Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Wali Kota Medan Apresiasi Halak Mandailing Malaysia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO)-Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyampaikan apresiasinya atas kedatangan rombongan Halak Mandailing Malaysia. Sebab, kedatangan warga Malaysia berdarah Mandailing itu ingin menjalin hubungan silaturahim dan kebudayaan dengan Pemko Medan. Karenanya, hubungan ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan, khususya di bidang budaya.

Apresiasi itu disampaikan Wali Kota ketika menggelar jamuan makan malam dengan rombongan Halak Mandailing Malaysia di Hotel Emerald Garden Jalan Putri Hijau Medan, Senin (26/11). Orang nomor satu di Pemko Medan yang hadir didampingi istri sekaligus Ketua TP PKK Kota Medan Hj Yusra Siregar tersebut, tidak menyangka sama sekali jika sebagian besar Halak Mandailing Malaysia ternyata masih fasih berbahasa Mandailing.

“Saya sama sekali tidak menyangka, mereka ternyata masih bisa berbahasa Mandailing. Padahal mereka merupakan generasi kelima dari orang-orang Mandailing yang meninggalkan kampung halamannya dan pergi mengadu nasib ke Malaysia sekitar 200 tahun lalu. Tentunya ini sangat membanggakan sekali, sementara itu banyak orang Mandailing di sini yang tidak tahu lagi bahasa daerahnya,” kata Wali Kota

Dari jamuan makan malam tersebut, Wali Kota juga mengetahui ternyata banyak sekali warga Malaysia berdarah Mandailing. Kini mereka dengan bangga menggunakan marga di belakang namanya seperti Nasution, Lubis, Siregar, Harahap, Hasibuan ,Batubara , Rangkuti serta marga-marga yang ada di Mandailing lainnya. Malah tidak sedikit orang-orang berdarah Mandailing ini menjadi pejabat setingkat gubernur dan kepala kepolisian di Negeri Jiran tersebut.

Saat ini warga Malaysia yang berdarah Malaysia itu tergabung dalam perkumpulan Halak Mandailing Malaysia. Walaupun perkumpulan ini masih berusia 1,3 tahun namun anggotanya sudah cukup banyak. Karenanya, Wali Kota berharap melalui perkumpulan ini dapat menjalin kerjasama di bidang kebudayaan maupun kepariwisataan. “Kita harapkan hubungan ini akan mendorong percepatan pembangunan, khususnya di bidang kebudayaan di Kota Medan,” ungkapnya.

Presiden Halak Mandailing Malaysia Abdul Ramli Rahim menjelaskan, sejak terbentuk perkumpulan yang dipimpinnya ini sudah empat kali mengunjungi Kota Medan. Untuk kunjungan yang keempat ini, selain ingin pengukuhan hubunagn silaturahim dan kebudayaan dengan Pemko Medan, mereka juga mendatangi tanah kelahiran leluhurnya seperti di Mandailing, Panyabungan, Padang Sidempuan dan lain sebagainya. Dengan demikian kerinduan mereka akan kampung halaman leluhur bisa terobati.

“ Tujuan kedatangan kita semata-mata untuk mengukuhkan hubungan silaturahim, tidak ada muatan politik di dalamnya. Dengan hubungan ini kita harapkan semua Halak Mandailing Malaysia semakin menyangi dan mengasihi tanah leluhurnya di Indonesia, terutama Sumatera Utara,” jelas Ramli.

Ramli mengungkapkan, jumlah warga Malaysia berdarah Malaysia banyak versi. Ada yang mengatakan 40.000-50.000 orang namun secara akademik berdasarkan hasil riset dan penelitian yang dilakukan oleh Prof Dr Ahmad A Husein Lubis dari University Sains Malaysia di Pulau Penang, tidak kurang 500.000 orang Mandailing di Malaysia. Riset itu dilakukan di Negeri Perak dengan penduduk lebih kurang 2,5 juta jiwa. Dari jumlah itu, 50 persen diantaranya suku Melayu. Artinya, suku Melayu di perak berjumlah 1,2 juta jiwa lebih. Namun dari 1,2 juta jiwa suku Melayu, diketahui 50 persennya orang Mandailing.

