Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

UMP Rp2,4 juta bisa di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Keinginan buruh di Sumatera Utara untuk segera menikmati Upah Minimum Provinsi (UMP) di kisaran Rp2,4 juta tampaknya bisa terwujud pada 2013 mendatang.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Dewan Pengupahan Daerah Sumatera Utara segera melakukan pertemuan untuk membahas tuntutan buruh tersebut.

Kita akan coba bicarakan nantinya Upah Minimum Provinsi (UMP) yang diusulkan para buruh tersebut,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Nurdin Lubis, hari ini di Medan.

Ribuan buruh di Medan, hari ini melakukan aksi demo dan show force menuntut kenaikan UMP di kisaran Rp2,2 juta-Rp2,4 juta.

Ketua Serikat Buruh Sumatera Utara (SBSI) 1992, Pahala Napitupulu, di Medan, hari ini, mengatakan, aksi demo tersebut akan terus dilakukan hingga tuntutan buruh soal UMP bisa direspon. Bahkan mereka telah merancang aksi besar, Rabu (21/12) dengan mengerahkan sekitar 6.000 buruh.

Sumatera Utara sebenarnya telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2013 sebesar Rp 1.305.000,- atau mengalami kenaikan 7,90 persen dengan nilai Rp 105.000,- dari UMP 2012 sebesar Rp1.200.000. Kenaikan tersebut langsung diumumkan oleh Plt Gubernur Sumut Gatot Pudjonugroho beberapa hari lalu dipandang sinis oleh elemen buruh di Sumut.

Menurut Sekda Provinsi Sumut, Nurdin Lubis, sebenarnya, UMP yang telah ditentukan tersebut tidak sebesar yang telah ditetapkan, dan nilainya berada dibawah Rp1.305.000. Namun, berdasarkan beberapa pertimbangan, maka UMP baru tahun 2013 ditetapkan sebesar Rp1.305.000.

“Dalam penetapan UMP tersebut juga dihadiri Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Provinsi Sumut yang terdiri dari unsur pengusaha (Apindo), perwakilan serikat pekerja/ serikat buruh, dewan pakar dan aparat pemerintah,” kata Lubis, hari ini.

Penghitungan diawali pelaksanaan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ke pasar-pasar tradisional di kabupaten dan kota se- Sumut yang berpedoman kepada Permenakertrans Nomor 13 tahun 2012.

Selanjutnya Depeda Provinsi Sumut membahas nilai usulan UMP dengan memperhatikan berbagai faktor ekonomi dan ketenagakerjaan dengan penambahan 14 komponen yang sebelumnya 46 menjadi 60 komponen.

“Sehingga UMP tersebut diharapkan saling menguntungkan antara pengusaha dan buruh atau pekerja,” kata Nurdin.

Namun, elemen buruh dari berbagai kawasan tetap menuntut kenaikan upah di kisaran Rp2,2-Rp24 juta. Alasannya, peningkatan kebutuhan hidup dan naiknya haarga-harga. Sehingga UMP Sumut tahun 2013 sebesar Rp1.305.000 tak layak.

“Kami, tidak akan menerima UMP Rp1.305.000, namun kami mengusulkan UMP tersebut harus Rp2.400.000. Apalagi, sekarang ini seluruh bahan makanan sudah naik,” ucap Pahala dari SBSI 1992 Sumut.

Sedangkan menurut Dewan Pengupahan Kota Medan, khusus untuk Medan, upah minimum kota sebesar Rp1,46 juta di daerah itu cukup tinggi dan sudah di atas tingkat kebutuhan hidup layak buruh.

“Jika dipersentasekan, jumlahnya mencapai 103,13 persen dari KHL di Medan,” kata anggota Dewan Pengupahan Kota Medan, Usaha Tarigan, hari ini.

Menurut Tarigan, tanpa membandingkan dengan UMK yang diterapkan di daerah lain, UMK di Medan tersebut dinilai cukup tinggi dan mampu memenuhi kebutuhan dasar pekerja.

