Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
  • print Cetak


Ratusan warga berdesakan untuk mendapatkan paket sembako gratis di Masjid Muslimin, Jalan Turi, Medan, Sabtu (20/08/2011). Sebanyak tiga orang warga pingsan karena saling berdesakan. Pengajian Silaturahmi Sejuta Umat Medan membagikan paket sembako sebanyak 4 ribu kepada warga yang dianggap kurang mampu. Paket yang dibagikan panitia berupa beras, gula, minyak goreng dan uang.

Untuk mengantisipasi warga saling berdesakan, panitia meminta bantuan Polisi, TNI AD dan TNI AU. Beberapa Kepling Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota juga ikut diperbantukan. Pembagian sembako berlangsung sejak pagi. Beberapa warga dari pukul 06.00 WIB telah hadir di lokasi mengantri. Pengakuan beberapa warga, mereka terpaksa antri selama lebih 4 jam untuk mendapatkat paket sembako.

Nur Aini (51) warga Jalan Wahid Hasyim, Medan, yang ditemui saat terduduk lemas karena kelelahan mengantri mengatakan, dia tak sanggup lagi berjalan dan kakinya terus gemetar. “Aku bersama anakku datang dari jam 7 pagi tadi. Kami sudah lebih 3 jam menunggu. Tak tau kenapa jadi lama sekali pembagiannya, akibatnya kakiku gemetar tak bisa dibawa berjalan,” tukas Nur Aini dengan napas sedikit sesak.

Pembagian sembako ini juga mengakibatkan tiga orang wanita lainnya pingsan. Namun anehnya, petugas mobil ambulan yang disediakan panitia tidak segera tanggap membantu mereka yang pingsan. Korban pingsan hanya dibawa ke dalam masjid untuk diistirahatkan.

Ketua Umum Pengajian Sejuta Umat Sumut Hj Zunaidar Ristanto yang ditemui di lokasi mengatakan, paket sembako rutin dilaksanakan mereka setiap bulan puasa berlangsung. Dengan diberikannya paket ini warga kurang mampu diharapkan dapat terbantu.

“Tahun ini kita menyediakan 4.000 paket sembako guna dibagikan kepada warga fakir miskin di Kota Medan,” tukas Zunaidar.

Dikatakannya, sembako merupakan hasil sumbangan dermawan yang tergabung dalam pengajian selama satu tahun penuh. Mengenai beberapa kendala yang ada, menurutnya di luar kendali mereka. “Tadi memang agak telat karena minyak makan yang kita sediakan belum juga datang di lokasi. Namun pada umumnya semua bisa terlaksana dengan baik,” tukasnya lagi. (BS-021)
Sumber : .beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakyat Tak Ingin Lagi “Pilih Kucing dalam Karung” ke Senayan

    Rakyat Tak Ingin Lagi “Pilih Kucing dalam Karung” ke Senayan

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pengalaman publik menghirup kebebasan memilih wakilnya di parlemen tidak juga mendongkrak simpati bagi politisi Senayan. Publik menilai mereka yang pernah menjadi anggota DPR atau DPRD tidak terlalu layak untuk dipilih kembali menduduki kursi parlemen. Hasil jajak pendapat Kompas di 13 kota dua pekan lalu memperlihatkan publik cenderung menolak tiga jenis profesi untuk menduduki kursi legislatif. […]

  • Antisipasi Pelarian Tanjung Gusta, Polres Madina Razia

    Antisipasi Pelarian Tanjung Gusta, Polres Madina Razia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait pelarian ratusan narapidana penjara Tanjung Gusta Medan, Polres Mandailing Natal (Madina) menggelar razia mendadak di sejumlah titik sejak Jumat (10/7/2013). Kapolres Madina, Mardiaz K kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (12/7) menyatakan razia utama dilakukan terhadap pengendara umum, termasuk memeriksa identitas yang melintas di jalur Lintas Sumatera. Kapolres berharap masyarakat […]

  • Kasus Ganja Mulai Disidangkan

    Kasus Ganja Mulai Disidangkan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sidang perdana empat terdakwa pengisap ganja, Heriansyah Hanzali Dalimunthe (PNS), Dedek Ispensyah Siregar (PNS), Edi Syahputra (wiraswasta) dan Samsuddin Batubara alias Manambin, digelar di Pengadilan Negeri Panyabungan, Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Selasa (23/11/2010). Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum Sahrul Harahap SH, dipimpin langsung Ketua PN Panyabungan Ikhwan Effendi […]

  • Komisi III DPRD Madina Diminta Awasi 4 Proyek di Panyabungan Timur

    Komisi III DPRD Madina Diminta Awasi 4 Proyek di Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) diminta segera meninjau beberapa proyek fisik tahun 2015 ini di Kecamatan Panyabungan Timur bersumber dana dari APBD Madina. Tinjauan Komisi III itu sangat diperlukan agar ada pengawasan sejak dini terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek. Sejumlah warga menduga pihak pemborong dan pejabat pemerintah bersekongkol merendahkan mutu […]

  • Bupati dan Wabup Tinjau MBG di Pidoli

    Bupati dan Wabup Tinjau MBG di Pidoli

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution memantau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah berbeda, Senin (1/9/2025). Saipullah memantau di TK Satu Atap dan SDN 098 Pidoli Lombang, Jl. Willem Iskander, Panyabungan. Atika di SD Negeri 111 Pidoli Dolok, Panyabungan. Sebelumnya, Saipullah dan Atika […]

  • Peran RI memudar di ASEAN

    Peran RI memudar di ASEAN

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kalau saja jarum jam bisa diputar balik ke posisi 1972, Indonesia akan menemukan kembali momen membanggakan dalam keberadaannya di ASEAN. Empat dekade lalu, ASEAN yang didirikan pada 8 Agustus 1967, baru terdiri atas lima negara pendiri: Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Jumlah ini hanya separuh dari total anggota ASEAN saat ini […]

expand_less