Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

DPRD Madina Masih Bergolak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
  • print Cetak

komplek DPRD Madina
Konstalasi politik di tubuh DPRD Madina masih panas. Dampaknya, draf Perhitungan APBD 2011 yang sudah sebulan diajukan pemkab ke gedung dewan itu, hingga kini nasibnya terkatung-katung belum dibahas lembaga legislatif itu.

Ini mengindikasikan DPRD Madina masih bergolak. Kabar yang hangat di gedung dewan, bahwa terjadi “perang dingin” yang rumit antara dua kelompok di DPRD Madina.

Dua kelompok tersebut mencuat pada bulan Pebruari lalu. Kelompok pertama adalah kelompok mayoritas anggota dewan yang melakukan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Madina, As Imran Kahytami. Kelompok kedua adalah kubu yang mempertahankan As Imran sebagai ketua dewan.

Kelompok pertama adalah Fraksi PKS, Fraksi Bersatu, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, Fraksi Perjuangan Reformasi dan Fraksi Demokrat. Sementara kelompok kedua adalah Fraksi Golkar.

Pada bulan Juli kemarin, arah pendulum berubah drastis di DPRD Madina. Kelompok mayoritas meliputi Fraksi PKS, Fraksi Bersatu, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, Fraksi Perjuangan Reformasi justru menyatu dengan Fraksi Golkar dan mendukung ketua DPRD As Imran Kahytami. Kelompok mayoritas ini mengarahkan “senjata” ke Fraksi Demokrat.

Partai Demokrat Madina adalah partai yang diketuai Hidayat Batubara, bupati Madina. Sejumlah sumber di DPRD Madina mengungkapkan, “perlawanan” terhadap Fraksi Demokrat ini terkait dengan menurunnya tingkat kepercayaan sebagian besar anggota dewan terhadap bupati akibat carut marut pemerintahan yang tak kunjung menunjukkan ke arah perbaikan.

Kelompok mayoritas yang baru tersebut bertujuan menciptakan kekuatan untuk memberikan tekanan kepada pemerintahan Hidayat-Dahlan dalam rangka mendorong terjadinya perubahan perjalanan pemerintahan daerah ke arah yang lebih baik.

Apakah benar demikian? Wakil Ketua DPRD Madina, Fakhrizal Efendi Nasution menjawab Mandailing Online, Selasa (7/8) menjelaskan bahwa kelompok mayoritas tidak pernah berupaya berseberangan dengan pihak manapun termasuk Fraksi Demokrat.

Dikatakannya, kondisi carut marut di pemerintahan menyebabkan timbulnya kesadaran di kalangan mayoritas anggota dewan untuk membangun kekuatan pengimbang yang mampu mendorong terjadinya perbaikan pemerintahan.

Fakrizal mengungkapkan bahwa kelompok mayoritas tidak mempersoalkan dengan siapa berkoalesi, melainkan siapa yang memiliki komitmen memperbaiki pemerintahan boleh berkoalesi dengan kelompok mayoritas. Karena tujuan kelompok mayoritas hanya satu, yakni bagaimana lembaga legislatif ini mempu lebih kuat mendorong perubahan pada pemerintahan daerah ke arah yang lebih baik.

Terlepas dari semangat yang diusung kelompok mayoritas, perkembangan terkini, pendulum mulai mengindikasikan berubah arah. Tadi malam, Senin (6/8) sejumlah anggota kelompok mayoritas sudah mengeluh karena ketua DPRD diduga mulai “main mata” dengan Fraksi Demokrat.

Dan, nasib draf Perhitungan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) pun belum diketahui bagaimana. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga 6 Kecamatan Mengeluh, Pelayanan Publik Madina Tak maksimal

    Warga 6 Kecamatan Mengeluh, Pelayanan Publik Madina Tak maksimal

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Setidaknya banyak keluhan yang dilontarkan pemerintah dan warga dari enam kecamatan di wilayah Mandailing Julu kepada anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) asal daerah pemilihan (dapil) II yang memusatkan kegiatan resesnya di aula kantor Camat Puncak Sorik Marapi. Lima anggota dewan asal dapil II itu, M Jafar Rangkuti (Partai Golkar), Samsul Anwar Lubis […]

  • Jalinsum Amblas di Titik Maga Lombang Diperbaiki

    Jalinsum Amblas di Titik Maga Lombang Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Jalan yang amblas di Lintas Nasional titik Maga Lombang, Mandailing Natal, Sumut, diperbaiki. Titik yang berada di tikungan ini sebelumnya sangat berbahaya karena bahu jalan amblas akibat longsor pada tebing jalan, jika dibiarkan akan memakan mengambrukkan badan jalan. Sejumlah pekerja terlihat melakukan pemasangan bore file di titik kilometer 17 […]

  • 321 CPNS Pemkab Palas formasi 2010 terima SK

    321 CPNS Pemkab Palas formasi 2010 terima SK

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBUHUAN – 321 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran (TA) 2010 terima SK pengangkatan, Senin (25/4) usai upacara peringatan HUT ke 49 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Hari Otonomi Daerah XV di Sibuhuan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Padanglawas Hamzah Hasibuan dalam laporannya menyampaikan, penyerahan SK CPNS Padanglawas Formasi 2010 dilaksanakan berdasarkan surat […]

  • Pembangunan Jembatan Tanpa Plank Merek di Sidaing.

    Pembangunan Jembatan Tanpa Plank Merek di Sidaing.

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pembangunan jembatan tanpa plank merek di titik Sidaing desa Parmompang Kecamatan Panyabungan Timur. (hol)  

  • Gaji PNS Bakal Naik Lagi

    Gaji PNS Bakal Naik Lagi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KemenPAN-RB Usul Naik 15 Persen JAKARTA, – Kenaikan gaji PNS, TNI, dan Polri bakal jadi salah satu topik pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apalagi kebijakan tersebut selalu ditelorkan tiap tahunnya untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara sekaligus menyesuaikan inflasi. Menurut Karo Hukum dan Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Muhammad […]

  • Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan mendapat alokasi dana sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Perdagangan untuk pembangunan pasar di Madina pada Tahun 2013 mendatang. Dari tiga usulan pembangunan pasar tradisional, yang disetujui hanya pembangunan pasar di Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu. Hal ini mengingat pasar tersebut adalah pasar yang tercipta alami dan telah […]

expand_less