Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Tumpang Sari Kakao-Kelapa Di Panyabungan Barat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Jan 2013
  • print Cetak

Tumpang Sari 100113PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tumpangsari antara pohon kelapa dengan pokok kakao terbukti cukup bagus dalam budidaya kakao, sehingga tanaman pelindung kakao tidak melulu tanaman jenis Gamal.

Petani di beberapa desa Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal (Madina) sudah lama melakukan tumpang sari antara pohon kelapa dengan tanaman kakao milik mereka, dan cukup berhasil.

Selain hasil panen kakao, petani juga mendapatkan hasil dari kelapa. Dus, perlindungan kakao oleh kelapa juga ternyata sangat bagus bagi pertumbuhan tanaman kakao.

Terobosan pola tumpang sari tersebut, menurut pengakuan petani, tidak berlatar perencanaan, melainkan terkonvensi sendiri, karena pohon-pohon kelapa sudah lama tumbuh di kebun-kebun petani.

“Kami hanya menanam kakao di antara tanaman kelapa,” ungkap Tunggal Haposan, petani di Kecamatan Panyabungan Barat, Kamis (10/1).

Tanaman kelapa itu sendiri, ungkap Haposan, sudah berpuluh tahun tumbuh yang ditanaman oleh keluarga turun temurun. Dan dalam beberapa tahun terakhir ini dimana tanaman kakao mulai populer di Madina membuat banyak petani menanam kakao di kebun-kebun kelapa.

“Bertanam kelapa sebetulnya sudah dari orang-orang tua kita dahulu. Bahkan buah kelapa dari kecamatan ini cukup terkenal. Populernya dengan sebutan kelapa Banggua karena ukurannya yang cukup besar,” jelasnya.

Munculnya tanaman kakao, menurutnya, membawa berkah tersendiri kepada petani. Sebab, petani dapat menanam kakao tanpa harus memusnahkan pokok kelapa. Selama ini, tanah diantara pokok kelapa selalu ditumbuhi rumput.

Hal senada juga disampaikan Rahmat, petani kakao lainnya. Sebelum mengenal tanaman kakao, dia hanya bisa meraup hasil dari penjualan kelapa miliknya. Tetapi, saat ini dia memperoleh juga dari penjualan kakao.

“Alhamdulilah saat ini lahan yang selama ini mubajir sudah bisa kita manfaatkan untuk tambahan penghasilan keluarga dari tanaman kakao. Dan hamanya pun mudah-mudahan sampai saat ini masih minim, belum berpengaruh terhadap hasil penen kita,” katanya.

Sementara itu, Kasi Usaha Tani Dinas Kahutanan Perkebunan Madina, Ahmad Yasir Lubis SP menjawab wartawan, Kamis (10/1) mengatakan tumpang sari antara pohon kelapa dengan kakao terbukti cukup bagus untuk hasil produksi keduanya.

“Tumpang sari dua tanaman ini sangat bagus. Sebab, petani kita lihat bertambah rajin melakukan pembersihan lahan diantaranya dengan membuat pengasapan. Hal ini sama bermanfaat baik itu untuk kakao maupun pokok kelapa. Dan inilah yang kita anjurkan kepada masyarakat agar tidak menebangi pohon kelapa mereka,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geliat Batu Akik di Mandailing Julu, Dari Pirus Hingga Extra Jos

    Geliat Batu Akik di Mandailing Julu, Dari Pirus Hingga Extra Jos

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Lokot Husda Lubis Beberapa bulan terakhir, batu akik  menjadi serbuan masyarakat Indonesia, tidak ketinggalan juga masyarakat  Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hampir di setiap kesempatan, mulai dari warung kopi, di kantor, sekolah, di pasar, di tempat musyawarah dan rapat-rapat, batu akik terus menjadi pembicaraan. Keberadaan batu akik yang marak belakangan ini memang membawa […]

  • Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tympanum Novem Films kembali menggarap film terbaru ditahun 2014 ini, salah satunya adalah Film yang berjudul Holong Natarhalang (Siboru Tulang). Film ini mengisahkan tentang tanggung jawab anak namboru terhadap boru tulangya dalam pandangan adat Mandailing. Film ini nantinya juga dibintangi oleh  Dahlan Batubara, Desy Hariaty dan Lila Lumongga Nasution dan kawan-kawan.(hol)

  • Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Reino Arild Pedersen, merupakan imam pertama pengisi khotbah Jumat di Denmark. Ia lebih terkenal dengan nama Abdul Wahid Pedersen, namanya setelah berislam. Siapa sangka, sang imam yang pengetahuan keislamannya luas itu merupakan seoran mualaf. Hingga mengenal Islam, perjalanannya pun tak singkat. Ia menempuh banyak perjalanan hingga mendapat manisnya hidayah. Perjalanannya dimulai saat usianya masih 16 […]

  • PNS, TNI dan Polri dilarang terima hadiah

    PNS, TNI dan Polri dilarang terima hadiah

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA –  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar mengeluarkan surat edaran terkait Hari Raya Idul Fitri 1435H/2014M, yang ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI dan anggota Polri. Dalam surat Nomor 02 Tahun 2014 tertanggal 17 Juli 2014 itu, Menteri PAN-RB mengingatkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal […]

  • Raja Pidoli Lombang Himbau Masyarakatnya Pilih Paslon 1 Harun- Ichwan pada Pilkada Madina

    Raja Pidoli Lombang Himbau Masyarakatnya Pilih Paslon 1 Harun- Ichwan pada Pilkada Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) : Dianggap bisa menyelesaikan persoalan masyarakat ke depan, Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution sengaja diundang untuk hadiri pengajian mingguan emak emak desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan. Harun didampingi abangnya Mudir Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba Baru H. Mustafa Bakti dan sejumlah ustdz. Acara pertemuan […]

  • Ringan Langkah, Bupati Madina Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Aek Galoga

    Ringan Langkah, Bupati Madina Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Aek Galoga

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    AEK GALOGA (Mandailing Online) – Di tengah kesibukan sebagai orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, H. M. Ja’far Sukhairi Nasution masih meringankan langkah memenuhi undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Aek Galoga, Panyabungan, Minggu (24/10). Bupati Madina hadir di pelataran Masjid Al-Abshor Aek Galoga didampingi beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Madina. Kehadiran […]

expand_less