Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
  • print Cetak

SIPIROK- Sejarah telah mencatat tewasnya Jenderal Spoor sangat berkaitan dengan upaya penembakan atau pembunuhan yang dilakukan tentera Belanda terhadap salah seorang pejuang asal Sipirok, Sahala Muda Pakpahan yang merupakan dalang utama dalam menghadang konvoi tentara Belanda di Jembatan Aek Kamibiri Simagomago.
“Jenderal Spoor merupakan panglima Belanda di Indonesia. Berdasarkan laporan, wilayah Sumut ketika itu sepenuhnya telah dikuasai Belanda, maka Jenderal Spoor ingin memastikan dengan menggunakan jalan darat. Namun, kenyataannnya, rakyat yang mengetauinya berupaya mengahadang dan terjadilah pertmpuran di jembatan itu lantas salah seorang petinggi yakni Jenderal Spoor terkena tembakan, dan akhirnya tewas,” katanya.
Hal ini dikatakan Ketua Umum pantia Seminar tentang tewasnya Jenderal Spoor di Aek Kambiri, Simago-mago, Sipirok, DR Fhilosopi Dharma Indra Siregar gelar Beginda Raja Gorga Pinayungan Jasomalap Sipirok Godang, Jumat (17/2) di Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok, Tapsel.
Katanya, tujuan seminar untuk mengenang jiwa patriotisme para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mematrikannnya kembali dalam semangat generasi muda untuk menyongsong hidup ke depan. Juga sekaligus menggugah berbagai pihak untuk pentingnya mengenang sejarah perlawanan rakyat ketika itu dan setidaknya dijadikan bukti sejarah untuk anak cucu kelak.
“Duta besar Belanda untuk RI mendukung sepenuhnya pelaksanaan Seminar ini dan rencana yang setelah seminar ini,” kata Dharma Indra.
Seminar dibuka oleh tokoh masyarakat asal Tabagsel yang juga anggota DPR RI Chairuman Harahap. “Atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, seminar ini saya buka. Kiranya ide seminar strategis dalam mengungkap sejarah atas perlawanan rakyat terhadapa kolonialis ketika itu,”akatanya.
C hairuman juga berharap melalui seminar, kiranya memberikan arti dan makna perjuangan para pahlawan, agar sejarah mencatat dengan tinta emas perlawanan rakyat Sipirok dalam menghadang konvoi bersenjata lengkap sebagai bentuk perlawanan atas penjajah.
Direncanakan Seminar akan berlangsung selama 2 hari dengan nara sumber antara lain, DR Fhilosopi Dharma Indra Siregar, Drs H Muhammad TWH LVRI Sumut, Wara Sinuhaji Dosen Fakultas Ilmu Budaya USU, Sopyan Pakpahan (adik Kandung Sahala Muda Pakpahan).
Hadir dalam seminar itu utusan Hayono Isman dari Kosgoroi Pusat, Sekretaris Daerah Pemkab Tapsel, Legium Veteran, Dosen, Mahasiswa, TNI, Kepolisian dan masyarakat. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ini Penetapan Jadwal Pemilukada

    Hari Ini Penetapan Jadwal Pemilukada

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari ini, Rabu (18/1), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padangsidimpuan rapat pleno penetapan tahapan, program dan jadwal pemilukada digelar. “Rapat pleno dimulai sekira pukul 10.00 WIB,” ujar Ketua KPU Kota Psp Arbanur Rasyid. Soal gambaran tahapan, program dan jadwal pemilukada Kota Salak ini, sambung Arbanur bisa dilihat usai pleno. “Rancangan tahapan, program dan jadwalnya sudah […]

  • 2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Petugas reskrim Polda Sumatera Utara dipimpin Kompol Andry Setiawan dan AKP Syafrijal berhasil meringkus dua orang diduga kuat sebagai otak pelaku terjadinya kerusuhan di Madina. Kedua tersangka diamankan petugas dari lokasi persembunyian mereka di daerah Jakarta. Informasi berhasil dihimpun wartawan, Jum’at (13/1) , para tersangka berhasil yang diamankan petugas masing-masing, Drs. H. Izuddin Marzuki […]

  • 500 Ha Pengembangan Kacang Kedelai

    500 Ha Pengembangan Kacang Kedelai

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Pengembangan kacang kedelai di Kabupaten Mandailing Natal untuk tahun 2015 mencapai 500 hektar. Pengembangan itu melibatkan 50 kelompok tani  tersebar di berbagai desa dan kecamatan. Untuk Kecamatan Kotanopoan digarap 12 kelompok tani. Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal, Taufik Zulhendra Ritonga, kemarin, menyatakan program ini dilaksanakan dalam rangka menyahuti Program Gerakan Tanam PAT-PIT, […]

  • Cacar Monyet Masuk Indonesia, Bagaimana Sistem Mencegahnya?

    Cacar Monyet Masuk Indonesia, Bagaimana Sistem Mencegahnya?

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidimpuan Indonesia telah mengkonfirmasi kasus monkeypox atau cacar monyet pertama pada Jumat (19/8/2022). Indonesia menjadi negara ke-98 yang melaporkan kasus penyakit yang ditetapkan sebagai darurat global pada akhir Juli lalu. (Tribunnews, 26/08/2022) Penyakit cacar monyet ditemukan di Indonesia. Wabah yang awal mula teridentifikasi di benua Afrika itu dikabarkan […]

  • Dua Profesor Tinjau Gordang Sambilan Raksasa

    Dua Profesor Tinjau Gordang Sambilan Raksasa

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dosen di Universitas Utrecht, Blanda, Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M dan Prof. Bismar dari USU meneliti ujung salah satu tabuh Gordang Sambilan yang belum rampung di markas Kampoeng Kaos Madina, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Pihak Kampoeng Koas Madina menyatakan, pembuatan gordang sambilan ukuran raksasa ini merupakan salah satu upaya mempopulerkan […]

  • Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pengamat intelijen dan kepolisian dari Center for Democracy And Social Justice Studies (CeDSoS) Umar Abduh membeberkan data penghitungan atau rekapitulasi suara Pilpres 2014 diduga berasal dari rekapitulasi TNI dan Polri. Dalam data perolehan suara yang dimilikinya, Umar mengungkapkan pemenang pilpres adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hal itu terungkap dari video Youtube yang […]

expand_less