Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

TPS 14 Mompang Jae Laksanakan PSU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2019
  • print Cetak

 

Proses pemungutan suara ulang di TPS 14 Kelurahan Mompang Jae, Sabtu (27/4/2019). foto : Doni Lubis

 

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Pemungutan Suara Ulang Pemilu 2019 dilakukan di TPS 14 Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumut, Sabtu (27/4/2019).

Pihak aparat Kepolisian, TNI, Bawaslu dan KPU Madina memantau langsung pelaksanaan coblos ulang itu.

Dari 208 suara yang terdaftar dalam DPT TPS 14 tersebut ditambah DPK 21 orang,  hanya sekitar 100 orang dinyatakan hadir menggunakan hak suaranya di pemungutan suara ulang itu.

Komisioner KPU Madina, M. Ihksan Matondang,   mengatakan bahwa sesuai PKPU secara Nasional hari ini serentak diadakan Pemungutan Suara Ulang (PSU)  di seluruh TPS se Indonesia yang dinyatakan Bawaslu harus diulang.

“Untuk logistik seperti biasa kita sediakan yaitu dengan lima jenis kertas suara antara lain Presiden,  DPD,  DPR RI,  DPRD Sumut dan DPRD Kabupaten/kota dengan jumlah DPT 208 orang ditambah dengan DPK 21 orang, total jumlah keseluruhan sebanyak untuk pemilih 229 orang”,ungkapnya.

Pemungutan suara ulang ini berdasar rekomendasi Bawaslu Madina. Terkait penangkapan oleh polisi dan Panwaslu terhadap 7 orang yang berumur di bawah usia pemilih melakukan pencobolasn di TPS itu pada hari H Pemilu 2019 tanggal 17 April lalu.

Ketujuh anak-anak itu diduga dikerahkan oleh istri Syafri Siregar caleg DPRD Madina dari Partai Demokrat.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Madina, Joko Budiono menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Kamis (25/4) menyatakan bahwa Gelar Perkara tahap awal terhadap kasus dugaan pengerahan anak-anak dibawah usia memilih dan money politic di TPS 14 Mompang Jae itu sudah dilakukan di kantor Gakumdu Madina pada Kamis 25 April 2019 oleh pihak Polres Madina, Kejari Madina dan Bawaslu Madina.

Semua unsur di Gakumdu pada Gelar Perkara itu sepakat bahwa kasus itu telah memenuhi syarat formil dan materil. Dan semua sepakat akan dilanjutkan ke tahap penyelidikan dan penyusunan kajian.

Sejumlah remaja yang diamankan dari TPS 14 Mompang Jae dengan bukti uang pecahan 50.000 rupiah.

Saat ditanya, apakah Syafri Siregar masih diikutkan dalam pemungutan suara ulang (PSU) itu, Joko menyatakan masih diikutkan.

“PSU ini tak ada hubungannya dengan mengikutsertakan orang atau nggak. Karena pure potensi dugaan pidana dan proses penanganannya sedang berlangsung. PSU ini tidak menyangkut pada persoalan apakah ikut atau tidak salah seorang. Kemarin kan 372 ayat 2 huruf b, ada yang bukan pemilih memilih di TPS tersebut. Jadi dasar PSU kita itu, bukan persoalan penanganan pidananya ini,” katanya.

Sejauh ini pihak Gakumdu belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. Karena hasil pemeriksaan Bawaslu dengan hasil penyelidikan polisi belum digabungkan. Meski begitu, menurut Joko, tak tertutup kemungkinan akan dilakukan  proses pemanggilan terhadap orang-orang yang mungkin muncul dalam proses penyelidikan nantinya.

