Supir Anatra

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah supir angkutan umum Anatra di Panyabungan mengaku berat hati menaikkan ongkos penumpang apabila ongkos angkutan naik di Mandailing Natal (Madina). Hal itu dikatakan para supir terkait kemungkinan naiknya harga BBM yang akan otomatis terjadi kenaikan ongkos penumpang. Dan pihak Organda pun sudah menyiapkan skema kenaikan ongkos penumpang sebesar antara 28 […]

  • “Berkawan” dengan Pers (Bagian 1)

    “Berkawan” dengan Pers (Bagian 1)

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Belajar dari Kasus Malintang Pos) Oleh : Muhammad Ludfan Nasution, S.Sos* Pers (press) adalah bagian integral dari dinamika masyarakat sehingga penerbitan pers diangap sebagai institusi sosial (UU Pokok Pers, Pasal 1). Dari cakupan isinya, atau luasan magnitude-nya, ada perbedaan yang khas antara pers global, nasional, regional dan lokal. Di sisi lain, ada kategori pembaca media […]

  • Personil Polisi Stand By Amankan Aksi Unjukrasa Buruh

    Personil Polisi Stand By Amankan Aksi Unjukrasa Buruh

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Personel polisi dari Polres Mandailing Natal terlihat stand by mengamankan jalannya aksi unjuk rasa karyawan  PT RMM yang menuju kantor Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab.Mandailing Natal, Kamis (16/4/2014).(hol)  

  • 43 Mobil Dinas DPRD Langkat Tak Masuk Dalam APBD

    43 Mobil Dinas DPRD Langkat Tak Masuk Dalam APBD

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Setelah memanggil mantan pejabat Pemkab Langkat dan sejumlah rekanan, Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumatera Utara (Kejatisu) kembali memanggil empat saksi terkait aliran dana APBD Langkat Tahun 2000 hingga 2007 senilai Rp102,7 milliar. Untuk mengetahui aliran dana selama tujuh tahun tersebut, kejaksaan pun menelusuri pengeluaran anggaran, termasuk diantaranya menelusuri pembelian sebanyak 43 unit mobil […]

expand_less