Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Saatnya Dunia Internasional Intervensi Militer Mesir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Dunia internasional dinilai perlu segera melakukan intervensi terhadap militer Mesir menyusul tragedi berdarah, yang hingga Rabu (14/8) telah menewaskan hingga 525 rakyat sipil.

Intervensi diyakini menjadi solusi terbaik yang ada guna menghindari semakin banyaknya jumlah korban yang terus berjatuhan.

“Kebiadaban militer Mesir dalam menghadapi demonstran sudah melampaui batas dan cenderung merendahkan dan mengabaikan hak-hak asasi manusia,” ujar Ketua Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay, dalam siaran persnya, Jumat (16/7).

Militer Mesir menurutnya juga terbukti tidak mendengar imbauan lembaga-lembaga internasional dan tokoh-tokoh dunia yang menyerukan agar segera menghentikan kekerasan dan mengedepankan cara-cara damai dalam menyikapi krisis politik yang ada.

“Karena itu perlu gerakan intervensi dari dunia internasional. Dalam hal ini Indonesia yang memiliki hubungan khusus dengan Mesir tidak cukup lagi hanya mengemukakan kecaman dan penyesalan,” katanya.

Menurut Dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini, salah satu langkah yang dapat diambil pemerintah Indonesia dengan mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) segera melakukan pertemuan khusus terkait upaya penyelesaian krisis Mesir.

“Negara-negara Islam perlu segera bersatu dalam melihat krisis Mesir. Apa pun kepentingannya harus dikesampingkan. Karena keselamatan warga sipil Mesir harus diutamakan. Pada titik inilah peran Indonesia menjadi strategis. Indonesia diyakini masih lebih didengar dibanding negara-negara Islam lain,” ujarnya.

Langkah lain, dunia internasional menurut Daulay juga perlu meminta pemerintah Amerika Serikat menghentikan bantuan sebesar Rp 1,3 miliar dollar per tahun kepada militer Mesir.

Dia menilai, besarnya bantuan yang diberikan justru memerkuat sikap-sikap militeristik tentara Mesir pada warga sipil. Karena itu Presiden Obama dalam hal ini menurutnya perlu berperan secara aktif mencari solusi terbaik lewat jalur diplomasi internasional.

“Saya yakin jika Presiden Mursi dibebaskan maka massa pendukungnya pun akan lebih tenang. Dengan begitu bentrokan antara pro-Mursi dan militer bisa diminimalisir,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Minta RS Permata Madina Serahkan Rekam Medis

    Kuasa Hukum Minta RS Permata Madina Serahkan Rekam Medis

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nur Miswari dari Kantor Hukum Nur Miswari, SH & Rekan meminta RS Permata Madina menyerahkan rekam medis penanganan pasien RSH. Rekam medis yang diminta harus lengkap tanpa pengecualian. Permintaan itu tertuang di dalam somasi kedua terhadap Rumah Sakit Permata Madina, Panyabungan, Mandailing Natal, dikirim pada Kamis,m (9/4/2026). Kantor Hukum Nur […]

  • 2 Unit Rumah di Tanggabosi Madina Hangus Terbakar

    2 Unit Rumah di Tanggabosi Madina Hangus Terbakar

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dua unit rumah semi permanen milik warga Desa Tanggabosi II, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hangus terbakar, Jumat (06/05/2011) malam sekitar pukul 21.15 WIB. Satu unit rumah habis total dan satu unit lagi terbakar sebagian. Penyebab kebakaran diduga akibat pemilik rumah meninggalkan sayur yang masih dimasak di dapur rumah. Rumah yang hangus terbakar […]

  • RAPBD Madina 2020 Turun dari 2019

    RAPBD Madina 2020 Turun dari 2019

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan APBD Madina TA 2020 diajukan sebesar Rp 1.667.753.177.436. Angka ini menurun dari Tahun Anggaran 2019 yang sebesar Rp 1.698.320.475.820. Pengajuan RAPBD 2020 disampaikan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di Rapat Paripurna DPRD Madina, Selasa (17/12/2019). Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis. PENDAPATAN Angka Rp 1.667.753.177.436 […]

  • Ketua DPRD: Sangat Lucu Kepala Sekolah yang Bermasalah Dipertahankan

    Ketua DPRD: Sangat Lucu Kepala Sekolah yang Bermasalah Dipertahankan

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis menilai langkah yang diambil Dinas Pendidikan (Disdik) sangat lucu dengan mempertahankan kepala sekolah yang bermasalah. Hal itu disampaikan Erwin ketika diminta tanggapan terkait adanya permintaan penggantian kepala SDN 001 Sihepeng di Kecamatan Siabu dan SDN 116 Percontohan di Kecamatan Panyabungan, Senin (7/2). “Alangkah […]

  • KPK teliti perencanaan yang dibuat daerah

    KPK teliti perencanaan yang dibuat daerah

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LANGKAT – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meneliti setiap perencanaan yang dibuat daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang harus terdapat APBD Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Hal itu disampaikan Perwakilan Badan Perencanaan Daerah Provinsi Sumatera Utara Abdul Wahid MSi di Stabat, kemarin. Abdul Wahid menjelaskan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meneliti perencanaan […]

  • NasDem Pasrahkan Nasib Jaksa Agung ke Jokowi

    NasDem Pasrahkan Nasib Jaksa Agung ke Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Ketua DPP Partai NasDem, Taufik Basari mempastikan partainya siap menerima apapun keputusan Presiden Joko Widodo soal kabinet. Termasuk jika keputusan itu adalah mencopot anggota kabinet yang berasal dari NasDem. “Kalau soal kursi NasDem di pemerintahan sepenuhnya kewenangan presiden, kita dari awal memang serahkan sepenuhnya itu kepada presiden, kita tidak akan otak-atik,” ujar […]

expand_less