Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Hanya Kalimantan aman gempa di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Jul 2012
  • print Cetak

peta gempa

JAKARTA – Jika Anda ingin selamat dari gempa, cari daerah yang tidak tertutupi tinta hijau neon pada peta ini. Sayang, sebagian besar wilayah Indonesia hampir hilang tertutup tinta hijau pada peta wilayah gempa sejak 1898 ini. Pulau Kalimantan masih bisa terlihat jelas dengan beberapa titik kecil hijau.

Peta ini menunjukkan lokasi gempa terbesar yang menggoncang sejak 1898. Wilayah sekitar Samudra Pasifik menjadi daerah paling berbahaya. Secara keseluruhan, ada 203.186 titik daerah rawan di penjuru dunia.

Peta berwarna neon dibuat sebagai bagian dari proyek pemetaan oleh manager IDV Solutions, John Nelson. Dia bekerja untuk pembuat piranti lunak visualisasi data, IDV Solutions. Perancang peta asal Michigan, Amerika Serikat ini menjelaskan prosesnya dalam blog IDV.

“Saya menelusuri sumber umum resiko yang dapat terjadi dan menampilkannya melalui peta tematik. Jadi, peta gempa hanya persoalan waktu,” tulisnya seperti dilansir dari Daily Mail.

“Di peta ini, data dari NCEDC.org, USGS, dan Universitas California Berkeley dibagi berdasarkan besarnya gempa. Hasilnya ditempelkan pada gambar Visual Bumi dari NASA. Semuanya dikemas ke dalam proyeksi Times dan berpusat pada bagian paling menarik,” imbuhnya.

Peta gempa Nelson memuat gempa hebat San Francisco, AS yang membunuh 3.000 orang. Bencana tahun lalu di Christchurch, Selandia Baru yang membunuh 185 orang juga sudah dimuat.

Selain gempa, Nelson juga membuat peta jejak setiap tornado di AS selama enam dekade. Dia menggunakan skala Fujita atau skala F yang digunakan untuk mengukur tornadi berdasar tingkat kerusakan pada bangunan dan vegetasi.

Nelson akan mengembangkan versi terbaru dan interaktif yang memuat data 2012. Anda bisa menyaring data pada peta berdasarkan kekuatan, tahun, lokasi, musim, dan faktor lainnya.

Sedikitnya ada 13 wilayah yang paling rawan diayun gempa teknonik bahkan tsunami, karena berada pada pertemuan lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik.

Pakar Geologi dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Lono Satrio mengatakan, wilayah itu secara geologis berada pada lempeng-lempeng yang membentuk yang membentuk zona gempa bumi. “Dinamika lempeng-lempeng tersebut membentuk zona gempa,” katanya.

Wilayah yang rawan gempa adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua.

Sementara Kalimantan, lanjut Satrio, masih tergolong wilayah aman dari gempa bumi.

Dia menambahkan, gempa bumi terjadi berawal dari gerakan lempeng benua yang mengalami perlambatan akibat gesekan dari selubung bumi, sehingga menyebabkan penumpukan energi di zona tumbukan (subduksi) dan zona patahan yang menimbulkan tekanan, tarikan dan geseran.

Pada saat elastisitas lempeng terlampaui, maka terjadilah patahan batuan yang diikuti oleh lepasnya energi secara tiba-tiba. “Proses ini menimbulkan getaran partikel ke segala arah yang disebut gelombang gempa bumi,” sebut Lono.

Menurutnya, bencana gempa tidak dapat dicegah dan diprediksi namun kita hanya bisa menghindari jatuhnya korban jiwa dengan melakukan mitigasi. Mitigasi gempa bisa dilakukan dengan membuat bangunan tahan gempa, tak mendirikan bangunan di atas atau bawah tebing.

Penting bagi Pemerintah juga untuk membuat Rancangan Tata Ruang dan Wilayah yang mempertimbang aspek kebencanaan, menyelenggarakan pendidikan dini tentang gempa, bencana dan bahayanya serta menyiapkan jalur evakuasi.

Lono melanjutkan, saat terjadi gempa, masyarakat yang berada di tempat-tempat umum yang ramai seperti di mal, bioskop atau hotel jangan pernah membuat kepanikan namun pilihlah cara menyelamatkan diri yang benar.

