Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Asmara Subuh dan geng motor meresahkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
  • print Cetak

geng motor

MEDAN – Tim Operasi Antisipasi Asmara Subuh dan Geng Motor di yang sudah siap beroperasi sejak Jumat (20/7) lalu, nampaknya harus bekerja keras. Tim akan melakukan operasi selama 14 hari untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Medan yang tengah menjalankan ibadah puasa. Tak hanya memantau aktifitas ‘asmara subuh’ tetapi juga mengamankan ulah geng motor yang turut meramaikan jalanan kota Medan di pagi hari.

Tim yang terdiri dari Polresta Medan, Polres Pelabuhan belawan, Kodim 0201/BS, Linud Medan. Denpom 1/5 Medan, Yon Maharlan Belawan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Kesbangpol Lionmas Kota Medan dan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Fahri Matondang minta seluruh personil yang masuk dalam tim gabungan untuk melakukan operasi pengamanan asmara subuh dan geng motor untuk mematuhi jadwal yang telah diberikan. Seluruh personil diharapkan sudah berkumpul di lokasi yang telah ditetapkan mul;ai pukul 05.00 WIB. Rencananya, operasi akan dilaksanakan sampai pukul 08.00 WIB.

“Selain asmara subuh dan geng motor, saya harapkan tim gabungan juga mengamankan segala kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Apabila menemukan ada pihak-pihak yang ingin mengganggu keamanan dan ketertiban, saya harap segera berkoordinmasi dengan instansi terkait,” kata Fahri tadi malam.

Saat operasi berjalan, Fahti mengingatkan kepada seluruh personil untuk selalu mengedepankan sikap dan tindakan persuasif. Dia tidak mau ada personil yang mengedepankan sikap arogan sehingga akan memicu timbulnya tindakan perlawanan. “Jadi utamakanlah sikap dan tindakan persuasif ketika operasui,” harapnya.

10 personel dibagi dalam 5 tim, masing-masing tim terdiri atas 11 personel yang terdiri dari Polresta Medan 1 orang, Polres Pelabuhan Belawan (1 orang), Kodim 0201/BS (1 orang), Lanud Medan (1 orang), Denpom 1/5 (1 orang), Yon Maharlan Belawan (1 orang), Satpol PP (2 orang) Dishub (1 orang), Kesbangpol Linmas (1 orang) dan Bagian Adpemum (1 orang).

Tim 1 bertugas melakukan operasi di Jalan Gatot Subroto, persisnya seputaran Tomang Elok, seputaran Ring Roang dan Jalan T Amir Hamzah, sedangkan titik kumpul di Jalan Ringroad (Petronans). Tim 2 bertugas Jalan Metal Ujung/Jalan Krakatau, seputaran Pelindo dan di bawah tol Bandar Selamat, titik kumpul di Jalan tol Bandar Selamat.

Tim 3 bertugas di Jalan Polonia Ujung, Jalan Tritura/Jalan Brigjen Katamso dan seputaran Asrama Haji/Jalan Pangkalan Masyhur, titik kupul di Jalan Tritura. Tim IV bertugas dijalan Cemara, Jalan Raya Marelan, seputaran BCT Belawan dengan titik kumpul di Jalan Cemara. Sedangkan Tim 5 bertugas di Jalan Menteng Raya dan seputaran Stadion Teladan Medan dengan titik kumpul di seputaran Stadion Teladan.

Guna mendukung mobilitas tim dalam melakukan operasi, Fahri minta Satpol PP menurunkan 3 unit mobil patrol untuk Tim 1, Tim 2 dan Tim 3. Sementara Dishub diminta menurunkan dua unit mobil patroli untuk membantu Tim 4 dan Tim 5. Dijelaskannya, tim gabungan ini akan memulai operasi Sabtu (21/7) subuh guna memberikan rasa aman dan nyaman di titik-titik yang telah ditetapkan

Pantauan Waspada Online sejak Sabtu kemarin, ada beberapa titik jalanan yang diramaikan para kaum remaja yang berkonfoi dalam momen ‘asmara Subuh’ khusunya sejak pukul 05.30 WIB. Diantaranya Jalan DR. Mansyur kampus USU, Ringroad Setiabudi, Pangkalan Mansyur Asrama Haji, Starban Ujung Polonia, seputaran Stadion Teladan.

Titik tersebut bukan hanya dilalui para pengendara remaja yang menikmati momen ‘asmara subuh’ namun juga gerombolan pengendara bermorot yang berknalpot bodong, sehingga membuat bising jalanan. Ditambah lagi, para remaja yang kerap berlalu-lalang sembari melontarkan petasan. Ulah para remaja ini tentu saja sangat mengganggu wilayah sekitar karena dapat memancing keonaran.

