Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
  • print Cetak

Film “Senandung Willeam” Butuh Setting Asli Tahun 1800-an
Panyabungan (MO) – Sutradara film “Biola Na Mabugang”, Askolani Nasution, Jum’at (17/2) mengakui bahwa saat ini banyak desakan untuk lebih dulu meluncurkan film “Biola Namabugang II” dan membelakangkan produksi film film “Senandung Willeam”.
Desakan itu berdasar banyaknya publik yang menunggu lanjutan kisah hidup Maliki dan Hanapi. Selain itu pertimbangan pasar tentu saja. Film “Biola Namabugang I” memang diluar dugaan bisa mendominasi pasar, bahkan pihak percetakan kalah cepat dengan laju pemasaran cd film tersebut . Cetakan kedua bahkan habis 2 ribu keping dalam waktu 2 jam saja, dan itu pembelian tunai.
“Saya sebenarnya lebih ingin langsung menggarap film “Senandung Willeam”. Selain karena skenario sudah siap, tinggal bedah buku, juga saya yakin lebih menciptakan satu trend baru,” tutur Askolani.
Dikataknnya, film “Senandung Willeam” sendiri bersetting tahun 1860-an, ketika Mandailing masih amat ‘jadul’ dan melibatkan pemerintahan Netherlands Indie (mulai dari tingkat Gubernur Jenderal, Inspektur Pendidikan Boemi Poetra, Gubernur Militer Sumatera, Asisten Residen Mandailing Angkola, noni-noni Belanda yang hilir mudik berkuda dari Panyabungan – Tano Bato, karnaval, dan lain-lain).
Ada juga adegan romansa dengan setting alam Mandailing yang masih bersahaja. Sarat sejarah, adat, dan budaya. Secara umum menggunakan bahasa Indonesia. Tujuannya agar bisa ternikmati penonton yang bukan penutur bahasa Mandailing. Tentu juga bahasa Belanda.
“Bahasa Indonesia yang kita gunakan relatif menggunakan akses Melayu,” katanya seraya melanjutkan bahwa pilihan itu berdasar pertimbangan sosiolinguistik saja.
Rencana syuting “Senandung Willeam” ditaksasi membutuhkan dana besar. Pasalnya setting aktivitas di sekolah yang didirikan Willem Iskander, membutuhkan gambaran lengkap. Dibutuhkan dana untuk membangun sekolah berdinding bambu beratap rumbia 3 dimensi di daerah Desa Pangkat Kecamatan Lembah Sorik Marapi.
Lokasi Desa Pangkat memenuhi syarat untuk setting alam yang amat mendukung: luas, sabana, sawah, kerbau, danau, hutan tropis, kontur tanah yang bergelombang, beberapa species ekosistem lahan pertanian, sepi, dan dukungan sudut kamera yang lentur.
“Untuk perkampungan kita rencanakan di Sibanggor (rumah tradisional beratap ijuk, batu-batu besar, kabut, tanah berkontur, dan dukungan kuda). Ada jalan setapak di antara sawah, cocok untuk sepeda ontel yang akan digunakan tokoh utama,” ungkap Askolani.
“ Kita memang masih ragu, apakah tokoh utama akan menggunakan celana panjang, sebab celana panjang baru ditemukan tahun 1830, sepuluh tahun sebelum tokoh utama lahir. Di beberapa arsip video kolonial yang kami temukan, beberapa tokoh belanda ada yang menggunakan celana panjang, ada yang pendek selutut. Makanya kita mesti bedah skenario dulu. Tentang ini kita memohon dukungan semua teman-teman,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pertama, Aliansi Kumpulkan 1,4 Juta Untuk Rizky Wasiah

    Hari Pertama, Aliansi Kumpulkan 1,4 Juta Untuk Rizky Wasiah

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Malintang Pos) : Hari pertama Gerakan Koin Cinta Untuk Rizky Wasiah, Jum’at (22/1) berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 1.468.000. Uang hasil kumpulan hari pertama ini telah diserahkan aianssi kepada Saiman Nasution, orang tua kandung Rizky Wasiah di kediamannya Desa Huraba II, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal sekira pukul 18.00, Jum’at. Penyerahan dilakukan oleh Iskandar Hasibuan […]

  • Maestro Cerpen Indonesia, Hamsad Rangkuti Meninggal Dunia

    Maestro Cerpen Indonesia, Hamsad Rangkuti Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 26 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dunia sastra kembali kehilangan sosok handal yang juga dikenal sebagai maestro cerpen Indonesia. Beliau adalah Hamsad Rangkuti, meninggal dunia di usia 75 tahun karena sakit komplikasi yang diidapnya. Pria kelahiran Medan 1943 silam itu terbaring selama sekitar 50 hari di rumah sakit sebelum mulai rawat jalan di rumahnya akhir Juli lalu. “Masuk rumah sakit […]

  • RSU Sidimpuan Belajar ke RSU dr FL Tobing

    RSU Sidimpuan Belajar ke RSU dr FL Tobing

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sibolga. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan dr Aminuddin bersama rombongan 5 kelompok kerja (Pokja) berkunjung ke RSU dr FL Tobing Sibolga, Jumat (27/1). Mereka studi banding terkait keberhasilan RSUD FL Tobing meraih akreditasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Lima pokja yang datang mendampingi Direktur RSU Padangsidimpuan itu adalah Pokja administrasi, pelayanan medis, rekam medik, […]

  • 3 Pejabat Madina Kembali Diperiksa KPK

    3 Pejabat Madina Kembali Diperiksa KPK

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandaling Online) – KPK dikabarkan kembali memeriksa tiga pejabat pemkab Mandailing Natal. Pemeriksaan dilakukan di gedung Kejati Sumut, Kamis (13/6). ”Saat ini memang sejumlah pejabat sedang diperiksai oleh KPK di gedung Kejatisu,” ujar sumber terpercaya Mandailing Online via telefon seluler. Dikatakannya, ia melihat pejabat Madina saat memasuki Kejatisu, yakni Kepala BKD Madina, Syahdan Lubis […]

  • Pelebaran Jalur Panyabungan Timur

    Pelebaran Jalur Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 28 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Dua alat berat sedang melakukan pelebaran badan jalan di jalur Panyabungan-Pagur di titik Desa Padang Laru. Sejak awal Maret 2018 badan jalan menuju Panyabungan Timur, Mandailing Natal ini diperlebar untuk memperlancar arus lalulintas. Amatan Mandailing Online,pekan lalu, lebar badan jalan ini mencapai 12 meter setelah diperlebar yang sebelumnya hanya sekitar 6 meter. Pelabaran jalan ini […]

  • Pemilih Pilkada Masih Bermental Politik Transaksional

    Pemilih Pilkada Masih Bermental Politik Transaksional

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailiing Online) –Prilaku mayoritas pemilih di Pilkada masih cenderung bermental politik transaksional finansial dalam menetapkan pilihan pada hari pencoblosan 9 Desember. Itu disampaikan Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH dalam status di akun pribadinya Fahrizal Efendi Nasution yang diposting hari ini, Jum’at (6/11/2020). Gambaran menunggu saweran politik uang itu bukan saja di […]

expand_less