Senin, 19 Okt 2026
light_mode

Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Agt 2012
  • print Cetak

wisata sampuraga 300812PANYABUNGAN (MO) – Tokoh masyarakat Kecamatan Panyabungan Barat, Salamuddin mendesak Pemkab Madina, Kamis (30/8) untuk lebih memperhatikan kesinambungan objek wisata Sampuraga yang terletak di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat.

Kondisi fisik objek wisata Sampuraga sudah bertahun-tahun memprihatinkan akibat kurang penanganan menyebabkan banyak pengunjung kecewa dan tak mau kembali mengunjunginya.

“Lokasinya bersemak, becek, tempat untuk duduk-duduk pun tak ada yang layak. Pengunjung bingung, titik-titik air panas tak terawat dibiarkan kayak kubangan kerbau. Tak ada yang menarik untuk menjadi kesan pengunjung,” ungkap Salamuddin.

“Sampuraga ini merupakan salah satu kekayaan wisata alam Kabupaten Mandailing Natal yang telah mempunyai cerita melegenda Sampuraga yang menasional, jadi kita sangat mengharapkan Pemkab Mandailing Natal dapat melestarikan objek wisata ini,” ujarnya.

Kalau memang sampuraga ini dipoles dengan baik maka akan menjadi salah satu objek wisata yang sangat terkenal karena cerita tentang sampuraga sudah terkenal di seluruh pelosok tanah air ini dan akan menjadi salah satu pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Mandailing Natal ini.

“Selama ini setiap hari libur maupun hari raya idul fitri sampuraga ini merupakan salah satu tujuan objek wisata para perantau yang telah lama di rantau orang, karena disamping untuk membawa anak-anaknya serta pamilinya berlibur juga dapat memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka,” ujarnya.

“Konon zaman dahulu bahwa munculnya air panas dari dalam perut bumi akibat salah seorang anak yang bernama durhaka kepada Ibunya karena si sampuraga ini telah kaya dan mendapatkan kedudukan yang sangat baik di kerajaan pada zaman itu,” ucapnya mengulangi cerita Sampuraga.

“Ini kan bisa menjadi pelajaran bagi para generasi muda kita agar tidak durhaka kepada orang tua, inilah salah satu daya tarik objek wisata ini sehingga memang sudah waktunya pemerintah memperhatikan kekayaan alam madina ini untuk dapat menghasilkan PAD kepada Pemkab Mandailing Natal,” harapnya.

Memang katanya, beberapa tahun yang lalu Pemerintah telah melakukan renopasi dan perbaikan beberapa pasilitas yang ada di objek wisata sampuraga tersebut, namun sekarang ini pasilitas tersebut terlihat kurang perawatan dan terkesan dibiarkan saja sehingga tidak tertata rapi.

“Ini memang selalu keluhan para pengunjung sampuraga selama ini, termasuk diantaranya tidak tertata rapinya objek wisata tersebut dan kurangnya pasilitasnya sehingga pada waktu bukan hari raya idul fitri lokasi ini menjadi semak yang tidak dirawat,” jelasnya.

Keluhan juga muncul dari Karsahman Nasution, perantau yang mudik dari Jawa. Dia mengeluh ketika dia pada lebaran kemarin membawa keluarganya ke lokasi wisata Sampuraga.

“Anak-anak sering mendengarkan tentang sampuraga ini yang konon katanya durhaka kepada orang tuanya, sehingga anak-anak saya kepingin melihat secara langsung bagaimana air panas sampuraga ini. Namun, kita kecewa karena lokasi wisata ini tak menawarkan apa-apa. Yang ada justru semak dan tanah becek, kawah-kawah air panas juga tak menakjubkan,” ungkapnya.(mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama-nama Caleg Yang Akan Memperoleh Kursi di Dapil Madina I

    Nama-nama Caleg Yang Akan Memperoleh Kursi di Dapil Madina I

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara partai politik Pemilu 2014, Senin dini hari (22/4/2014). Sebanyak 10 kursi DPRD Madina yang diperebutkan di Daereh Pemilihan I (Dapil I) meliputi Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Timur dan Panyabungan Barat. Partai Nasdem memperoleh 1 kursi di dapil I dengan total […]

  • Bocah 5 Tahun Asal Kota Nopan Butuh Bantuan Dermawan

    Bocah 5 Tahun Asal Kota Nopan Butuh Bantuan Dermawan

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dewi Sri Laila Sari Gadis 5 Tahun Warga Desa Muara Botung, Kota Nopan Madina, butuh perhatian dermawan untuk biaya operasi, sebab lutut bengkok dan kaki lengket karena luka bakar pada saat usia 8 bulan. Dari penuturan Dahliana ibu kandung bocah itu pada wartawan di markas Forwakot Rabun28/8, kondisi kaki buah hatinya […]

  • KTNA Madina Rembug Perdana, Bahas 5 Issu Pertanian Perkebunan

    KTNA Madina Rembug Perdana, Bahas 5 Issu Pertanian Perkebunan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah dilantik bulan lalu, pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Mandailing Natal (Madina) melakukan rembug pertama, Kamis (24/4/2014) membahas sekitar 5 poin issu pertanian dan perkebunan. Upaya mengembangkan kembali jeruk maga di kawasan Sibanggor menjadi salah satu topik bahasan. Jeruk Maga yang sempat terkenal dari Madina sempat punah akibat serangan virus […]

  • Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Finalisasi penyaluran bantuan sosial tahap I dari Pemprov Sumut di Madina terus molor. Pihak Pemprov Sumut pun sudah dua kali melayangkan Surat Teguran kepada Gugus Tugas Pemkab Madina. Akibatnya, Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mengungkap rasa kecewa kepada Pemkab Madina selaku penyalur. “Pembaguan bansos Prov di Madina berlarut, dapat […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (3)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (3)

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KRITIK PEDAS BUYA HAMKA Disunting: Dame Ambarita Hamka pernah menjadi sahabat Parlindungan. Namun, suatu ketika, mereka berselisih tentang Tuanku Rao. Hamka menuliskan pendapatnya dalam Antara Fakta dan Khayal Tuanku Rao. Di tahanan, Buya Hamka banyak membaca dan menulis. Waktu itu, tahun 1964, Hamka berada di rumah tahanan kepolisian Mega Mendung. Sebagai salahsatu fungsionaris Partai Masyumi, […]

  • Upaya PK Rahudman Terganjal Salinan Putusan Kasasi

    Upaya PK Rahudman Terganjal Salinan Putusan Kasasi

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Keinginan Rahudman Harahap untuk segera mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) menuai ganjalan. Hingga kemarin, kuasa hukum Rahudman, yakni  Ihza Law Firm, belum menerima salinan putusan kasasi perkara korupsi kasus Dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan 2005 itu yang menjatuhkan pidana 5 tahun penjara ke walikota Medan nonaktif […]

expand_less