“Remaja-remaja yang keluyuran habis sholat Subuh ini sudah mulai meresahkan. Pasalnya mereka berlalu-lalang sambil melemparkan mercon ke arah pengemudi lain. Saya saja hampir terkena lemparan mercon Subuh tadi saat saya melintasi Jalan Starban Polonia,” kata Amir Hamzah, warga Starban Polonia kepada Waspada Online.

Selain itu, lanjut Amir, ada juga gerombolan anak-anak muda mengendarai motor dengan suara knalpot yang bikin bising. “Suara knalpotnya bising sekali, hampir membuat telinga kita pekak. Sambil geber-geber pula, sepertinya sengaja memancing keributan,” tuturnya lagi.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati: Di Masa Kepemimpinan Saya Roda 4 Harus Masuk Sulangaling

    Bupati: Di Masa Kepemimpinan Saya Roda 4 Harus Masuk Sulangaling

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SULANGALING (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan di masa kepemimpinannya roda 4 (empat) harus masuk ke wilayah Sulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis. Hal itu disampaikan Bupati ketika mengunjungi masyarakat di wilayah tersebut pada Kamis (20/1). “Terkait jalan menuju empat desa ini saya pastikan di era kepemimpinan saya kenderaan […]

  • Dewan Masjid Terbentuk di Madina

    Dewan Masjid Terbentuk di Madina

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), resmi terbentuk, Sabtu malam (16/4/2022). Ini kali pertama pembentukan DMI sejak Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berdiri. PD DMI Madina terbentuk pada musyawarah pembentukan DMI Madina di Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan. Bupati Madina, HM Ja’far Sukhairi Nasution terpilih […]

  • Terdakwa Kasus Taman Raja Batu Bebas Dari Seluruh Dakwaan

    Terdakwa Kasus Taman Raja Batu Bebas Dari Seluruh Dakwaan

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu (TRB) di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dibebaskan dari seluruh dakwaan. Hakim memerintahkan agar para terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan. Pasalnya dua dari tiga orang tim majelis hakim yang menangani perkara ini di Pengadilan Negeri Medan, Senin (27/1/2020) menyatakan tuntutan […]

  • IPM Rendah, Pertumbuhan Ekonomi Madina Anjlok Sejak 2015

    IPM Rendah, Pertumbuhan Ekonomi Madina Anjlok Sejak 2015

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Madina terus menurun. Dari 6,21 persen (2015) anjlok menjadi 6,09 persen (2017). Lalu, terjun lagi menjadi hanya 5,30 persen (2019). Kondisi inilah yang membuat angka pengangguran di Madina meningkat tajam, dari 4,43 persen (2018) menjadi 6,37 persen (2019). Itu diungkap Prof. Dr. H. Eddy Suratman, SE.,MA.? Dia adalah salah […]

  • Taktik Kotor Tutupi Kesalahan, Kades Jambur Baru Batangnatal Suruh Warga Tandatangan Persetujuan Perusakan Aset Daerah

    Taktik Kotor Tutupi Kesalahan, Kades Jambur Baru Batangnatal Suruh Warga Tandatangan Persetujuan Perusakan Aset Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal|| Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy, diduga melakukan taktik kotor untuk menutupi kesalahannya. Setelah merusak aset daerah, ia kini mengutus orang-orangnya untuk mendatangi rumah-rumah warga dan membuat surat pernyataan bahwa masyarakat setuju dengan perbuatannya. Sebagian masyarakat sudah menandatangani karena terpaksa. “Warga dibujuk dan ditekan untuk menandatangani surat itu. Mereka menggunakan orang-orang PKK […]

  • Ombudsman Sumut Benarkan Terima Laporan Mantan Inspektur Madina, Proses Minta Keterangan Pemkab Jalan

    Ombudsman Sumut Benarkan Terima Laporan Mantan Inspektur Madina, Proses Minta Keterangan Pemkab Jalan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumut Herdensi Adnin membenarkan pihaknya menerima laporan Rahmad Daulay, mantan Kepala Inspektorat Mandailing Natal yang didemosi jadi staf pelaksana. “Kami menerima laporan atas nama Rahmad Daulay, mantan Inspektur Madina,” kata Herdensi Adnin, Senin sore (27/4/2026). Laporan itu terkait SK Bupati Madina No. 800/0961/K/2025 tanggal 29 Oktober 2025. Rahmad […]

expand_less