Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Tumpang Sari Kakao-Kelapa Di Panyabungan Barat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Jan 2013
  • print Cetak

Tumpang Sari 100113PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tumpangsari antara pohon kelapa dengan pokok kakao terbukti cukup bagus dalam budidaya kakao, sehingga tanaman pelindung kakao tidak melulu tanaman jenis Gamal.

Petani di beberapa desa Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal (Madina) sudah lama melakukan tumpang sari antara pohon kelapa dengan tanaman kakao milik mereka, dan cukup berhasil.

Selain hasil panen kakao, petani juga mendapatkan hasil dari kelapa. Dus, perlindungan kakao oleh kelapa juga ternyata sangat bagus bagi pertumbuhan tanaman kakao.

Terobosan pola tumpang sari tersebut, menurut pengakuan petani, tidak berlatar perencanaan, melainkan terkonvensi sendiri, karena pohon-pohon kelapa sudah lama tumbuh di kebun-kebun petani.

“Kami hanya menanam kakao di antara tanaman kelapa,” ungkap Tunggal Haposan, petani di Kecamatan Panyabungan Barat, Kamis (10/1).

Tanaman kelapa itu sendiri, ungkap Haposan, sudah berpuluh tahun tumbuh yang ditanaman oleh keluarga turun temurun. Dan dalam beberapa tahun terakhir ini dimana tanaman kakao mulai populer di Madina membuat banyak petani menanam kakao di kebun-kebun kelapa.

“Bertanam kelapa sebetulnya sudah dari orang-orang tua kita dahulu. Bahkan buah kelapa dari kecamatan ini cukup terkenal. Populernya dengan sebutan kelapa Banggua karena ukurannya yang cukup besar,” jelasnya.

Munculnya tanaman kakao, menurutnya, membawa berkah tersendiri kepada petani. Sebab, petani dapat menanam kakao tanpa harus memusnahkan pokok kelapa. Selama ini, tanah diantara pokok kelapa selalu ditumbuhi rumput.

Hal senada juga disampaikan Rahmat, petani kakao lainnya. Sebelum mengenal tanaman kakao, dia hanya bisa meraup hasil dari penjualan kelapa miliknya. Tetapi, saat ini dia memperoleh juga dari penjualan kakao.

“Alhamdulilah saat ini lahan yang selama ini mubajir sudah bisa kita manfaatkan untuk tambahan penghasilan keluarga dari tanaman kakao. Dan hamanya pun mudah-mudahan sampai saat ini masih minim, belum berpengaruh terhadap hasil penen kita,” katanya.

Sementara itu, Kasi Usaha Tani Dinas Kahutanan Perkebunan Madina, Ahmad Yasir Lubis SP menjawab wartawan, Kamis (10/1) mengatakan tumpang sari antara pohon kelapa dengan kakao terbukti cukup bagus untuk hasil produksi keduanya.

“Tumpang sari dua tanaman ini sangat bagus. Sebab, petani kita lihat bertambah rajin melakukan pembersihan lahan diantaranya dengan membuat pengasapan. Hal ini sama bermanfaat baik itu untuk kakao maupun pokok kelapa. Dan inilah yang kita anjurkan kepada masyarakat agar tidak menebangi pohon kelapa mereka,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Malintang Terparah Dibanding Hutabargot

    Banjir Bandang Malintang Terparah Dibanding Hutabargot

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal, Selain di Kecamatan Bukit Malintang, banjir bandang juga melanda Kecamatan Hutabargot. Berdasar data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina yang diperoleh, Senin, jumlah kerusakan lebih besar di Kecamatan Bukit Malintang. Di Kecamatan Bukit Malintang, 3 unit rumah hanyut, sebelas unit rumah rusak berat dan 100 unit […]

  • Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan pasangan Sukhairi-Atik dilepaskan kumandang azan dan lantunan solawat badar saat bergerak mendaftar ke KPU Madina, bakda solat Jum’at (4/9/2020). Rombongan berjumlah seribuan orang itu berjalan kaki di tengah guyuran gerimis dari rumah kediaman HM Jakfar Sukhairi Nasution di Pasar Jongjong, Panyabungan menuju kantor KPU Madina yang berjarak sekira 400 meter. […]

  • Pemda Harus Libatkan Pelaku Usaha di Penyusunan Kebijakan Daerah

    Pemda Harus Libatkan Pelaku Usaha di Penyusunan Kebijakan Daerah

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah harus melibatkan kalangan pelaku usaha dalam setiap perumusan kebijakan pembangunan daerah, terutama sektor ekonomi. Kebijakan dan program pembangunan daerah yang hanya berdasar asumsi birokrat semata akan berakibat tidak singkronnya kebijakan dengan kondisi rill yang dihadapi masyarakat. Sebaliknya, jika setiap perumusan kebijakan ekonomi berdasar dari masukan para pelaku usaha maka […]

  • Dr. H. Safii Siregar, Siap Maju di Konfercab NU

    Dr. H. Safii Siregar, Siap Maju di Konfercab NU

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rois Syuriah PCNU Kabupaten Mandailing Natal H. Miswarruddin Nasution menggelar acara silaturrahim di rumah kediaman Mustsyar NU Mandailing Natal Dr. H. Safii Siregar. Dalam silaturrahim ini, H. Miswarruddin Nasution meminta kesediaan Dr. Safi’i Siregar untuk maju sebagai calon Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Madina periode 2015-2020 dalam Konperensi Cabang […]

  • Warga Minta Tambang Emas di Huta Bargot Dilegalkan

    Warga Minta Tambang Emas di Huta Bargot Dilegalkan

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Panyabungan, Masyarakat berharap keberadaan tambang emas di Huta Bargot dibina bukan dibinasakan. Hal itu disampaikan masyarakat saat Tim Pemberdayaan Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Mineral Tambang (P3SDMT) melakukan sosialisasi di Desa Simalagi, Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) baru-baru ini. Tambang emas ilegal di Huta Bargot yang sudah beroperasi sekian lama dan bisa meningkatakan perekonomian […]

  • Ikatan Alumni MAN Panyabungan Terbentuk

    Ikatan Alumni MAN Panyabungan Terbentuk

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ikatan Alumni MAN Panyabungan sudah terbentuk di Medan. Pembentukan dilakukan di di gedung Pusbinsa UIN-SU, Sabtu (3/10) dalam satu acara Musyawarah Besar. Demikian rilis pers yang dikirim kepada Mandailing Online. “Mengingat banyaknya alumni MAN Panyabungan yang sedang mengenyam perkuliahan di Sumatera Utara pada umumnya, di kota Medan khususnya, dan didasarkan atas […]

expand_less