Sementara Kepala Badan Meteorologi Klimotologi dan Geofisika (BMKG) Aceh Besar, Mata Ie Syahnan mengatakan, intensitas gempa di Aceh cukup tinggi. “Dalam sehari rata-rata terjadi tiga sampai lima kali gempa, tapi banyak yang tidak merasakan,” kata dia. “Gempa ini tergolong gempa mikro, kekuatannya hanya di bawah 3 SR.”(okz)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Pariwisata: Perbaikan Sampuraga Terbentur Dana

    Kadis Pariwisata: Perbaikan Sampuraga Terbentur Dana

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Disporkab) Pemkab Mandailing Natal, Ansyor Nasution Spd, Kamis (30/8) menyatakan bahwa obyek wisata Sampuraga tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Hanya saja pihaknya selama ini terbentur pada dana anggaran bagi perbaikan fasilitas maupun membangun fasilitas di objek Sampuraga. “Untuk melestarikan kekayaan alam Sampuraga ini, pemerintah memang sangat […]

  • Harga Gula Pasir Memanis, Disperindag Madina Akui Kenaikan Masih Wajar

    Harga Gula Pasir Memanis, Disperindag Madina Akui Kenaikan Masih Wajar

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- di Mandailing Natal ( Madina ), harga gula pasir diam diam memanis, para pedagang dipusat pasar baru panyabungan mengaku tidak tau apa paktor penyebab kenaikan harga gula pasir ini. “,segala jenis gula pasir harganya naik, kalau ditanya kenapa harga naik, kami tidak tau, karena di Madina tidak ada distributor gula pasir […]

  • Pasca Terbitnya Hak Paten Kopi Mandailing :  Penguatan Petani dan Negosiasi Mandheling Coffee (Bagian 2)

    Pasca Terbitnya Hak Paten Kopi Mandailing : Penguatan Petani dan Negosiasi Mandheling Coffee (Bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hak Paten untuk Kopi Mandailing telah diterbitkan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM. Namanya Hak Paten Indikasi Geografis Kopi Arabika Sumatera Mandailing. Itu artinya, eksportir dari Indonesia dan produsen bubuk kopi di seluruh dunia yang memasang Mandheling Coffee sebagai nomenklatur labelnya tak dibolehkan lagi kecuali atas seizin dari Mandailing Natal. Perkembangan itu tentu memiliki […]

  • Direksi Telkomsel Segera Diganti

    Direksi Telkomsel Segera Diganti

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Sebanyak lima nama bersaing menduduki jabatan Direktur Utama PT Telkomsel pada perombakan susunan direksi perusahaan yang akan diumumkan pekan ini. “Ke-lima kandidat berasal dari internal Telkomsel maupun dari TelkomGrup,” kata seorang sumber di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa 20 September 2011. Perombakan susunan direksi Telkomsel bagian dari reorganisasi perusahaan yang memutuskan penambahan jumlah direksi dari […]

  • Dampak Hujan, Petani Terpaksa Memungut Sisa Bawang Yang Selamat

    Dampak Hujan, Petani Terpaksa Memungut Sisa Bawang Yang Selamat

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dampak penghujan bulan lalu, petani bawang merah di kecamatan Siabu merugi akibat umbi bawang membusuk. Kini, petani hanya pasrah memungut sisa bawang yang selamat. Iskandar (40) salah seorang petani bawang merah di Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal mengungkapkan banyak tanaman bawang yang rusak akibat tingginya curah hujan bulan lalu. "Akibat […]

  • Jokowi Sebut Batak Mandailing, Raja di Mandailing Berreaksi

    Jokowi Sebut Batak Mandailing, Raja di Mandailing Berreaksi

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja di Mandailing berreaksi terhadap sebutan Batak Mandailing oleh Presiden Jokowi. Mandailing itu bukan suku, tapi sebuah bangsa. Sehingga tak bisa disebut suku Batak atau sub suku Batak. Hal itu dikatakan Raja Onggara Lubis, dari kerajaan Hutanagodang Ulu Pungkut menjawab Mandailing Online, Kamis (21/3/2019) menanggapi munculnya sebutan “Batak Mandailig” oleh Presiden […]

expand_less