Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


Ratusan warga berdesakan untuk mendapatkan paket sembako gratis di Masjid Muslimin, Jalan Turi, Medan, Sabtu (20/08/2011). Sebanyak tiga orang warga pingsan karena saling berdesakan. Pengajian Silaturahmi Sejuta Umat Medan membagikan paket sembako sebanyak 4 ribu kepada warga yang dianggap kurang mampu. Paket yang dibagikan panitia berupa beras, gula, minyak goreng dan uang.

Untuk mengantisipasi warga saling berdesakan, panitia meminta bantuan Polisi, TNI AD dan TNI AU. Beberapa Kepling Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota juga ikut diperbantukan. Pembagian sembako berlangsung sejak pagi. Beberapa warga dari pukul 06.00 WIB telah hadir di lokasi mengantri. Pengakuan beberapa warga, mereka terpaksa antri selama lebih 4 jam untuk mendapatkat paket sembako.

Nur Aini (51) warga Jalan Wahid Hasyim, Medan, yang ditemui saat terduduk lemas karena kelelahan mengantri mengatakan, dia tak sanggup lagi berjalan dan kakinya terus gemetar. “Aku bersama anakku datang dari jam 7 pagi tadi. Kami sudah lebih 3 jam menunggu. Tak tau kenapa jadi lama sekali pembagiannya, akibatnya kakiku gemetar tak bisa dibawa berjalan,” tukas Nur Aini dengan napas sedikit sesak.

Pembagian sembako ini juga mengakibatkan tiga orang wanita lainnya pingsan. Namun anehnya, petugas mobil ambulan yang disediakan panitia tidak segera tanggap membantu mereka yang pingsan. Korban pingsan hanya dibawa ke dalam masjid untuk diistirahatkan.

Ketua Umum Pengajian Sejuta Umat Sumut Hj Zunaidar Ristanto yang ditemui di lokasi mengatakan, paket sembako rutin dilaksanakan mereka setiap bulan puasa berlangsung. Dengan diberikannya paket ini warga kurang mampu diharapkan dapat terbantu.

“Tahun ini kita menyediakan 4.000 paket sembako guna dibagikan kepada warga fakir miskin di Kota Medan,” tukas Zunaidar.

Dikatakannya, sembako merupakan hasil sumbangan dermawan yang tergabung dalam pengajian selama satu tahun penuh. Mengenai beberapa kendala yang ada, menurutnya di luar kendali mereka. “Tadi memang agak telat karena minyak makan yang kita sediakan belum juga datang di lokasi. Namun pada umumnya semua bisa terlaksana dengan baik,” tukasnya lagi. (BS-021)
Sumber : .beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalangan Pengusaha Minta Lelang Proyek Dipercepat

    Kalangan Pengusaha Minta Lelang Proyek Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan pengusaha jasa konstruksi mendesak pemerintah daerah agar tidak memperlambat jadwal pelelangan paket-paket proyek fisik yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal (Madina) tahun anggaran 2015. Sebab, semakin cepat ditenderkan akan semakin cepat proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Jangan seperti tahun-tahun sebelumnya dimana para pengusaha jasa konstruksi harus berhadapan dengan […]

  • DCS Dapil 2 PAN Madina

    DCS Dapil 2 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PAN Madina

  • Publik Butuh Sistem yang Mendukung Tujuan Takwa

    Publik Butuh Sistem yang Mendukung Tujuan Takwa

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Bulan Ramadan 2021 tinggal sebentar lagi, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Siaran Pada Bulan Ramadhan. KPI menegaskan bahwa selama bulan Ramadan 2021 siaran televisi diperketat. Lembaga penyiaran diminta untuk tidak menampilkan muatan yang mengandung Lesbian, Gay, Biseksual dan […]

  • Kearifan Lokal Mandailing Dalam Pra Bencana

    Kearifan Lokal Mandailing Dalam Pra Bencana

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Ennawaty Sari Mahasiswi STAIM   “Lubuk larangan ini boleh disebut merupakan bukti sensitivitas, kepekaan, kepedulian dan tanggungjawab masyarakat Mandailing terhadap lingkungan hidup untuk mencapai hubungan harmonis antara manusia dengan alam dan sebaliknya. Lubuk larangan mengajari kita  tentang pengelolaan, pemanfaatan dan pelestarian sungai untuk kelangsungan hidup manusia.”    Warisan peradaban yang ada hingga […]

  • Total 15 Desa Diterjang Bandang di Palas

    Total 15 Desa Diterjang Bandang di Palas

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS (Mandailing Online) – Berdasar data BNPB, total 15 desa menjadi terjangan banjir bandang di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara. Desa-desa itu meliputi Desa Tanjung Baru, Muara Malinto, Tandolan, Siadam, Tamiang, Pasar Tamiang, Tanjung Barani, Manggis, Pinarik, Siojo, Paran Manggis, Huta Nopan, Tangga Batu, Paran Dolok, dan Desa Aek Sorik. Banjir bandang terjadi […]

  • Desa Silogun Gelap Gulita

    Desa Silogun Gelap Gulita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Apakah masih ada desa yang tak dimasuki aliran listrik PLN? Ada. Dan masih banyak di Kabupaten Mandailing Natal. Salah satunya Desa Silogun. Kecamatan Pakantan. Kabupaten Mandailing Natal. Sumatera Utara. Penduduk desa itu belum menikmati apa itu cahaya listrik. Masih seperti zaman dulu. Zaman dimana belum ada listrik. Di desa lain justru penduduk sudah […]

expand_less