Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
  • print Cetak


Jelang Lebaran 1432 Hijriyah

TEBING TINGGI-
Untuk menghindari kepadatan arus mudik jelang lebaran 1432 H, pemudik diimbau memilih jalur alternatif saat melangsungkan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Juliani Prihatini, kepada Sumut Pos diruang kerjanya, Jumat (26/8) menyarankan, bagi pemudik, hendaknya meng gunakan jalur alternatif menuju Ko ta Medan melalui jalur Dolok Masihul.

“Titik-titik rawan kemacatan terdapat di Jembatan Titi Kuning, perbatasan Kabupaten Serdang Bedagai-Tebing Tinggi, tepatnya KM 72-77, diperkirakan akan padat pada H-3 dan H-2. Pasalnya, badan jalan di lokasi ini, mengalami penyempitan karena banyaknya truk yang parkir istirahat,” terang Juliani.

Ditambahkan Juliani, di Jalan Sudirman inti kota juga diperkirakan mengalami kemacatan, karena banyaknya warga yang berbelanja. “Untuk mengatasi itu semua, personel telah kita tempatkan di Pos Pam sampai 24 jam,” katanya.

Sementara untuk jalur alternatif Tebing Tinggi-Medan via Dolok Masihul, sebutnya, sangat baik dilalui pengendara sepeda motor dan mobil pribadi tujuan Medan. Rute yang ditempuh sekitar 75 Km, diantaranya melalui Pos pam Simpang Beo, Jalan KL Yosudarso, Kota Tebing Tinggi, memutar kekiri langsung menuju Dolok Masihul, Kota Galang, kemudian keluar di Kota Lubuk Pakam.

Sementara untuk titik rawan kecelakaan, ucapnya, berada di Jalan Tebing Tinggi-Pematang Siantar, tepatnya KM 100-101 di Desa Limbong, jalur Tebing Tinggi-Asahan KM 87-88 tepatnya di Desa Paya Pasir, Sergai. Untuk Jalan Soekarno Hatta, kondisi jalan terdapat median pembatas jalan setinggi hampir satu meter dan di kawasan Gunung Lauser Kota Tebing Tinggi, kondisi jalannya berlobang.

Dia mengimbau, agar mudik berjalan lancar, sebaiknya pemudik terlebih dulu memeriksa kondisi ban, tekanan angin dan air radiator. “Periksa kelengkapan surat kenderaan, patuhi semua rambu dan marka jalan, tetap dilajur kiri, lajur kanan hanya untuk mendahului, pilih jalan alternative untuk menghindari kemacetan dan khusus pengendara roda dua, wajib memakai helm SNI dan lampu utama di nyalakan,” jelasnya.
Terpisah, Dinas PU Deli Serdang menyiapkan beberapa jalur alternatif untuk kendaraan roda dua dan empat.

“Ada beberapa jalur alternatif yang kita siapkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat di beberapa titik di wilayah Kabupaten Deli Serdang,” kata Kepala Dinas PU Pemkab Deli Serdang Ir Faisal melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Khairum Rizal, Jumat (26/8).

Rizal menjelaskan, untuk jalur alternatif yang dapat dilalui roda dua dan roda empat, terdapat di jalur Simpang Tuntungan-Kutalimbaru-Taburan-Tanduk Benua-Bandar Baru (Simpang Pramuka), dengan panjang jalur 37, 8 kilometer (Km).

“Warga yang ingin pulang kampung ke Berastagi, tidak harus melintasi Jalan Djamin Ginting, tapi bisa melewati jalur alternatif lain,” sarannya.
Jalur alternatif lain yang dapat dilintasi, jalur Kecamatan Deli Tua atau melintasi Lapangan Sejati Medan Johor-Simpang Batu Penjemuran-Namorambe-Sembahe panjang jalur 30 Km.

Selain itu, bagi pemudik yang hendak menghindari kemacetan di pasar tradisional dan adanya jalan longsor di jalan Djamin Ginting Km 26, tepatnya di Desa Sugau Kecamatan Pancur Batu, dapat melintasi Batu Penjemuran-Durian Tonggal-Pancur Batu dengan panjang jalur 8 Km.
Disebutkanya, jalur alternatif khsusu mudik itu dipersiapkan dengan kelas jalan kabupaten yang hanya dapat dilalui kendaran roda enam kebawah.(mag-3/btr)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Elemen Masyarakat Menolak 3 Orang Anggota KPU Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seratus orang dari berbagai elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) membubuhkan tandatangan dalam surat laporan keberatan pencalonan kembali 3 orang anggota KPU Madina. Ketiga orang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina tersebut adalah Raimah Siregar SP, Khollad Daulay dan Elvi Aida. Ketiganya dinyatakan tak layak lagi menjadi anggota KPU untuk priode mendatang, […]

  • Jelang Ramadan, Pedagang dan Pembeli Daging Sepi

    Jelang Ramadan, Pedagang dan Pembeli Daging Sepi

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu hari menjelang puasa Ramadan, harga daging di Panyabungan dan Kotanopan sebesar Rp.120.000 per kilo gram. Pantauan Mandailng Online di pasar baru Panyabungan dan pasar Kotanopan, Rabu (17/6) posisi pukul 13.10 WIB, harga daging kerbau dan lembu sebesar  Rp.120.000 per kilo gram, tulang sup sebesar Rp.80.000 per kilo gram. Sedangkan kikil […]

  • Nila Sari Mengaku Terharu Saat Memproduksi Film “Si Bisuk Naoto”

    Nila Sari Mengaku Terharu Saat Memproduksi Film “Si Bisuk Naoto”

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDEMPUAN (Mandailing Online) – Nila Sari yang memerankan tokoh Lia di Film “Si Bisuk Naoto” mengaku terharu kala pihaknya dari Nila Sari Pro bekerjasama dengan tim kreatif Tympanum Novem Multimedia dari Siabu, Mandailing Natal dalam memproduksi film tersebut. “Saya terharu karena di tangan Tympanum, yang tidak bisa akting pun menjadi bisa,” katanya kepada Mandailing […]

  • Yusuf Nasution Diulosi Warga Pakantan

    Yusuf Nasution Diulosi Warga Pakantan

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Madina, Drs. H. Yusuf Nasution, M.Si diulosi masyarakat Pakantan sebagai ungkapan “godang ni roha” masyarakat terhadap kunjungan silaturrahim calon bupati nomor 1 itu. Warga menyambut antusias, dengan harapan pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis mampu membawa perubahan bagi Madina kepada yang lebih baik di masa-masa mendatang. Di dalam visi misi pasangan […]

  • Pupuk Bersubsidi Langka, Petani Madina Resah

    Pupuk Bersubsidi Langka, Petani Madina Resah

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pupuk bersubsidi zenis ZA dan Ponska kembali langka di Mandailing Natal (Madina). Akibatnya para pertani resah. Sejumlah petani Kecamatan Siabu, Panyabungan dan beberapa wilayah lainnya mengaku pusing memasuki musim tanam saat ini. “Kita kesulitan untuk mendapatkan pupuk subsidi terutama jenis ZA, Ponska pada kios-kios pengecer, karena barangnya tidak ada,” ujar Erwin […]

  • Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

    Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Generasi Muda dan Anggota Komunitas Forum Kajian Akhwat Islam Generasi muda adalah generasi penerus yang mana di tangan merekalah perubahan suatu bangsa itu berada, baik perubahan ke arah yang baik atau pun rusak. Semua itu tergantung bagaimana generasi ini dididik. Oleh karena itu, sangat penting sekali memperhatikan bagaimana pendidikan […]

expand_less