Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Untuk Industri Tapioka, Nagajuang Siapkan 14 Ha Lahan Ubi Kayu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
  • print Cetak

 

H. Yais Nasution

NAGAJUANG (Mandailing Online) – Kecamatan Nagajuang diproyeksikan menyiapkan 14 hektar lahan budidaya ubi kayu untuk kebutuhan bahan baku industri tepung tapioka di Mandailing Natal (Madina).

Dari 14 hektar itu, seluas 7 hektar diproyeksikan akan disediakan semua pemerintah desa yang ada di kecamatan itu. Sedangkan 7 hektar lainnya akan disediakan pihak pemerintah Kecamatan Nagajuang dengan Dinas Pertanian Madina.

Karena hanya berjumlah 7 desa di kecamatan itu, sehingga masing-masing desa menyiapkan 1 hektar per desa.

Persiapan lahan itu dilakukan menyusul adanya rencana 3 investor Sumut yang berencana menanamkan modal di industri pengolahan tepung tapioka plus perkebunan ubi kayunya di Madina.

Rencana investasi itu dibicarakan ketiga investor dengan Pemkab Madina dalam pertemuan di rumah dinas bupati Madina, Jumat (1/11/2019) lalu.

Belum diketahui pasti sudah sejauh mana tahap perencaaan investasi itu.

Camat Nagajuang, H. Yais Nasution menjawab Madina Bisnis via telefon selular, Selasa (5/11/2019) mengatakan saat ini pihak kecamatan sedang melakukan konsolidasi dengan desa-desa di kecamatan itu.

Hingga posisi Selasa, sudah dua desa yang menyatakan kesiapan menyiapkan lahan itu.

Sebelumnya, Kadis Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, Jumat (1/11/2019) lalu menyebutkan lokasi yang direncanakan untuk mendukung perkebunan ubi kayu sebagai bahan baku tapioka ini berada di Kecamatan Naga Juang, Siabu dan Kecamatan Bukit Malintang.

“Lokasi yang memenuhi syarat untuk perkebunan untuk ubi ini ada tiga sasaran yakni Naga Juang, Bukit Malintang, Siabu, dengan luas 6.492 ha yang semuanya lahan masyarakat,” kata kadis.

Pihak investor memang meminta syarat ketersediaan lahan sekitar 6.500 hektar lahan ubi kayu.

Surianto satu dari 3 investor Sumut Jumat (1/11/2019) menjelaskan, untuk bahan baku pabrik tapioka proyeksinya paling minimum  membutuhkan 500 ton ubi kayu perhari. Tentu dengan jumlah ini harus didukung dengan bahan baku yang cukup. Sedangkan untuk lahan yang dibutuhkan adalah seluas 6.500 hektar.

“Kita lihat dulu persiapan lahan apakah sesuai atau mencukupi dengan kapasitas minimum yang diharapkan,” ujar pengusaha yang sudah 30 tahun bergerak dalam bidang tapioka itu.

 

Sumber : Madina Bisnis

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pjs Bupati Minta RSU Panyabungan Tegas Kepada Keluarga Pasien Covid

    Pjs Bupati Minta RSU Panyabungan Tegas Kepada Keluarga Pasien Covid

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pjs Bupati Madina, Ir. H. Dahler Lubis kelihatan marah kepada pimpinan RSU Panyabungan yang dinilai teledor menangani keluarga pasien Covid-19. Kepada wartawan, Jum’at (16/10/2020) Dahler menyikapi keteledoran pihak RSU Panyabungan yang diduga membiarkan orangtua pasien Covid dari Muarasipongi keluyuran keluar masuk kamar pasien. Harusnya RSU Panyabungan tidak mentolelir itu, agar keluarga […]

  • Turki Serukan Dunia Islam Lawan Israel

    Turki Serukan Dunia Islam Lawan Israel

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ISTANBUL (Mandailing Onilne) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak pemimpin Muslim di seluruh dunia untuk bersatu dan melawan Israel. Pernyataan ini ia katakan beberapa hari setelah sejumlah rakyat Palestina tewas ditembak penembak jitu Israel dalam pawai yang menandai 70 tahun penjajah Israel. Berbicara dalam pertemuan istimewa Kerja Sama Organisasi Islam (OKI), Erdogan mengatakan, Israel […]

  • Sekda Lepas Keberangkatan 4 Calhaj Susulan

    Sekda Lepas Keberangkatan 4 Calhaj Susulan

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah (Sekda) Mandailing Natal (Madina) Gozali Pulungan melepas empat orang calon haji (Calhaj) dari Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan menuju Asrama Haji Medan, Minggu (19/6). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Madina H. Irfansyah Nasution, Kadis Sosial Dedy, Kadis Perdagangan Jhon Amriadi, […]

  • Singapura Lirik Kopi Ulu Pungkut
    Tak Berkategori

    Singapura Lirik Kopi Ulu Pungkut

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Importir Singapura mulai melirik bubuk kopi luwak yang diproduksi kelompok usaha Langgamtama, Desa Simpang Banyak Jae dan Simpang Banyak Julu, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina). “Singapore sudah meminta 2 ton, namun kita belum mampu membutuhi permintaan itu,” kata Mursal Lubis, pengurus Langgamtama kepada wartawan, Senin (6/5/2013) di Panyabungan. . […]

  • DPR akan Panggil Kapolri Soal Larangan Polwan Berjilbab

    DPR akan Panggil Kapolri Soal Larangan Polwan Berjilbab

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi III DPR RI akan meminta keterangan Kapolri soal aturan yang melarang polisi wanita mengenakan jilbab. Pernyataan itu disampaikan anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Aboe Bakar Alhabsyi. “Kita akan tanyakan pada rapat kerja Selasa ini Insya Allah,” kata Aboe ketika dihubungi, Minggu (16/6). Pada dasarnya, tutur Aboe, setiap polwan harus […]

  • Pemda Madina Gelar Rapat Evaluasi Penyerapan Anggaran

    Pemda Madina Gelar Rapat Evaluasi Penyerapan Anggaran

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan rapat evaluasi pelaksanaan program/kegiatan penyerapan anggaran OPD di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Senin (12/12). Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution itu membahas dampak inflasi menjelang natal dan tahun baru (nataru), mengevaluasi kinerja setiap dinas di Pemkab Madina […]

expand_less