Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

1 November, Inalum Jadi Milik Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Tim perunding Indonesia dan konsorsium Nippon Asahan Aluminium (NAA), hingga kini belum juga mencapai kesepakatan terkait besaran nilai kompensasi yang harus dibayarkan Indonesia sebagai pengganti saham NAA yang mencapai 58 persen pada PT Inalum. Padahal kontrak kerjasama antara Indonesia dengan Jepang sudah harus berakhir 31 Oktober 2013 mendatang.

“Sampai hari ini pembicaraan masih seperti kemarin. Belum ada kesepakatan berapa nilai buku dari total seluruh aset Inalum yang ada. Hanya bedanya, kini kita sudah sama-sama mengerti situasi masing-masing,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Agus Tjahyono.

Menurut Agus, adanya saling memahami kondisi masing-masing ini, merupakan terobosan baru. Karena dengan demikian, pembicaraan dapat lebih mudah dilakukan. Dan diharapkan dalam waktu dekat dapat dicapai kesepakatan bersama.

“Dalam dua minggu ini tim Jepang ada di sini. Secara marathon kita terus melakukan perundingan. Setiap hari, bahkan itu dari jam 8 pagi sampai 18.00 WIB. Ini kita lakukan karena sama-sama menyadari betapa pentingnya perundingan ini dilakukan untuk mencapai kesepakatan,” ujarnya.

Sayangnya meski mengaku pertemuan rutin dilakukan, Agus yang juga merupakan salah seorang tim perunding Indonesia ini, belum dapat memastikan apakah pada pertemuan kali ini kesepakatan akan dapat dicapai. Ia hanya menyatakan, kemungkinan kalau pun nantinya kesepakatan belum tercapai hingga berakhirnya batas waktu, Inalum tetap akan menjadi milik Indonesia sebagaimana kontrak yang ditandatangani tahun 1978 lalu.

Alasannya sederhana, karena pada hakikatnya permasalahan hanya terkait selisih nilai buku. Di mana seperti yang sebelumnya pernah dikemukakan Sekretaris Jenderal Kemenperin, Ansari Bukhari, Jepang mengusulkan nilai buku sebesar US$650 juta.

Sementara Indonesia mengacu pada hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang nilainya berada di bawah angka tersebut. Selisihnya berkisar US$150 juta-US$200 juta.

“Jadi hanya masalah perbedaan sudut pandang. Misalnya kesepakaatan belum tercapai, maka selisih perbedaan angka akan kita masukkan pada escrow account. Sederhananya begini, kita contohkan mereka mengatakan nilainya 10, sementara kita mengatakan 5. Nah selisihnya kan berarti ada 5. Itu yang disimpan pada sebuah rekening bersama atau pihak ketiga yang telah disepakati,” katanya.

Dengan adanya opsi ini, maka proses pengambilalihan Inalum pada 31 Oktober mendatang menurut Agus menjadi tidak akan terganggu.

“Jadi intinya perbedaan tidak akan merusak hubungan kedua negara. Tapi memang adanya selisih angka tersebut membuat kita susah. Kalau kita (tim perunding Indonesia) mengalah dan mengikuti kemauan Jepang, nanti banyak pihak yang memertanyakannya. Kenapa harus mengalah? Kita juga yang akan repot. Makanya sampai saat ini kita masih terus melakukan upaya-upaya perundingan sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujarnya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Madina, Perempuan Lebih Banyak Datang ke TPS

    Pilkada Madina, Perempuan Lebih Banyak Datang ke TPS

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Total Tingkat Kehadiran Hanya 57,47 % PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar amatan Mandailing Online di website KPU Madina, jumlah yang datang ke TPS atau yang menyalurkan hak pilih sebanyak 189.477 orang terdiri dari 85.365 pria dan 101.162 perempuan. Jumlah itu dari DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 329.697 terdiri dari 158.404 pria dan 168.473 perempuan. Berdasar […]

  • Obor Literasi Mandailing Online

    Obor Literasi Mandailing Online

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   … Bukalah media sosialmu sekarang, jagat digital rasanya tidak berbeda jauh dengan pasar malam yang riuh rendah, riuh pikuk, dan penuh sesak oleh teriakan-teriakan yang saling tumpang tindih demi berebut perhatian. Arus modernisasi telah bergerak begitu cepat, mengikat batin dan keseharian kita dalam jaringan yang […]

  • Pengacara Ragukan Keterangan Saksi Polisi

    Pengacara Ragukan Keterangan Saksi Polisi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN (Mandailing Online) – Sidang lanjutan penganiayaan Kapolsek Dolok Pardamean, Kompol Anumerta Andar Siahaan kembali dilaksanakan di PN Simalungun, Senin (11/11). Pengacara terdakwa Wariyanto dan Jasarmen Sinaga, Gredo Tarigan mengatakan keterangan tiga anggota Polsek Dolok Pardamean yang dijadikan sebagai saksi, diragukan dan tidak faktual. Dalam tanggapan (duplik) penasihat hukum atas tanggapan (replik) Jaksa Penuntut Umum […]

  • Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar Mahasiswa   Tak lama ini kita dihebohkan deklarasi oleh para pejabat desa atau perangkat desa yang tergabung dalam organisasi APDESI yang mendukung presiden kita menjabat sampai 3 periode. Isu 3 periode tak heran lagi di berita nasional untuk saat ini. Ada beberapa alasan para anggota APDESI ini untuk mendeklarasikan presiden 3 […]

  • PAD Naik 50 Persen di RPAPBD Madina 2021

    PAD Naik 50 Persen di RPAPBD Madina 2021

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik 50 persen di Rancangan Perubahan APBD Mandailing Natal TA 2021. Pada APBD murni PAD ditarget sebesar Rp 100.203.036.445, pada RPAPBD ini menjadi 150.203.036.445. Kenaikan sebesar Rp 50.125.204.608. Itu diketahui dari nota keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Mandailing Natal (Madina) TA 2021 yang […]

  • DCS Dapil 5 PKPI Madina

    DCS Dapil 5 PKPI Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 PKPI Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

expand_less