Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Tumpang Sari Kakao-Kelapa Di Panyabungan Barat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Jan 2013
  • print Cetak

Tumpang Sari 100113PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tumpangsari antara pohon kelapa dengan pokok kakao terbukti cukup bagus dalam budidaya kakao, sehingga tanaman pelindung kakao tidak melulu tanaman jenis Gamal.

Petani di beberapa desa Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal (Madina) sudah lama melakukan tumpang sari antara pohon kelapa dengan tanaman kakao milik mereka, dan cukup berhasil.

Selain hasil panen kakao, petani juga mendapatkan hasil dari kelapa. Dus, perlindungan kakao oleh kelapa juga ternyata sangat bagus bagi pertumbuhan tanaman kakao.

Terobosan pola tumpang sari tersebut, menurut pengakuan petani, tidak berlatar perencanaan, melainkan terkonvensi sendiri, karena pohon-pohon kelapa sudah lama tumbuh di kebun-kebun petani.

“Kami hanya menanam kakao di antara tanaman kelapa,” ungkap Tunggal Haposan, petani di Kecamatan Panyabungan Barat, Kamis (10/1).

Tanaman kelapa itu sendiri, ungkap Haposan, sudah berpuluh tahun tumbuh yang ditanaman oleh keluarga turun temurun. Dan dalam beberapa tahun terakhir ini dimana tanaman kakao mulai populer di Madina membuat banyak petani menanam kakao di kebun-kebun kelapa.

“Bertanam kelapa sebetulnya sudah dari orang-orang tua kita dahulu. Bahkan buah kelapa dari kecamatan ini cukup terkenal. Populernya dengan sebutan kelapa Banggua karena ukurannya yang cukup besar,” jelasnya.

Munculnya tanaman kakao, menurutnya, membawa berkah tersendiri kepada petani. Sebab, petani dapat menanam kakao tanpa harus memusnahkan pokok kelapa. Selama ini, tanah diantara pokok kelapa selalu ditumbuhi rumput.

Hal senada juga disampaikan Rahmat, petani kakao lainnya. Sebelum mengenal tanaman kakao, dia hanya bisa meraup hasil dari penjualan kelapa miliknya. Tetapi, saat ini dia memperoleh juga dari penjualan kakao.

“Alhamdulilah saat ini lahan yang selama ini mubajir sudah bisa kita manfaatkan untuk tambahan penghasilan keluarga dari tanaman kakao. Dan hamanya pun mudah-mudahan sampai saat ini masih minim, belum berpengaruh terhadap hasil penen kita,” katanya.

Sementara itu, Kasi Usaha Tani Dinas Kahutanan Perkebunan Madina, Ahmad Yasir Lubis SP menjawab wartawan, Kamis (10/1) mengatakan tumpang sari antara pohon kelapa dengan kakao terbukti cukup bagus untuk hasil produksi keduanya.

“Tumpang sari dua tanaman ini sangat bagus. Sebab, petani kita lihat bertambah rajin melakukan pembersihan lahan diantaranya dengan membuat pengasapan. Hal ini sama bermanfaat baik itu untuk kakao maupun pokok kelapa. Dan inilah yang kita anjurkan kepada masyarakat agar tidak menebangi pohon kelapa mereka,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musnahkan Barang Bukti Ganja

    Musnahkan Barang Bukti Ganja

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kapolres Madina AKBP Andry Setiawan S.H,. S.ik. MH beserta undangan memusnahkan Barang bukti  daun Ganja  sebanyak 122 Kg dan miras pada acara HUT Bhayangkara 69 di Mako Polres Madina, Rabu,(1/7).(hol)

  • Madina Diselimuti Kabut Asap

    Madina Diselimuti Kabut Asap

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama sepekan terakhir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap. Kabut asap ini diduga kiriman dari kebakaran lahan gambut yang terjadi di Provinsi Pekanbaru, Riau, belum lama ini. Suasana salah satu kampung di Madina yang diselimuti kabut asap, Senin (2510). Amatan METRO di beberapa daerah di Madina, seperti di Dolok (Gunung) Tor Sihite yang dikenal […]

  • Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi, ini  Sikap dan Tanggapan Warga

    Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi, ini Sikap dan Tanggapan Warga

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kades itu sudah menunjukkan arogansinya, buktinya warga nya sendiri dilaporkan ke polisi hanya gegara warga protes pengelolaan dana desa yang dinilai tidak transparan sehingga membuat warga menyegel dan melempari kantor desa, ” Kata Ahmad Toyib warga desa sirambas pada Mandailing Online 9/9/2024 menyikapi 7 warga desa yang dilaporkan Kades Ilman Suhdi […]

  • Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kawasan Sibanggor yang berada di Kecamatan Tambangan, terdiri dari tiga desa, Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu. Desa Sibanggor Tonga, yang berada sekitar 12 kilometer dari Panyabungan, terdapat sumber air panas yang mengandung belerang. Lokasinya berada di tepian jalan, sehingga mudah dikunjungi. Lahan parkir cukup luas . Masyarakat secara swadaya mendirikan tempat pemandian air […]

  • Soroti Persoalan Lingkungan, Bupati Minta Camat Proaktif

    Soroti Persoalan Lingkungan, Bupati Minta Camat Proaktif

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution kembali menyoroti masalah lingkungan hidup. Kali ini Sukhairi meminta para camat proaktif membenahi lingkungan di wilayah masing-masing. Sukhairi menyampaikan hal itu saat mimimpin rapat evaluasi pelaksanaan program dan penyerapan anggaran tahun 2022 di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (29/8). “Mengenai […]

  • Atika: Pemerintah Buka Akses Jasa Layanan Keuangan untuk Pelaku Usaha

    Atika: Pemerintah Buka Akses Jasa Layanan Keuangan untuk Pelaku Usaha

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, melalui Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyebutkan akan membuka akses yang seluas-luasnya bagi para pelaku ekonomi seperti UKM, IKM, koperasi, BUMDes dan individu yang ingin memperoleh layanan jasa keuangan dari pihak industri jasa keuangan. Pada Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) […]

expand_less