Menurut Ramli jumlah itu masih di Negeri Perak, belum lagi yang tinggal di Negeri Sembilan, Selangor dan Kedah. Jadi dia mengaku jumlah orang Mandailing yang tinggal di Malaysia cukup banyak. Untuk rombongan Halak Mandailing Malaysia yang datang ini, 30 persen berasal dari Negeri Kedah. Mereka ingin melihat langsung Bumi Mandailing yang telah ratusan tahun ditinggalkan leluhurnya untuk bermigrasi ke Malaysia.(aya/tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISLAM AJARAN MULIA

    ISLAM AJARAN MULIA

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemenag secara resmi akan menghapus konten ‘radikal’ dalam 155 buku pelajaran. Penghapusan konten ‘radikal’ tersebut adalah bagian dari program Kemenag tentang penguatan moderasi beragama. Menag Fakhrul Razi mengatakan, ajaran ‘radikal’ tersebut ditemukan pada 5 (lima) mata pelajaran yakni: Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, al-Quran dan Hadits serta Bahasa Arab. Islam Sebagai Tertuduh? Prihatin menyaksikan […]

  • Kasus ” Ibu Kubur Bayinya ” di Madina Seolah Diam

    Kasus ” Ibu Kubur Bayinya ” di Madina Seolah Diam

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Kasus ibu kubur banyi nya di lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sampai hari ini Polisi belum menetapkan tersangka, padahal pelaku pengubur bayi nya sendiri sudah di ketahui polisi, demikian juga ayah sang bayi yang namanya sudah di kantongi. Kasat Reskrim yang dikonfirmasi […]

  • Ujian Bagi Demokrat Adalah Nazaruddin

    Ujian Bagi Demokrat Adalah Nazaruddin

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TANJUNGPINANG – Pakar politik Zamzami A Karim mengatakan pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dari tempat persembunyian yang dipublikasikan berbagai media massa merupakan ujian berat bagi Partai Demokrat. “Ini sebagai ujian berat, apakah Partai Demokrat memang partai pionir dalam agenda reformasi dan pemberantasan korupsi atau tidak berbeda dengan partai lain yang mudah tergoda […]

  • DPC Ikanas Sambut Positif Sertifikat Bebas Frambusia untuk Madina

    DPC Ikanas Sambut Positif Sertifikat Bebas Frambusia untuk Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperoleh Sertifikat Eradikasi Frambusia mendapatkan respon positif dari DPC Khusus Ikanas Madina. Penghargaan untuk daerah bebas Frambusia tersebut diterima oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution di sela-sela Peringatan Hari Malaria Sedunia yang dipusatkan di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa (31/5). Ketua […]

  • Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Pengusaha Surung Panjaitan divonis 2,5 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Medan, Senin (21/1). Sekretaris Umum Gapensi Sumut ini terbukti menyuap Bupati Madina Hidayat Batubara Rp 1 miliar untuk mendapatkan proyek pembangunan RSUD Panyabungan. “Menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan kepada terdakwa Surung Panjaitan. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp50 […]

  • Kunker di Aek Nangali, Bupati Madina Terima Keluhan Warga

    Kunker di Aek Nangali, Bupati Madina Terima Keluhan Warga

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    AEK NANGALI( Mandailing Online ) Warga Aek Nangali, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) mengajukan sejumlah usulan pembangunan pada Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution saat kunjungan kerjanya Selasa 12/9/2023. Dihadapan Bupati, Ramlan Nasution selaku tokoh masyarakat mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangatlah butuh sentuhan Pemerintah. banyak sumber pendapatan warga dari perkebunan, namun karena […]

expand_less