Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
  • print Cetak

Medan, – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tengah menyiapkan penerbitan peraturan daerah (perda) yang mengatur pemberian insentif dan kemudahan investasi. Penerbitan Perda untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumut.
Draf Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sumut Hj R Sabrina dan Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Sumut, Purnama Dewi.

Draft Ranperda yang diinisiasi BPMD Sumut tersebut akan segera diusulkan ke Prolegda Sumut untuk dibahas dan diterbitkan. Dalam draf perda tersebut dicantumkan kepala daerah dapat memberikan insentif dan kemudahan kepada penanaman modal berdasarkan rekomendasi tim verifikasi.

Di samping itu, insentif yang diberikan dapat berupa pengurangan atau keringanan pajak daerah dan atau retribusi. Pemberian dana stimulan, bagi usaha mikeo kecil menengah dan koperasi. Pemda juga dapat memberi kemudahan dalam bentuk penyediaan informasi berupa peluang terkait potensi ekonomi daerah dan rencana tata ruang.

Sabrina mengungkapkan, penyusunan perda dimaksud sebagai upaya Pemprovsu untuk mewujudkan visi daerah yaitu Sumut yang berdaya saing. Di samping itu, perda ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut yang lebih berkualitas, mengingat selama ini pertumbuhan ekonomi Sumut ditopang oleh konsumsi.

Dijelaskannya, dasar penyusunan Perda adalah amanat dari UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, PP 45 tahun 2008 tentang Pedoman Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemberian Insentif dan Pemberian Kemudahan Penanaman Modal.

Sementara Kepala BPMD Sumut Purnama Dewi menjelaskan, penyusunan Perda untuk mendukung visi misi Gubsu H Gatot Pujo Nugroho dan Wagubsu H Tengku Erry Nuradi yaitu meningkatkan daya saing daerah. “Investasi adalah faktor pemicu pertumbuhan ekonomi, contohnya Sulawesi Selatan pertumbuhan ekonomi 8,4 persen di atas nasional 6,5 persen. Salah satunya adalah investasi di sana tinggi dan salah satu pendorongnya adalah perda insentif dan kemudahan penanaman modal,” ujarnya.

Sementara itu akademisi Wahyu Ario Pratomo mengungkapkan apa yang dilakukan BPMD Sumut merupakan langkah awal menyambut investor baru mengingat Sumut salah satu koridor ekonomi pada proyek Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). “Saat ini pertumbuhan ekonomi Sumut ditopang konsumsi, sifatnya temporer. Penting bagaimana buat kantong masyarakat berisi, akan lebih baik bila pertumbuhan ekonomi ditopang investasi dahulu baru konsumsi,” kata Wahyu. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Obama kutip filosofi Pancasila?

    Obama kutip filosofi Pancasila?

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)  – Pesan politik Nasionalisme Baru yang diusung Presiden Barack Obama diduga terinspirasi politik Indonesia. Politisi Partai Republik, Michael Patrick Leahy, mengatakan ada inti pesan Obama dalam pidatonya yang sangat mirip dengan pidato Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno, tentang Pancasila. Analisis Leahy ini dimuat dalam laman American Thinker beberapa waktu lalu. Dengan lugas Leahy […]

  • Konsumsi Dalam Negeri Solusi Naikkan Harga Karet

    Konsumsi Dalam Negeri Solusi Naikkan Harga Karet

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA – Mendongkrak konsumsi di dalam negeri menjadi fokus bahasan di Kemenko Perekonomian, Senin (14/10/2019) untuk menaikkan harga karet alam. Konsumsi dalam negeri yang bisa menggunakan karet alam meliputi aspal jalan raya, pembuatan traffic cone, bantal rel kereta api hingga dock fender dan masih banyak lagi. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar rapat koordinasi (rakor) […]

  • Madina Penyumbang Terbesar Kloter 14

    Madina Penyumbang Terbesar Kloter 14

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mandailing Natal (Madina) menjadi penyumbang terbanyak jamaah calon haji pada kloter 14 Embarkasi Medan yang akan berangkat pada Kamis malam (26/9), pukul 21.25 melalui Bandara Kualanamu. Sebanyak 398 jamaah asal Madina akan bergabung dalam kloter 14. Jumlah ini merupakan angka keseluruhan dari jamaah calhaj asal Madina yang diberangkatkan melalui Embarkasi Medan tahun ini. […]

  • Banggar Bahas Rencana PAPBD

    Banggar Bahas Rencana PAPBD

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perencanaan Perubahan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (PAPBD) Mandailing Natal (Madina) sudah masuk tahap pembahasan di Badan Anggaran DPRD Madina. Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi ketika membacakan Nota Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2021di ruang paripurna DPRD Madina, Senin (13/9) mengungkapkan beberapa poin yang menyebabkan […]

  • Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

    Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga Desa Sinonoan Kecamatan Siabu mendatangi Polres Madina Kamis (21/5) siang. Warga hendak mengadukan semrawutnya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 2020 di desa mereka. Diantara poin yang dikeluhkan : pemerintah desa kurang transparan menentukan warga penerima manfaat. Banyak yang kategori berhak tak masuk daftar. Edy Saputra Nasution gelar […]

  • Kabut Asap Landa Madina

    Kabut Asap Landa Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap sejak Rabu pagi (26/6/2013). Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait tentang tingkat ketebalan kabut asap ini. Meski belum mengganggu arus lalu lintas karena jarak pandang masih normal, sejumlah warga kota Panyabungan mengaku sangat resah terhadap asap ini karena bisa berdampak […]

expand_less