Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

1 November, Inalum Jadi Milik Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Tim perunding Indonesia dan konsorsium Nippon Asahan Aluminium (NAA), hingga kini belum juga mencapai kesepakatan terkait besaran nilai kompensasi yang harus dibayarkan Indonesia sebagai pengganti saham NAA yang mencapai 58 persen pada PT Inalum. Padahal kontrak kerjasama antara Indonesia dengan Jepang sudah harus berakhir 31 Oktober 2013 mendatang.

“Sampai hari ini pembicaraan masih seperti kemarin. Belum ada kesepakatan berapa nilai buku dari total seluruh aset Inalum yang ada. Hanya bedanya, kini kita sudah sama-sama mengerti situasi masing-masing,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Agus Tjahyono.

Menurut Agus, adanya saling memahami kondisi masing-masing ini, merupakan terobosan baru. Karena dengan demikian, pembicaraan dapat lebih mudah dilakukan. Dan diharapkan dalam waktu dekat dapat dicapai kesepakatan bersama.

“Dalam dua minggu ini tim Jepang ada di sini. Secara marathon kita terus melakukan perundingan. Setiap hari, bahkan itu dari jam 8 pagi sampai 18.00 WIB. Ini kita lakukan karena sama-sama menyadari betapa pentingnya perundingan ini dilakukan untuk mencapai kesepakatan,” ujarnya.

Sayangnya meski mengaku pertemuan rutin dilakukan, Agus yang juga merupakan salah seorang tim perunding Indonesia ini, belum dapat memastikan apakah pada pertemuan kali ini kesepakatan akan dapat dicapai. Ia hanya menyatakan, kemungkinan kalau pun nantinya kesepakatan belum tercapai hingga berakhirnya batas waktu, Inalum tetap akan menjadi milik Indonesia sebagaimana kontrak yang ditandatangani tahun 1978 lalu.

Alasannya sederhana, karena pada hakikatnya permasalahan hanya terkait selisih nilai buku. Di mana seperti yang sebelumnya pernah dikemukakan Sekretaris Jenderal Kemenperin, Ansari Bukhari, Jepang mengusulkan nilai buku sebesar US$650 juta.

Sementara Indonesia mengacu pada hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang nilainya berada di bawah angka tersebut. Selisihnya berkisar US$150 juta-US$200 juta.

“Jadi hanya masalah perbedaan sudut pandang. Misalnya kesepakaatan belum tercapai, maka selisih perbedaan angka akan kita masukkan pada escrow account. Sederhananya begini, kita contohkan mereka mengatakan nilainya 10, sementara kita mengatakan 5. Nah selisihnya kan berarti ada 5. Itu yang disimpan pada sebuah rekening bersama atau pihak ketiga yang telah disepakati,” katanya.

Dengan adanya opsi ini, maka proses pengambilalihan Inalum pada 31 Oktober mendatang menurut Agus menjadi tidak akan terganggu.

“Jadi intinya perbedaan tidak akan merusak hubungan kedua negara. Tapi memang adanya selisih angka tersebut membuat kita susah. Kalau kita (tim perunding Indonesia) mengalah dan mengikuti kemauan Jepang, nanti banyak pihak yang memertanyakannya. Kenapa harus mengalah? Kita juga yang akan repot. Makanya sampai saat ini kita masih terus melakukan upaya-upaya perundingan sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujarnya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • STOP Menilai Manusia dari Tampilan

    STOP Menilai Manusia dari Tampilan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Sudah saatnya kita mengubah cara pandang dalam membangun organisasi, lembaga, bahkan pemerintahan. Jangan lagi menjadikan kecantikan, ketampanan, postur tubuh, usia, atau latar belakang sebagai ukuran utama untuk menentukan siapa yang layak diberi kesempatan. Yang jauh lebih penting adalah karakter, komitmen, kejujuran, konsistensi, disiplin, serta kemauan untuk bekerja dan belajar. Setiap […]

  • Garuda Indonesia Beri Tiket Kereta Api Gratis ke Kualanamu

    Garuda Indonesia Beri Tiket Kereta Api Gratis ke Kualanamu

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Garuda Indonesia Bekerjasama dengan PT Railink memberikan promo khusus kepada pelanggan Garuda Indonesia yang terbang menuju Bandara Kualanamu International Airport (KNIA). Marketing & Sales Manager, PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Branch Office Medan, Susan saat dihubungi Tribun melalui seluler mengatakan Promo tersebut adalah setiap pelanggan Garuda Indonesia akan mendapatkan tiket Kereta Api Bandara […]

  • Fakrizal Efendi Nasution Reses di Panyabungan, Timbulkan Kesadaran Pentingnya Putra Daerah di DPRD Sumut

    Fakrizal Efendi Nasution Reses di Panyabungan, Timbulkan Kesadaran Pentingnya Putra Daerah di DPRD Sumut

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keberadaan putra daerah Mandailing Natal di lembaga DPRD Sumut kian terasa sebagai kebutuhan urgen, karena lebih memahami kondisi dan aspirasi rakyat setempat sebagai kampung halamannya. Putra daerah yang dimaksud adalah figur yang lahir, besar dan tinggal di Mandailing Natal. Figur seperti ini, selain lebih memahami situasi daerahnya, juga memiliki beban kewajiban […]

  • ‘Raja Sawit’, LABA ATAU BALA ?

    ‘Raja Sawit’, LABA ATAU BALA ?

    • calendar_month Jumat, 1 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : NURSAMSI*   Di Indonesia tanaman kelapa sawit menjadi tanaman primadona bahkan ditingkat internasional, siapa yang tidak tergiur dengan harga dan keuntungan yang diperoleh darinya. Banyak petani dan pelaku usaha terjun di dalamnya. Begitu juga dengan industri-industri di tanah air banyak yang berkecimpung mengambil anugrah darinya. Hal ini tentu sangat menguntungkan Indonesia mengingat Indonesai […]

  • 14 tersangka perusak Kantor KPU Dairi

    14 tersangka perusak Kantor KPU Dairi

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online) – Sejumlah 14 warga Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, ditetapkan menjadi tersangka pencurian dan perusakan kantor Komisi Pemilihan Umum setempat pada Selasa (8/10). “Sebanyak 14 orang dinyatakan tersangka, salah satu di antaranya adalah wanita,” kata Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, hari ini. Ia mengatakan […]

  • Bertemu Cak Imin, Bupati Sukhairi Serahkan Oleh-Oleh Berupa Kopi Mandheling

    Bertemu Cak Imin, Bupati Sukhairi Serahkan Oleh-Oleh Berupa Kopi Mandheling

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    DELISERDANG (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menjumpai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa di ruang VIP Bandara Kualanamu, Deliserdang, Kamis (23/6). Dalam pertemuan tersebut Sukhairi menyerahkan kopi Mandheling sebagai oleh-oleh bagi Wakil Ketua DPR RI itu. Kedatangan pria yang akrab disapa Cak Imin ini ke Sumatera Utara dalam rangka menyampaikan […]

expand_less