Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
  • print Cetak

SIPIROK- Sejarah telah mencatat tewasnya Jenderal Spoor sangat berkaitan dengan upaya penembakan atau pembunuhan yang dilakukan tentera Belanda terhadap salah seorang pejuang asal Sipirok, Sahala Muda Pakpahan yang merupakan dalang utama dalam menghadang konvoi tentara Belanda di Jembatan Aek Kamibiri Simagomago.
“Jenderal Spoor merupakan panglima Belanda di Indonesia. Berdasarkan laporan, wilayah Sumut ketika itu sepenuhnya telah dikuasai Belanda, maka Jenderal Spoor ingin memastikan dengan menggunakan jalan darat. Namun, kenyataannnya, rakyat yang mengetauinya berupaya mengahadang dan terjadilah pertmpuran di jembatan itu lantas salah seorang petinggi yakni Jenderal Spoor terkena tembakan, dan akhirnya tewas,” katanya.
Hal ini dikatakan Ketua Umum pantia Seminar tentang tewasnya Jenderal Spoor di Aek Kambiri, Simago-mago, Sipirok, DR Fhilosopi Dharma Indra Siregar gelar Beginda Raja Gorga Pinayungan Jasomalap Sipirok Godang, Jumat (17/2) di Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok, Tapsel.
Katanya, tujuan seminar untuk mengenang jiwa patriotisme para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mematrikannnya kembali dalam semangat generasi muda untuk menyongsong hidup ke depan. Juga sekaligus menggugah berbagai pihak untuk pentingnya mengenang sejarah perlawanan rakyat ketika itu dan setidaknya dijadikan bukti sejarah untuk anak cucu kelak.
“Duta besar Belanda untuk RI mendukung sepenuhnya pelaksanaan Seminar ini dan rencana yang setelah seminar ini,” kata Dharma Indra.
Seminar dibuka oleh tokoh masyarakat asal Tabagsel yang juga anggota DPR RI Chairuman Harahap. “Atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, seminar ini saya buka. Kiranya ide seminar strategis dalam mengungkap sejarah atas perlawanan rakyat terhadapa kolonialis ketika itu,”akatanya.
C hairuman juga berharap melalui seminar, kiranya memberikan arti dan makna perjuangan para pahlawan, agar sejarah mencatat dengan tinta emas perlawanan rakyat Sipirok dalam menghadang konvoi bersenjata lengkap sebagai bentuk perlawanan atas penjajah.
Direncanakan Seminar akan berlangsung selama 2 hari dengan nara sumber antara lain, DR Fhilosopi Dharma Indra Siregar, Drs H Muhammad TWH LVRI Sumut, Wara Sinuhaji Dosen Fakultas Ilmu Budaya USU, Sopyan Pakpahan (adik Kandung Sahala Muda Pakpahan).
Hadir dalam seminar itu utusan Hayono Isman dari Kosgoroi Pusat, Sekretaris Daerah Pemkab Tapsel, Legium Veteran, Dosen, Mahasiswa, TNI, Kepolisian dan masyarakat. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp1,43 Miliar Belanja Alat RSUD Panyabungan 2026. DPRD Rekomendasi Pengoptimalan Pelayanan

    Rp1,43 Miliar Belanja Alat RSUD Panyabungan 2026. DPRD Rekomendasi Pengoptimalan Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN || Mandailing Online– RSUD Panyabungan menganggarkan Rp1.433.157.251 dari dana BLUD 2026 untuk belanja modal peralatan dan mesin. Total ada 14 paket pengadaan mulai dari ventilator, defibrillator, hingga mesin laminating dan kursi eselon 4. Ditengah masih banyaknya keluhan pasien mulai dari antrian di IGD, pelayanan dan bahkan sampai ada pasien yang tak dapat jatah kamar […]

  • Harga Cabai Merah di Madina Melonjak

    Harga Cabai Merah di Madina Melonjak

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Setelah sempat turun ke level Rp 10.000 per kilogram (kg), harga cabai merah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini kembali naik 100% hingga mencapai Rp 20.000 per kg. Demikian hasil pantauan MedanBisnis, Rabu (3/11), di Pasar Baru Panyabungan, dan sejumlah pasar tradisional lainnya di Madina. Purnama (37), salah seorang pedagang kedai sampah warga Panyabungan […]

  • Air Terjun Sariawan, Wisata Alam Simangambat

    Air Terjun Sariawan, Wisata Alam Simangambat

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Air Terjun Sariawan, adalah salah satu dari sejumlah air terjun yang ada di Simangambat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Tentu nama Sariawan tidaklah asing bagi telinga kita, tetapi kenapa harus dikaitkan dengan air terjun? Warga mengatakan keindahan air terjun ini seperti gambaran air terjun yang ada di salah satu produk kemasan obat […]

  • Nurlaila: Pelaku Pembuang Mayat Bayi Lebih Kejam daripada Hewan Buas

    Nurlaila: Pelaku Pembuang Mayat Bayi Lebih Kejam daripada Hewan Buas

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Pasca ditemukannya mayat bayi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Batubola kemarin, rupanya mengundang umpatan dan kutukan dari kaum ibu-ibu yang menyaksikan saat mayat bayi malang tak berdosa itu divisum di kamar mayat RSUD Kota Psp, Rabu (2/9) kemarin. “Ya Allah… siapalah yang tega berbuat seperti ini… Apa tidak ada lagi rasa perikemanusiaannya […]

  • Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Mandailing Natal diduga sunat Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS). Diketahui gaji anggota KPPS Sendiri sesuai dengan ketentuan PKPU Rp. 1.100.000 setiap anggota yang bekerja di setiap TPS dan Ketua PPS Rp. 1.200.000. Namun, Salah seorang anggota KPPS di […]

  • Didemo Mahasiswa, Kejari Madina Akui Kegiatan Garda Desa Kegiatan Kejaksaan Namun Tidak Tau Anggaran Ditampung di APBDes

    Didemo Mahasiswa, Kejari Madina Akui Kegiatan Garda Desa Kegiatan Kejaksaan Namun Tidak Tau Anggaran Ditampung di APBDes

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Jupri Wandry Banjarnahor, S.H., M.H., selalu Kepala Seksi Intelijen Kejari Madina mengakui  kegiatan garda desa yang dilaksanakan di setiap desa di Madina merupakan kegiatan Kejaksaan Negeri Madina. Namun ia mengaku tidak tahu bahwa kegiatan itu ditampung di APBDes tahun 2025. “Benar itu memang kegiatan kami, tapi soal ditampung di APBDes kami tak […]

expand_less