Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjukrasa sekitar 500 karyawan dan karyawati PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) sejak selasa lalu belum berakhir hingga Jum’at (17/4).

Aksi unjukrasa pertama pada selasa berlangsung di kantor distrik PT.RMM Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina).

Tak mendapat jawaban sesuai dengan tuntutan, aksi berlanjut ke lapangan kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina di Panyabungan, Kamis (16/4) yang berjarak sekitar 90 km dari Natal.

Tak jua mendapat jawaban memadai dari Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina Syamsir dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyebabkan pengunjukrasa tak mau menghentikan aksinya hingga menginap di lokasi aksi.

Pada Jum’at pagi, (17/4) pengunjukrasa bergerak dari lapangan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina menuju kantor bupati Madina berjarak sekitar 1 kilo meter.

Mereka berorasi di halaman kantor bupati sejak pagi menyampaikan tuntutan. Namun, hingga menjelang solat Jum’at, pengunjukrasa belum diterima oleh bupati atau pejabat berkompeten di pemkab Madina.

Pada aksi hari Kamis, Bupati Madina sempat mendatangi pengunjukrasa di lapangan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Saat itu bupati menyatakan kepada pengunjukrasa bahwa Pemkab Madina akan secepatnya menindaklanjuti masalah yang dituntutkan pengunjukrasa.

"Saya berharap karyawan PT RMM pulang ke rumah. Masalah ini, kami yang akan tanggung jawab untuk menyelesaikannya," katanya.

Sedangkan Kepala Dinas di kesempatan itu juga menyatakan Pemkab Madina akan menindaklanjuti persoalan perusahaan dengan karyawan.

Samsir juga sempat menyatakan bahwa ia tidak pernah meminta dan menerima uang dari PT RMM.

Poin-poin tuntutan pengunjukrasa silahkan membuka http://www.mandailingonline.com/merasa-hak-hak-dikangkangi-karyawan-pt-rmm-unjukrasa/

 

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPPNU Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

    IPPNU Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU)  Madina mendesak Pemkab Madina mengaktifkan kembali Beasiswa Miskin Berprestasi yang sempat mati beberapa tahun terakhir. Desakan itu disampaikan Ketua IPPNU Madina, Hapsoh Nasution didampingi pegurus IPPNU Madina lainnya kepada Mandailing Online, Jum’at (13/9/2019) di Panyabungan. Aktivis mahasiswi yang masih duduk di semester 7 Sekolah […]

  • Sungai Meluap, Ratusan Rumah Terendam

    Sungai Meluap, Ratusan Rumah Terendam

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SUMUT, (MO)- Ratusan rumah terendam dan jembatan ambruk akibat banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumut, Sabtu (22/9). Di Tebingtinggi, 120 rumah di dua kelurahan, tepatnya Kelurahan Bandar Utama dan Kelurahan Badak Bejuang, Kota Tebingtinggi, terendam banjir kiriman Sungai Padang. MAIN AIR: Anak-anak Lingkungan I, Kelurahan Bandar Utama, Tebingtinggi bermain air, kemarin.//sopian/sumut pos MAIN AIR: […]

  • Pemkab Diminta Bantu Korban Bencana Alam

    Pemkab Diminta Bantu Korban Bencana Alam

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Aktivis Kabupaten Palas, Safran Harahap SH meminta kepada eksekutif dan legislatif agar melakukan pengkajian penanganan terhadap masyarakat yang mengalami korban bencana. Pemkab disarankan memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kerugian material akibat bencana alam. “Pemerintah harus mengkajinya, termasuk apa solusi yang akan diberikan bagi masyarakat yang mengalami kerugian material akibat bencana,” jelas […]

  • Puluhan Guru di Madina terancam Gagal Terima Dana Fungsional

    Puluhan Guru di Madina terancam Gagal Terima Dana Fungsional

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bila Tak Serahkan Fotokopi Rekening hingga Jumat Hingga Senin (30/8), dana tunjangan fungsional guru non pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mandailing Natal (Madina) belum bisa dicairkan. Penyebabnya, sejumlah guru penerima belum menyerahkan persyaratan, yakni fotokopi rekeningnya ke kantor Kemenag Madina. “Untuk itu, Kemenag memberikan tenggat waktu hingga Jumat (3/9) kepada […]

  • Menikah Pasti Ada Ujiannya

    Menikah Pasti Ada Ujiannya

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah dan Pemerhati Keluarga Muslim Menurut KBBI, nikah adalah perjanjian perkawinan antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Secara istilah, pernikahan adalah akad yang menghalalkan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. (Tirto.id) Jadi, menikah adalah penyatuan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahrom […]

  • Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Sepanjang Januari sampai Juni 2013, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menyelamatkan uang negara dari kasus korupsi sebanyak Rp 3,1 miliar. Kepala Kejati Sumut Bambang Setyo Wahyudi yang dijumpai di ruangannya usai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Senin (22/7/2013), uang negara dari kasus korupsi, yang ditangani tindak pidana khusus sebanyak Rp3.110.698.000. Adapun 98 […]

expand_less