Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

PSMS masih banyak kekurangan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
  • print Cetak

MEDAN – PSMS Medan hanya mampu menang tipis di laga ujicoba ketiganya. Menghadapi PS Kampus USU di Stadion Mini USU, Kamis, tim besutan Edi Syahputra itu menang 2-1.

Bermain di hadapan ratusan suporternya, skuad Ayam Kinantan bermain menyerang. Namun gol yang ditunggu-tunggu baru tercipta di menit 15. Menerima umpan terobosan Tri Yudha Handoko, Fajar Adinata membuka skor bagi PSMS.

ertinggal, PSK USU berusaha menyamakan kedudukan dengan beberapa kali mengancam gawang PSMS lewat serangan balik. Gawang Oki Rengga akhirnya kebobolan berkat aksi Noviandi di menit 34.

Memasuki babak kedua, Jaya Hartono cs kembali menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang emas sempat tercipta, di antaranya tendangan keras Fajar di menit 65 yang hanya melambung tipis di atas mistar gawang PSK USU.

Gol kemenangan PSMS akhirnya tercipta di menit 72 lewat Tambun Naibaho. Sebelumnya, Tambun melewati sejumlah pemain belakang USU. Enggan kalah dari PSMS, anak-anak USU meningkatkan intensitas serangan. Tambun cs tak tinggal diam dan meladeni pola lawan.

Keadaan ini membuat kedua tim menyajikan permainan keras menjurus kasar. Wasit Guna Tarigan pun harus mengeluarkan dua kartu merah masing-masing untuk Tri Yudha Handoko (PSMS) dan Ridwan (USU) karena bentrok pada menit 77.

Pelatih PSMS, Edi Syahputra, mengakui timnya masih banyak kekurangan. Di lini depan, para striker belum menunjukkan karakter haus gol seperti keinginan pelatih, begitu juga lini tengah yang belum optimal menyuplai bola.

"Saya minta masyarakat bersabar, kami pun masih terus berusaha mencari pemain-pemain terbaik. Bukan bermaksud mengecilkan pemain yang ada sekarang, tapi memang permainan mereka belum maksimal,” tegasnya.

Edi juga menyayangkan Ayam Kinantan cuma menang tipis. Menurutnya, PSMS seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak, apalagi banyak peluang yang terbuang percuma karena kurang kontrolnya penyerang dan nalurinya belum tajam mencetak gol.

“Artinya, masih banyak yang harus dievaluasi dari tim ini. Sekali lagi, saya minta masyarakat bersabar demi kebangkitan PSMS,” pintanya.
Pelatih PSK USU, Januari, mengatakan timnya sudah menunjukkan dan memberikan perlawanan maksimal. Januari mengakui timnya banyak kecolongan akibat terbawa emosi, sehingga hilang konsentrasi.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampai September, Setoran Retribusi Dinas Pariwisata Madina Tahun 2024 Masih Nihil

    Sampai September, Setoran Retribusi Dinas Pariwisata Madina Tahun 2024 Masih Nihil

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sampai bulan september 2024, target retribusi Dinas Pariwisata Mandailing Natal senilai Rp.200.000.000 ternyata belum terealisasi. Data dari Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) menyebut tahun 2024 ini memang Dinas Pariwisata hanya menargetkan Rp.200.000.000 saja utuk retribusi. ” Target Retribusi Dinas Pariwisata sendiri ada Rp. 200.000.000 pertahun. Untuk hitungan hingga bulan September […]

  • Gang Pasar Baru Panyabungan Berlumpur,  Bagai Jalan ke Desa Terisolir

    Gang Pasar Baru Panyabungan Berlumpur, Bagai Jalan ke Desa Terisolir

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi Relokasi Pasar Baru Panyabungan becek dan sumpek. “Foto untuk apa itu, bang,” sergah seorang pedagang pisang saat Mandailing Online memotoi gang pasar, Senin (12/10/2020). “Foto-foto kondisi pasar untuk berita, dik,” jawab Mandailing Online. “Mantap kali itu, beritakan dulu, bang. Payah ini pasar,” katanya. Pantauan Mandailing Online, gang pasar sangat parah, […]

  • Pembangkit Panas Bumi Inlander

    Pembangkit Panas Bumi Inlander

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tahun 2006, di Mataloko, NTT, muncul semburan lumpur dari perusahaan panas bumi di kawasan itu. Lubang semburan itu kemudian ditutup dengan 200 truk batu dan 150 truk semen. Berhentikah? Ya. Tapi semburan baru muncul di berbagai titik seluas 5 hektar. Perusahaan kalah cepat dengan meluasnya semburan, karena alam jauh lebih dahsyat dari kemampuan hitungan manusia. […]

  • Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Harvina, S.Sos Tradisi gotong royong telah lama hidup dalam masyarakat Indonesia. Tradisi ini dapat terlihat dari kebiasaan masyarakat kita yang saling membantu dalam melakukan setiap kegiatan, misalnya dalam prosesi pernikahan, kematian, menjaga lingkungan dan bercocok tanam. Namun, beberapa tahun terakhir, tradisi gotong royong tanpa disadari mulai terkikis keberadaannya, terutama pada masyarakat yang hidup di […]

  • Rp1,43 Miliar Belanja Alat RSUD Panyabungan 2026. DPRD Rekomendasi Pengoptimalan Pelayanan

    Rp1,43 Miliar Belanja Alat RSUD Panyabungan 2026. DPRD Rekomendasi Pengoptimalan Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN || Mandailing Online– RSUD Panyabungan menganggarkan Rp1.433.157.251 dari dana BLUD 2026 untuk belanja modal peralatan dan mesin. Total ada 14 paket pengadaan mulai dari ventilator, defibrillator, hingga mesin laminating dan kursi eselon 4. Ditengah masih banyaknya keluhan pasien mulai dari antrian di IGD, pelayanan dan bahkan sampai ada pasien yang tak dapat jatah kamar […]

  • Karikatur Penghinaan Terhadap Nabi Muncul Lagi, Buah Kebebasan Demokrasi?

    Karikatur Penghinaan Terhadap Nabi Muncul Lagi, Buah Kebebasan Demokrasi?

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Sungguh lancang! Sebuah karikatur kembali diduga telah melecehkan dan menghina Islam. Pasalnya, ilustrasui karikatur tersebut menggambarkan dua sosok yang berjabat tangan di langit dengan latar belakang bersenjata. Sosok yang diilustrasikan diduga kuat mengarah pada dua Nabiyullah, yaitu Muhammad saw dan Musa as. Karikatur pelecehan tersebut dimuat oleh salah […]

expand_less