Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Otak Pembakar Hutan Masih Disidik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Jul 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Polri masih mendalami otak pelaku di balik kebakaran hutan di Riau yang mengakibatkan bencana asap. Saat ini, Polri telah menetapkan 24 tersangka dari 17 laporan (LP) yang masuk.

“Polda Riau masih mencari pelaku yang menyuruh melakukan pembakaran. Pendalaman hasil pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat penyidikan,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie, saat ditemui seusai acara HUT Bhayangkara di Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Senin (1/7).

Menurut Ronny, dari 17 laporan itu, 12 LP tengah dalam sidik dan 5 LP dalam lidik. “Jumlah tersangka ada 24 orang, di mana di Bengkalis ada 6 tersangka, Dumai 2 tersangka, di Rokan Hilir ada 11 tersangka, di Siak ada 3 tersangka, dan di Pelalawan ada 2 tersangka,” jelas Ronny.

Terkait keterlibatan warga negara asing (WNA), Ronny meminta untuk menunggu hasil pemeriksaan. “Nanti kita tunggu kemungkinan adanya keterlibatan WNA. Jadi sangat bergantung dari hasil pemeriksaan,” ujar Ronny.

Sementara itu, menurut Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli kebakaran hutanAmar, penyidik Polda Riau masih mendalami apakah pembakaran lahan yang dilakukan tersangka itu atas suruhan perusahaan ataukah atas inisiatif para pelaku sendiri. “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari para tersangka,” ujar Boy.

Sebelumnya, penyidik Polda Riau juga telah memeriksa lima perusahaan yang diduga terlibat dalam pembakaran lahan tersebut.

Jerat Korporasi

Dosen hukum lingkungan Universitas Indonesia (UI), Andri Gunawan Wibisana, menilai Indonesia tidak pernah serius dalam menangani kasus pembakaran hutan yang dilakukan terkait pembukaan lahan baru. Pelaku-pelaku yang ditangkap baru sebatas perorangan tanpa berani menyentuh korporasi yang sebenarnya paling bertanggung jawab.

“Yang diseret hanya kroco-kroconya, paling hanya satu dua yang sampai ke pimpinannya. Padahal kita sudah sangat lama memiliki aturan hukum yang memungkinkan penghukuman sampai pada korporasinya,” kata Andri dalam diskusi bertema “Asap dan Jati Diri Bangsa” di Jakarta, Senin.

Dia juga menyesalkan perkembangan yang terjadi dalam kasus pembakaran hutan di Provinsi Riau beberapa waktu lalu. Fokus yang dibahas adalah terlontarnya permintaan maaf oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Singapura dan Malayasia terkait asap yang dinilai sebagian orang merendahkan harga diri bangsa. Substansi terpenting adalah kenapa terjadi kebakaran berulang dan bagaimana penegakan hukumnya seakan dilupakan dalam perdebatan masyarakat.

“Seharusnya yang dikritik kegagalan pemerintah melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik. Bagaimana pemerintah melakukan pendekatan hukum dalam pembakaran hutan,” tandas dia.

Padahal, sambung Andri, pembakaran hutan merupakan persoalan yang sangat serius agar tidak sampai terus berulang. Dia mengatakan pembakaran hutan telah membuat Indonesia menjadi kontributor terbesar ketiga gas rumah kaca di dunia setelah Amerika Serikat dan China. Apabila Amerika dan China melepaskan gas rumah kaca menjadi uang karena terkait energi, sementara Indonesia tidak menjadi apa-apa. “Dan itu juga kriminal,” tegas dia.

Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, menambahkan 52 persen kebakaran hutan itu memang untuk perluasan lahan baru yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar dari Singapura dan Malaysia. Karena itu, sejak tahun 2009, dalam konvensi perubahan iklim, semua negara, khususnya Indonesia, diminta menguranginya dari efek rumah kaca dan kebakaran hutan itu. (koran-jakarta)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan pematangan lahan untuk relokasi Pasar Baru Panyabungan sudah berjalan sekitar sebulan. Namun, sember dananya hingga kini masih misteri. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti mengaku belum ada pencairan dana untuk biaya relokasi sementara Pasar Baru Panyabungan itu. Estimasi biaya untuk relokasi ini juga belum diumumkan Pemkab Madina. Namun, […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi IV) Hari : Rabu, Pukul : 15.30 s/d 17.30 wib Tanggal : 10 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000121 NURSARI SIREGAR 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU. Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli […]

  • Pelajaran “Markobar” Wajib Dimasukkan ke Dalam Muatan Lokal

    Pelajaran “Markobar” Wajib Dimasukkan ke Dalam Muatan Lokal

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Markobar atau marhata-hata wajib dimasukkan ke dalam muatan lokal pendidikan formal untuk tingkat SLTP dan SLTA di Mandailing Natal. Sebab, belakangan ini warga Mandailing yang pandai markobar hanya tinggal sedikit, sedangkan di sisi lain markobar merupakan satu item penting dalam sistem sosial di Mandailing. Markobar adalah kegiatan menyampaikan ucapan-ucapan di forum […]

  • Seekor Lumba-lumba mati terdampar di Pantai Barat Tapsel

    Seekor Lumba-lumba mati terdampar di Pantai Barat Tapsel

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG TORU (Mandailing Online) – Seekor ikan lumba-lumba atau Dolphin ditemukan mati terdampar di Pantai Barat Sumatera tepatnya di Sitolu-tolu, Desa Muara Upu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.  Lumba-lumba mati itu berukuran lebih satu meter dengan berat lebih 30 kg. Kulitnya sudah mulai tampak mengelupas.  Dolphin ini diperkirakan terpisah dari ribuan lumba-lumba yang […]

  • Bupati Madina Terima Waspada Award, Ketua PP: Cermin Pemkab Madina Dekat dengan Pers

    Bupati Madina Terima Waspada Award, Ketua PP: Cermin Pemkab Madina Dekat dengan Pers

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keberhasilan Bupati Mandailing Natal (Madina) meraih anugerah Waspada Award pada Selasa (11/1) kemarin mendapat apresiasi dari MPC Pemuda Pancasila Madina. Apresiasi itu disampaikan Ketua MPC PP Akhmad Arjun Nasution kepada Mandailing Online, Rabu (12/1) di kantor MPC PP Madina, Pidoli Dolok. Arjun menilai pemberian award tersebut menunjukkan kedekatan Pemkab Madina dengan […]

expand_less