Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

200-an Warga Bulumario Protes Pembalakan Hutan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
  • print Cetak

SIPIROK-Sekitar 200-an warga Desa Bulumario, Sipirok, Tapsel melakukan aksi atas penebangan kayu di Hutan Napa Jae tepatnya di Perbatasan Kecamatan Sipirok dengan Kecamatan Marancar tepatnya di Aek (Sungai) Sirabun Tapsel, Senin (20/2). Aksi protes meraka lakukan atas aktivitas sebuah perusahaan di hutan tersebut, berlangsung tertib dan damai di bawah pengawalan Polsek Sipirok bersama Koramil Sipirok, Polsek Batang Toru dan Koramil Batang Toru.
Pantauan METRO Senin (20/2), 200-an warga Desa Bulumario berjalan hingga 2 jam menuju ke lokasi di Sungai Sirabun. Di saana mereka memagari jalan dan membentangkan spanduk protes di badan jalan yang diduga menjadi jalur pengangkutan kayu menuju pengolahaan. Sementara di seberang sungai yang merupakan base camp perusahaan dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan TNI dari Sipirok dan Batang Toru.
Setelah selesai memagari, warga berorasi dengan pegeras suara agar perusahaan yang beraktivitas di Hutan Napa Jae tidak mengulangi kembali kegiatannnya, karena lokasi tersebut merupakan tanah adat Desa Bulumario.
“Kami minta pihak perusahaan agar menghentikan aktivitas penebangan kayu, karena hutan ini merupakan tanah adat desa secara turun-temurun (wariskan) dari opung (kakek). Kami datang dengan damai dan hanya untuk memagari apa yang menjadi milik kami, dan kiranya jangan diganggu lagi,” kata mereka disambut dengan teriakan.
Setelah selesai menggelar aksi, warga pun membubarkan diri dan pulang, sementara beberapa karyawan perusahaan yang berada di lakosi menghentikan aktivitasnya. Bahkan, sebelum kedatangan warga Desa Bulkumario beberapa alat berat dipindahkan untuk mengantisipasi hal yang diluar dugaan.
Camat Marancar Baginda Siregar AP ketika dimintai keterangannya pada METRO Senin (20/2) di base camp perusahaan penebangan kayu tersebut mengatakan, perusahaan itu memiliki izin untuk menebang kayu yang dikeluarkan oleh pemkab.
“Setahu saya mereka memiliki izin yang diterbitkan oleh satu pintu,” katanya.
Ketika disinggung apakah memang aek (Sungai) Sirabun merupakan tapal batas resmi Kecamatan Marancar dengan Kecamatan Sipirok, Baginda mengatakan belum mengetahui secara pasti, namun akan segera mencari kepastian tentang hal itu.
“Kalau mengenai letak secara pasti tapal batas antara Kecamatan Sipirok dan Kecamatan Marancar belum saya ketahaui, karena itu memerlukan penelitian lebih dahulu.” katanya.
Dalam megamankan aksi protes tersebut Kapolsek Sipirok AKP Heru S beserta personilnya, Dan Ramil Sipirok Kapten Inf J Aritonang serta personelnya, Kapolsek Batangtoru AKP Gunawan Pane serta personelnya serta Dan Ramil Batang Toru Kapten Inf Saridi beserta beberapa personelnya. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Asal Hutabaringin Julu Minta Anggaran Desa Mereka Diaudit Kejaksaan

    Mahasiswa Asal Hutabaringin Julu Minta Anggaran Desa Mereka Diaudit Kejaksaan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online- Mahasiswa Minta Pihak berwenang audit Dana Desa Hutabarigin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Tahun 2023 dan 2024. Intensif Guru Magrib mengaji diduga tak dibayar penuh Kades Hutabarigin Julu, serta bagunan desa tak kelar sejak tahun 2022 hingga 2024. Munawir Ahmad Mahasiswa sekaligus Warga di Desa itu menduga Kades Hutabarigin Julu Darman […]

  • Puluhan Korban Keracunan H2S PT SMGP Dilarikan ke Dua Rumah Sakit di Panyabungan

    Puluhan Korban Keracunan H2S PT SMGP Dilarikan ke Dua Rumah Sakit di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Lebih 20 warga korban keracunan H2S dari PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) yang beroperasi di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sudah di evakuasi ke RSUD Panyabungan. Karena banyaknya korban, pihak RSUD pun sempat mengalihkan pasien ke RSU Swasta Madina. Rata rata korban […]

  • Polisi Bantah Insiden RSAD Terkait Perang Geng

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol, mengatakan kasus penyerangan di Rumah Duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) tidak ada kaitannya dengan perang antar kelompok. “Itu murni kriminalitas,” kata Yoyol pada Jumat, 24 Februari 2012.”Kami tidak bisa menyebutkan motifnya karena masih dalam pengembangan.” Saat ini polisi telah menetapkan tiga […]

  • Miniatur Gordang Sambilan

    Miniatur Gordang Sambilan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    DUA MINIATUR MANDAILING – Dua gadis Mandailing memamerkan dua unit miniatur gordang sambilan yang tersusun di naungan bangunan berupa sopo, di base camp Kampoeng Kaos Madina, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Kampoeng Kaos Madina sejauh ini tak henti mengembangkan industri kreatif berbasis kebudayaan. Selain pengembangan ekonomi kreatif, semangat yang disusung juga upaya mempopulerkan aksesoris-aksesoris kebudayaan Mandailing […]

  • Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

    Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan di Mandailing Natal makin rapuh, tak mampu memberikan keyakinan kepada elemen-elemen masyarakat bahwa pemerintahan Madina bersih dari pejabat-pejabat koruptor. Hari ini, Rabu (30/3/2016), Pemkab Madina didatangi dua gelombang unjukrasa dari tiga organisasi mahasiswa yang belainan. Tetapi, tuntutannya sama, yakni meminta pembersihan Pemkab Madina dari pejabat-pejabat korup. Unjukrasa gelombang pertama adalah […]

  • Gerindra Dijanjikan Kursi BK Pascaamendemen UU MD3

    Gerindra Dijanjikan Kursi BK Pascaamendemen UU MD3

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menerima informasi keterlibatan Fraksi Gerindra di Badan Kehormatan (BK) DPR RI selepas amandemen Undang-Undang RI Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3). Itu berarti, nasib Fraksi Gerindra bakal ditentukan bulan Juni mendatang. “Buat Gerindra tidak […]

expand_less