Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Yang Muda Bisa Juga Jadi Raksasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
  • print Cetak

Oleh : Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin

Masayoshi Son adalah pendiri SoftBank saat masih berusia 24 tahun. Kini, SoftBank menginjak usia 39 tahun dengan jumlah karyawan sekitar 38.000 di seluruh dunia dikutip dari website resmi SoftBank.

Pria lulusan UC Berkeley California ini berhasil mengembangkan SoftBank menjadi perusahaan terbesar kedua di Jepang setelah Toyota dan ke 36 Dunia sebagai perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek (Limited Company). Son sendiri merupakan orang terkaya ke 43 dunia tahun 2019 menurut daftar Forbes.

SoftBank adalah perusahaan raksasa yang bergerak di bidang investment, jadi SoftBank adalah bank investasi bukan bank komersil. Dalam dunia Finance, investasi pada perusahaan start-up biasanya dilakukan oleh Venture Capital (VC).

SoftBank mendirikan Vision Fund Investment sebagai perusahaan Venture Capital mereka yang menyuntikkan dana ke berbagai perusahaan di seluruh dunia. Nilai investasi SoftBank pada Vision Fund Investment adalah U$ 100 Billion atau sekitar Rp. 1420 Triliun. Jika dibandingkan dengan APBN pendapatan Indonesia, investasi ini sekitar 65% dari APBN 2019. Nilai yang spektakuler untuk sebuah perusahaan. Raksasa bukan? Nilai APBN Indonesia sendiri adalah terbesar ke 16 dunia dan terbesar di Asia Tenggara.

Di Indonesia, Vision Fund Investment (anak usaha SoftBank) berinvestasi di Grab, OYO, Alodokter, Shopback, CoHive, Tokopedia dan Klook. Ini baru pasar Indonesia. Pasar dunia yang dikuasai seperti wework, Arm, Uber, Sprint, Vodafone, Yahoo! Japan, Alibaba, dan masih banyak lagi.

Masayoshi Son dan SoftBank

Salah satu quote Masayoshi Son yang melekat pada banyak ingatan adalah ‘dalam tennis, kamu akan memukul keras bola yang jatuh hasil operan lawan, lakukan juga yang seperti itu dalam investasi’

Dalam menyelaraskan masa depan perusahaan terkait efek Covid-19, SoftBank mulai investasi di bidang delievery makanan, belajar virtual dan bidang kesehatan. Ini adalah kesempatan untuk anak bangsa mendirikan start-up jika ingin dilirik salah Venture Capitalist terbesar dunia.

Jadi, usia bukanlah batasan untuk kita berkarir. Usia bukanlah batasan untuk kita bermimpi tinggi, siapapun berhak sukses tanpa batasan apapun selama masih dalam koridor hukum dan agama. Jadilah Raksasa.***

(Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin tinggal di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut / calon wakil bupati Mandailing Natal)

Referensi :

https://www.softbank.jp/en/corp/aboutus/

https://www.businessinsider.com/running-list-softbank-investments-2017-7?r=US&IR=T#berkshire-grey-263-million-64

https://www.kemenkeu.go.id/apbn2019

https://databank.worldbank.org/data/download/GDP.pdf

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oji Ganding Batal Dilantik

    Oji Ganding Batal Dilantik

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 39 orang dilantik dan diambil sumpahnya menjadi anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) priode 2014-2019 hasil Pemilu 2014 pada rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Madina, Selasa (2/9/2014). Sejatinya jumlah yang dilantik sebanyak 40 orang, namun Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding tidak bisa hadir. Informasi di gedung dewan menyebutkan bahwa Oji […]

  • Penumpang Betor Melonjak di Panyabungan Jelang Lebaran

    Penumpang Betor Melonjak di Panyabungan Jelang Lebaran

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Jumlah penumpang beca bermotor di Panyabungan, Mandailing Natal, mengalami lonjakan menjelang Idul Fitri. Peningkatan penumpang becak bermotor (betor) ini didominasi kaum ibu rumah tangga dan anak-anak yang ingin belanja baju dan perlengkapan lebaran, meskipun pada dasarnya ada juga yang datang untuk membeli keperluan lainya seperti membeli sayur dan barang dagangan bagi […]

  • KontraS Sumut: Pemidanaan Dua Youtuber di Medan Membunuh Demokrasi

    KontraS Sumut: Pemidanaan Dua Youtuber di Medan Membunuh Demokrasi

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – KontraS Sumatera Utara menyatakan pemidanaan dua youtuber di Medan merupakan pembuhuhan terhadap demokrasi dan kontrol sosial publik. Dimikian rilis pers Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut yang diterima redaksi Mandailing Online, Senin (5/4/2021). KontraS Sumut mengungkap, sidang perkara pidana Reg. No. 3564/Pid.Sus/2020/PN Mdn dengan Terdakwa dua Youtuber […]

  • Bupati Dinilai Tak Becus Membina BPA, Mosi Tak Percaya Kepada Bupati Disiapkan

    Bupati Dinilai Tak Becus Membina BPA, Mosi Tak Percaya Kepada Bupati Disiapkan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sutan Palembang Nasution salah satu raja Mandailing mengecam pendapat bupati Mandailing Natal (Madina) yang menyebutkan pengurus Badan Pemangku Adat (BPA) sudah meninggal dunia dan uzur. “Sangat aneh seorang Bupati mengatakan pengurus BPA sudah uzur,” katanya Senin (10/11). “Saya yakin apabila hal ini tidak segera diklarifikasi oleh bupati, maka seluruh raja-raja yang […]

  • Gencatan Senjata Israel, Kemenangan Bagi Palestina?

    Gencatan Senjata Israel, Kemenangan Bagi Palestina?

    • calendar_month Minggu, 30 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nur Wahida Lota Mahasiswi, tinggal di Samarinda Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina telah terjadi di jalur Gaza, namun serangan masih terus dilakukan oleh polisi Israel terhadap warga Palestina di kompleks masjid Al-Aqsa pada dini hari usai shalat, polisi Israel menyerbu warga Palestina dengan menembakkan gas air mata, Jumat (21/05/2021). Meskipun gencatan […]

  • Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

    Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidimpuan Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) merupakan penyakit yang lebih parah daripada hewan. Pasalnya, hewan saja tak ingin mendekati sesama jenis, untuk melampiaskan nafsunya, namun mengapa manusia mau? Sungguh, maksiat yang lebih parah daripada hewan yang tak berakal. Manusia diberikan akal oleh Allah agar dapat membedakan yang batil […]

expand_less