Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
  • print Cetak


Jelang Lebaran 1432 Hijriyah

TEBING TINGGI-
Untuk menghindari kepadatan arus mudik jelang lebaran 1432 H, pemudik diimbau memilih jalur alternatif saat melangsungkan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Juliani Prihatini, kepada Sumut Pos diruang kerjanya, Jumat (26/8) menyarankan, bagi pemudik, hendaknya meng gunakan jalur alternatif menuju Ko ta Medan melalui jalur Dolok Masihul.

“Titik-titik rawan kemacatan terdapat di Jembatan Titi Kuning, perbatasan Kabupaten Serdang Bedagai-Tebing Tinggi, tepatnya KM 72-77, diperkirakan akan padat pada H-3 dan H-2. Pasalnya, badan jalan di lokasi ini, mengalami penyempitan karena banyaknya truk yang parkir istirahat,” terang Juliani.

Ditambahkan Juliani, di Jalan Sudirman inti kota juga diperkirakan mengalami kemacatan, karena banyaknya warga yang berbelanja. “Untuk mengatasi itu semua, personel telah kita tempatkan di Pos Pam sampai 24 jam,” katanya.

Sementara untuk jalur alternatif Tebing Tinggi-Medan via Dolok Masihul, sebutnya, sangat baik dilalui pengendara sepeda motor dan mobil pribadi tujuan Medan. Rute yang ditempuh sekitar 75 Km, diantaranya melalui Pos pam Simpang Beo, Jalan KL Yosudarso, Kota Tebing Tinggi, memutar kekiri langsung menuju Dolok Masihul, Kota Galang, kemudian keluar di Kota Lubuk Pakam.

Sementara untuk titik rawan kecelakaan, ucapnya, berada di Jalan Tebing Tinggi-Pematang Siantar, tepatnya KM 100-101 di Desa Limbong, jalur Tebing Tinggi-Asahan KM 87-88 tepatnya di Desa Paya Pasir, Sergai. Untuk Jalan Soekarno Hatta, kondisi jalan terdapat median pembatas jalan setinggi hampir satu meter dan di kawasan Gunung Lauser Kota Tebing Tinggi, kondisi jalannya berlobang.

Dia mengimbau, agar mudik berjalan lancar, sebaiknya pemudik terlebih dulu memeriksa kondisi ban, tekanan angin dan air radiator. “Periksa kelengkapan surat kenderaan, patuhi semua rambu dan marka jalan, tetap dilajur kiri, lajur kanan hanya untuk mendahului, pilih jalan alternative untuk menghindari kemacetan dan khusus pengendara roda dua, wajib memakai helm SNI dan lampu utama di nyalakan,” jelasnya.
Terpisah, Dinas PU Deli Serdang menyiapkan beberapa jalur alternatif untuk kendaraan roda dua dan empat.

“Ada beberapa jalur alternatif yang kita siapkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat di beberapa titik di wilayah Kabupaten Deli Serdang,” kata Kepala Dinas PU Pemkab Deli Serdang Ir Faisal melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Khairum Rizal, Jumat (26/8).

Rizal menjelaskan, untuk jalur alternatif yang dapat dilalui roda dua dan roda empat, terdapat di jalur Simpang Tuntungan-Kutalimbaru-Taburan-Tanduk Benua-Bandar Baru (Simpang Pramuka), dengan panjang jalur 37, 8 kilometer (Km).

“Warga yang ingin pulang kampung ke Berastagi, tidak harus melintasi Jalan Djamin Ginting, tapi bisa melewati jalur alternatif lain,” sarannya.
Jalur alternatif lain yang dapat dilintasi, jalur Kecamatan Deli Tua atau melintasi Lapangan Sejati Medan Johor-Simpang Batu Penjemuran-Namorambe-Sembahe panjang jalur 30 Km.

Selain itu, bagi pemudik yang hendak menghindari kemacetan di pasar tradisional dan adanya jalan longsor di jalan Djamin Ginting Km 26, tepatnya di Desa Sugau Kecamatan Pancur Batu, dapat melintasi Batu Penjemuran-Durian Tonggal-Pancur Batu dengan panjang jalur 8 Km.
Disebutkanya, jalur alternatif khsusu mudik itu dipersiapkan dengan kelas jalan kabupaten yang hanya dapat dilalui kendaran roda enam kebawah.(mag-3/btr)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kipang Panyabungan Belum Ditangani Baik

    Kipang Panyabungan Belum Ditangani Baik

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kipang Panyabungan sebagai penganan khas Mandailing sejauh ini sisi pemasarannya belum ditangani dengan baik. “Selayaknya sebagai makanan ciri kahs, kipang ini harus dipajangkan berjejer pada satu tempat yang khusus,” kata anggota DPRD Madina, Iskandar Hasibuan, Rabu (31/7/2013). Tempat khusus yang dimaksud adalah suatu lokasi pemasaran yang ditata tersendiri dan khas dan […]

  • Kasus Dana Desa Darussalam Masih Diproses Inspektorat Madina

    Kasus Dana Desa Darussalam Masih Diproses Inspektorat Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengaduan masyarakat Desa Darussalam Kecamatan Panyabungan terkait dugaan korupsi Dana Desa TA 2017 oleh pemerintahan desa, masih dalam proses pemeriksaan Inspektorat Mandailing Natal. Itu dikatakan Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Tindaklanjut Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal, Junaedi menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Rabu (29/8/2018). Junaedi menyatakan belum bisa memastikan kapan […]

  • Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

    Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini banyak pesan broadcast yang tersebar secara berantai mengenai dampak pemakaian plastik daur ulang kemasan berwarna hitam yang membahayakan tubuh. Selain bahaya terhadap kesehatan perlu diperhatikan juga kehalalan bahan pembuatnya. Dr Roy Sparringa, Deputi Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) mengatakan, plastik hitam atau yang sering disebut sebagai […]

  • Hakim Kabulkan PK Ali Makmur

    Hakim Kabulkan PK Ali Makmur

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis hakim Pengadilan Negeri Mandailing Natal (Madina) mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding, pada sidang PK, Kamis (6/3/2014). Dalam amar pendapatnya, hakim menyatakan ada 4 item yang menyebabkan permohonan PK Ali Makmur ini dikabulkan dan layak diteruskan kepada Mahkamah Agung. Pertama, bahwa benar adanya novum atau […]

  • Kuburan Godang Abad 8 di Pidoli

    Kuburan Godang Abad 8 di Pidoli

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Di Desa Pidoli Lombang, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, ada makam besar. Perkiraan dibina abad 8 Masehi. Para arkeolog menyebutnya Makam Godang. Tetapi, warga Desa Pidoli menyebutnya Kuburan Godang (Kuburan Besar). Kuburan ini berlokasi di kawasan persawahan arah selatan pemukiman Pidoli Lombang. Dapat dijangkau melalui jalan tanah dengan kenderaan roda empat, sekitar 200 meter dari […]

  • Delapan Rumah Terbakar di Longat

    Delapan Rumah Terbakar di Longat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Setidaknya 4 rumah hangus total dan 4 rusak dalam peristiwa kebakaran di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat, Mandailing Natal, Rabu siang (22/4/2020). Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Warga menyebutkan, kobaran api dengan cepat menjalar ke rumah warga lainnya karena angin yang bertiup kencang. Warga berramai ramai memadamkan api secara manual. […]

expand_less