Anggota Dewan Pengupahan Kota Medan lainnya J Sitanggang mengatakan, sebelum menetapkan UMK tersebut, pihaknya bersama perwakilan seriktar buruh dan petugas Dinas Tenaga Kerja Kota Medan terlebih melakukan survei mengenai kebutuhan dasar masyarakat.

Dari survei yang dilakukan di sejumlah pasar tradisional di 21 kecamatan di Kota Medan tersebut diketahui standar KHL di daerah itu sebesar Rp1,41 juta(inilah)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan Aksi Mayday di Medan, KontraS: Polisi Tangkap Dulu Deliknya Belakangan

    Penanganan Aksi Mayday di Medan, KontraS: Polisi Tangkap Dulu Deliknya Belakangan

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Peringatan Hari Buruh di Kota Medan (01/05/2021) diwarnai aksi unjuk rasa oleh berbagai elemen masyarakat sipil. Tidak hanya menuntut hak-hak buruh, momentum ini juga dijadikan ajang penolakan terhadap UU No 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Sayangnya, aksi tersebut harus berujung pada penangkapan terhadap 14 mahasiswa yang merupakan peserta aksi. Menyikapi […]

  • Tegaskan Belum Ada Pengumuman Hasil Tes CPNS

    Tegaskan Belum Ada Pengumuman Hasil Tes CPNS

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Seluruh peserta tes CPNS baik pelamar umum maupun tenaga honorer kategori dua (K2) yang telah mengikuti tes 3 November lalu, sampai saat ini belum ada yang dinyatakan lulus atau tidak lulus. Hingga hari ini panitia pelaksana nasional (Panselnas) CPNS masih melakukan pemeriksaan lembar jawaban komputer dan belum ada hasilnya. “Sampai saat ini, rencana […]

  • Umat Wajib Membela Kehormatan Nabi SAW

    Umat Wajib Membela Kehormatan Nabi SAW

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada 2 September 2020, Majalah Charlie Hebdo kembali menerbitkan karikatur penghinaan kepada Nabi Muhammad saw. Bukan kali pertama majalah sayap kanan ini menghina Nabi saw. dan ajaran Islam. Walaupun mendapatkan banyak kecaman dari berbagai negara, nyatanya Pemerintah Prancis mendukung ulah majalah tersebut. Pemerintah Prancis pimpinan Emmanuel Macron la’natulLâh pun sengaja memajang kartun penghinaan Nabi Muhammad […]

  • Bupati Madina : Jadi Paskibraka Bukti Potensi Putra Putri Madina Tidak Diragukan

    Bupati Madina : Jadi Paskibraka Bukti Potensi Putra Putri Madina Tidak Diragukan

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Potensi putra putri Mandailing Natal ( Madina ) jangan diragukan, mereka Paskibraka Nasional dan Propinsi Sumatera Utara salah satu buktinya. Kata Bupati Madina H.M.Ja’far Sukhairi Nasution saat menyambut kedatangan Paskibraka Nasional atas nama Nabil Arya Barata Lubis, siswa SMA Negeri 2 Plus Panyabungan dan Paskibraka Propinsi Sumatera Utara, atas nama Aprilia […]

  • Kembangkan Pariwisata, Politeknik Pariwisata Medan – Pemkab Madina Teken Kerjasama

    Kembangkan Pariwisata, Politeknik Pariwisata Medan – Pemkab Madina Teken Kerjasama

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Politeknik Pariwisata Medan dan Pemkab Madina menandatangani nota kesepahaman kerjasama meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Ruang lingkup kerjasama tertuang dalam empat poin, yakni pengembangan SDM di bidang kepariwisataan, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan maupun teknologi tepat guna yang berkaitan dengan kepariwisataan, penguatan manajemen pemerintahan di bidang kepariwisataan, dan […]

  • Amrun Daulay Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

    Amrun Daulay Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat Amrun Daulay menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Mantan Sekdaprov Sumut ini didakwa bersalah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mesin jahit dan impor sapi di Kementerian Sosial rentang waktu tahun 2004-2006. Seperti dilansir detik.com, pembacaan dakwaan dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan […]

expand_less