Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

23 September, Pendaftaran CPNS Palas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
  • print Cetak

PALAS, – Pada tanggal 23 September 2013 mendatang hingga 4 Oktober, Pemkab Palas secara resmi membuka pendaftaran lowongan penerimaan CPNSD Palas formasi TA 2013. Hal itu sesuai dengan surat Menpan RI No r/177.F/M.PAN-RB/08/2013 tentang persetujuan rencana formasi CPNSD untuk pelamar umum TA 2013. Dimana lowongan yang dibutuhkan sebanyak 91 orang.

Demikian disampaikan Kepala BKD Palas, Syaiful Bahri Siregar kepada tawan bebarpa waktu lalu.
Dimana katanya, rincian formasi CPNSD yang dibutuhkan untuk tenaga guru sebanyak 40 orang yakni Guru SD dengan jenjang pendidikan S1, guru SMKN 9 orang.

Kemudian untuk tenaga kesehatan 32 dengan rincian dokter gigi 1 orang, dokter umum 3 orang, bidan 17 orang, perawat 6 orang, anestesi 2 orang, perawat gigi 2 orang, perawat nutrisi 1 orang.
“Sementara untuk tenaga teknisi 10 orang. Sehingga jumlah total 91 orang,” ucapnya.

Ditanya apakah ada pelamar untuk jenjang pendidikan tingkat SMA, Syaiful mengatakan, untuk lebih jelasnya nanti diumumkan secara resmi. “Nanti diumumkan secara resmi, karena ini harus dilakukan rapat bersama nanti,” tukasnya.

Seleksi CPNS Paluta Belum Jelas
Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta) masih belum jelas dan tidak ada kepastiannya.

Baik soal jadwal atau waktu kemudian berapa jumlah yang diterima. Warga Paluta meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta untuk segera menyampaikannya kepada masyarakat. Hal ini menjadi bahan pertanyaan bagi warga khususnya para pelamar CPNS.

Aktivis Muda dan Pengamat Kabupaten Paluta Asmar Ismail Siregar, Kamis (19/9) mengatakan, dirinya juga sudah banyak mendapatkan pertanyaan yang sama mengenai kapan sebenarnya pelaksanaan pendaftara CPNS di Paluta dan formasi apa saja yang diterima tahun 2013 ini.

“Sudah banyak yang nanya. Dan memang karena dari media massa, kita ketahui di wilayah Tabagsel ini yang ada penerimaan CPNS cuma di Palas dan Paluta, makanya wajarlah para pelamar mempertanyakan kapan pelaksanaannya dan apa saja formasi yang dibutuhkan dan berapa jumlahnya,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta H Mora Harahap tidak berhasil dikonfirmasi. Namun sebelumnya Kabid Penerimaan dan Perencanaan (Penram) BKD Lairar Rusdi Nasution mengatakan, memang belum ada pembukaan penerimaan CPNS di Paluta.

Karena saat ini yang sudah mulai membuka penerimaan adalah untuk CPNS di pusat dan kementerian. Sedangkan daerah belum, karena belum keluarnya petunjuk pelaksanaannya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timor Leste v Indonesia

    Timor Leste v Indonesia

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pantang Anggap Remeh SIDOARJO, – Perjalanan Indonesia untuk menjadi juara piala AFF U-19 tahun 2013 kian dekat. Dalam laga babak semifinal, Indonesia akan berjumpa dengan saudara mudanya, Timor Leste yang bakal digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo sore (20/9) ini (Siaran langsung MNC TV pukul 16.00 WIB). Kedua tim menunjukkan kesiapannya dalam latihan kemarin sore. […]

  • Taman Kota Panyabungan akan Dijadikan Pusat Jajanan Malam

    Taman Kota Panyabungan akan Dijadikan Pusat Jajanan Malam

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Taman Kota Panyabungan, Madina di Kelurahan Kayu Jati Pasar Lama tepatnya di depan atau seberang jalan Pos Lalu Lintas Kota akan dijadikan sebagai pusat jajajan malam. Nantinya, para pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di sepanjang pinggir jalan protokol pada malam akan dipindahkan atau dilokalisasi ke Taman Kota itu. Hal ini dikatakan Wakil Bupati […]

  • Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

    Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah gerabah tanah liat yang diyakini material candi abad 9 hingga 11 Masehi ditemukan di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. “Kepingan gerabah tanah liat ini diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah di kawasan ini,” ungkap CEO Tympanum Novem Multimedia, Askolani Nasution menjawan Mandailing Online, Kamis (3/3) di Desa […]

  • Polres Madina Didesak Proses Penghina Wartawan

    Polres Madina Didesak Proses Penghina Wartawan

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal didesak secepatnya memproses kasus penghinaan profesi wartawan oleh seorang gadis berinisial Ra. Ra yang disebut berdomisli di kawasan Panyabungan itu dilaporkan ke Polres Mandailing Natal terkait statusnya di akun facebook menghina profesi wartawan. Pengaduan dilayangkan sejumlah wartawan ke Polres Madina pada Selasa (30/5) lalu. Pengaduan itu tertuang […]

  • Pemuda Desa Pidoli Lombang Libatkan diri Cari Pelaku Perkosaan Terhadap Warganya

    Pemuda Desa Pidoli Lombang Libatkan diri Cari Pelaku Perkosaan Terhadap Warganya

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): kasus perkosaan yang dialami SN ( 20 ) warga desa pidoli lombang, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) masih terus jadi tanda tanyak Pasalnya dari 4 orang yang terlibat dari  pengakuan korban. Baru 1 orang yang diamaankan kepolisian dari Polres Madina yakni inisial I bekerja sebagai tenaga […]

  • Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada dua orang Dubes yang paling disoroti dalam minggu ini. Mereka disorot bukan karena “berhasil” meredam pergolakan pemberontak FARC yang terkenal ganas di pedalaman Kolombia itu, juga bukan karena berhasil membuat gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand memperebutkan posisi strategis Kuil Preah Vihear, tapi mereka terkenal karena peranan keduanya dalam kasus “perburuan Nazaruddin” si burung […]

expand_less