Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Tender DAK Disdik Madina di Duga Formalitas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan – Tender yang dilakukan panitia pengadaan barang dan jasa pemerintah pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga hanya formalitas belaka, sebab kuat dugaan 78 paket di instansi tersebut sudah di kapling jauh-jauh hari. Buktinya, para kontraktor yang datang telah mengantongi lokasi kegiatan serta jenis kegiatan yang akan di daftarkannya.
“Rp 35 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2010 mulai dari pengadaan fisik tingkat sekolah dasar (SD), paket pengadaan fisik untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP), serta pengadaan barang disdik Madina diduga milik penguasa dan pemangku kepentingan sehingga kontraktor murni akan sulit mendapatkan paket tersebut yang buka secara lelang umum,” sebut Direktur Excekutif LSM DPD Lipad Madina, Abdul Latif Lubis.

Dia melakukan penelusuran langsung di pendaftaran paket DAK Disdik Madina di Aula Bappeda, karena terkesan memaksakan tender. Padahal, saat ini, Selasa (26/10), masih dalam tahap pembahasan RPAPBD Madina.

Dikatakannya, pendaftaran DAK disdik yang dimulai pada hari ini juga di pungut uang penggandaan dokumen yang bervariasi mulai dari Rp 200.000 per paket hingga Rp 500.000, tergantung pada nilai paket yang di daftar. Padahal jelas didalam Keppres 80 Tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa pihak panitia atau pengguna anggaran harus menyiapkan dana dokumen.

“Didalam juknis pengadaan fisik dan barang tidak boleh memungut uang pengganti penggadaan dokumen lelang, sehingga dari awal saja sudah terlihat kejanggalan yang akan melanggar peraturan,” sebutnya.

Masih menurutnya, siapa punya kuku, taring, dan uang untuk mendapatkan paket proyek tersebut adalah sebagai pemenang sebab diyakini setiap orang yang mendaftar untuk setiap program, jenis kegiatan serta lokasi sudah di arahkan terlebih dahulu.

Kita akan melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan tender di disdik ini yang di duga sarat kepentingan, mulai dari tahap pendaftaran, penjelasan (aanwijzing) lapangan untuk fisik sampai pemasukan penawaran dan pembukaan dokumen. Evaluasi dokumen penawaran, penilaian dan pembuktian kualifikasi juga akan kita telusuri sampai kepada pengumuman pemenang kepada penyedia barang dan jasa.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa, Hasan Basri membantah adanya kolusi dengan pihak kontraktor, sebab ini lelang umum yang sesuai dengan peraturan yang ada. “Siapun yang mendaftar akan kita terima asal memenuhi persyaratan,” jelasnya.

“Uang pendaftaran tidak ada, yang ada uang pengganti dokumen yang kita pungut dan itu telah sesuai dengan kepres 80 Tahun 2003 tetang pengadaan barang dan jasa dengan variasi Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per paket,” tuturnya lagi. (henri)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Suara Pilkada Madina Sudah Dicetak

    Surat Suara Pilkada Madina Sudah Dicetak

    • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina), Agus Salam Nasution, S.H.I., memastikan kesiapan pencetakan surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Madina Tahun 2015 dengan mendatangi Percetakan Rabbani di Tembung Deli Serdang, Jumat, (13/11) . “Alhdulilillah semua surat suara sudah selesai dicetak dan besok ditargetkan akan selesai dilipat. Setelah itu akan […]

  • Kemuliaan Bulan Rajab

    Kemuliaan Bulan Rajab

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Allah SWT telah menetapkan empat bulan utama sebagai bulan haram (bulan yang dimuliakan). Di dalam bulan-bulan tersebut Allah SWT menetapkan kemuliaan dan kehormatan yang wajib dijaga. Allah SWT berfirman: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ […]

  • PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (2)

    PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (2)

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Z Pengaduan Lubis Demikianlah keberadaannya adat-istiadat dalam kehidupan masyarakat Mandailing sejak pra-kolonial sampai sekarang. Dan untuk membuat aktifitas kehidupan masyarakat berjalan teratur seperti yang dikehendaki oleh adat sebagai penjelmaan olong (cinta dan kasih sayang), maka pada masa lalu di setiap komunis huta terdapat satu lembaga yang menjalankan pemerintahan. Dalam lembaga pemerintahan tersebut duduk tokoh-tokoh […]

  • Bawaslu Madina Proses Pelanggaran Kampanye Tim ON MA di Fasilitas Negara

    Bawaslu Madina Proses Pelanggaran Kampanye Tim ON MA di Fasilitas Negara

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) segera memproses Laporan Nomor 011/PL/LP/Kab/02.17/XI/2024 tentang dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh tim pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 1, Harun-Ichwan (ON MA) di Kantor Bawaslu Madina yang merupakan fasilitas negara, beberapa hari lalu. PP dan Datin Bawaslu Madina […]

  • Seniman Peniup Saleot Makin Punah

    Seniman Peniup Saleot Makin Punah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ALAT MUSIK SALEOT – Seorang seniman yang tergabung dalam grup gordang sambilan dari Siantona, Mandailing Julu serius meniup alat musik saleot yang termasuk salah satu alat musik tiup tradisional Mandailing. Saat ini hanya terhitung sedikit orang Mandailing yang mampu memainkan alat musik ini, bahkan dikhawatirkan akan punah. Dibutuhkan upaya re-generasi agar seniman peniup saleot […]

  • Bekerja di TPA Tanpa Digaji

    Bekerja di TPA Tanpa Digaji

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bagi orang kebanyakan, sampah tidak ada gunanya. Sesegera mungkin orang akan menyingkirkan sampah karena makin banyak menumpuk makin tidak nyaman. Baunya yang tidak sedap mengundang lalat berseliweran. Bernafas pun tak segar, itu artinya sama saja mengundang penyakit. Lain hal dengan keluarga Khoiron. Warga Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ini, rela bekerja di tempat […]

expand_less