“Misalnya kami memeriksa si A, dari si A muncul nama ini, kita periksa, dalam kaitannya dengan peristiwa. Tapi kalau misalnya nanti apakah uang atau C6 itu berhubungan dengan caleg, kami juga belum bisa pastikan. Sedangkan bahwa betul atau tidak ini dari istri si caleg, ini masih harus kami klarifikasi kembali di bawah sumpah ini anak-anak, masih sementara kan masih keterangan, keterangan awal. Itulah hasil investigasi semalam,” ujarnya.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Putus Kuliah Meningkat Saat Pandemi, Islam Punya Solusi

    Angka Putus Kuliah Meningkat Saat Pandemi, Islam Punya Solusi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Indah Rizky Aulia Mahasiswi   Meningkatnya kasus pandemi covid-19 ternyata bukan hanya berpengaruh pada sektor kesehatan, melainkan juga sektor perekonomian. Faktanya banyak masyarakat kehilangan lapangan pekerjaan pada masa pandemi ini. Hal ini mengakibatkan terjadinya krisis ekonomi yang menimbulkan berbagai permasalahan termasuk meningkatnya angka mahasiswa yang putus kuliah. Dampak ekonomi di tengah pandemi banyak dialami […]

  • Sekda Langkat Tersangka Penilep Kelebihan Pajak PNS Rp1 Miliar

    Sekda Langkat Tersangka Penilep Kelebihan Pajak PNS Rp1 Miliar

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT-Penanganan kasus dugaan korupsi di bumi ’Langkat Berseri’ terus dikuak. Setelah mantan Bupati Langkat dua periode Syamsul Arifin ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi dana APBD Langkat TA 2000-2007 senilai Rp102, 7 miliar, kali ini giliran Sekdakab Langkat Surya Djahisa (SD) yang hukum. SD berstatus tersandung kasus dugaan korupsi dana kelebihan pajak […]

  • Kontes legislatif makan korban?

    Kontes legislatif makan korban?

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemilu legislatif 2014 masih 3,5 tahun lagi. Namun, bagi warga negara memiliki kepedulian dan keinginan untuk mengabdi sebagai anggota legislatif, bukanlah waktu yang panjang. Untuk mengikuti kontes legislatif diperlukan kesiapan yang memadai, baik materi maupun mental. Selama ini paradigma yang berkembang mengikuti pencalonan anggota legislatif membutuhkan biaya besar dan itu pun belum menjamin […]

  • Dalihan Na Tolu dalam Perspektif Moderasi Beragama

    Dalihan Na Tolu dalam Perspektif Moderasi Beragama

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M.Daud Batubara   Kota Medan di Sumatera Utara merupakan Tanah Leluhur Puak Melayu Deli, meskipun secara umum dalam benak orang luar bahwa wilayat ini adalah milik suku Batak. Entah dominasi apa yang membuat persepsi yang salah tersebut masih terus menjalar, dan saudara-saudara dari etnis Melayu tetap saja adem dan tidak mempermasalahkan persepsi yang kurang […]

  • 11 Ranperda dan Kemauan Politik

    11 Ranperda dan Kemauan Politik

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pihak Badan Legislasi (Baleg) DPRD Mandailing Natal (Madina) pertengahan Juli 2013 menyatakan sikap menunda pembahasan 11 Ranperda yang diajukan pemerintah daerah. Alasan yang diusung terkait anggaran dana bagi kegiatan koordinasi atau kunjungan kerja ke Jakarta. Koordinasi atau kunjungan kerja yang dimaksud pihak Baleg DPRD Madina sangat krusial, karena memiliki keterkaitan dengan kebijakan departemen di Jakarta. […]

  • Dinas Perikanan Madina Takbisa Diunggulkan, Sejak 2020 Kebutuhan Ikan Mas Dipasok Dari Sumbar

    Dinas Perikanan Madina Takbisa Diunggulkan, Sejak 2020 Kebutuhan Ikan Mas Dipasok Dari Sumbar

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Kebutuhan ikan mas di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata masih dipasok dari daerah Sumatera Barat meski Kabupaten ini telah banyak mengeluarkan anggaran APBD untuk peningkatan produksi ikan mas. Dari hasil penelusuran  bahwa pasokan ikan mas ke Madina masih berasal dari daerah Rao, Pasaman Barat, Sumatera Barat, sejak tahun 2020 Meskipun […]

expand_less