Jumat, 7 Agu 2026
light_mode

PSMS masih banyak kekurangan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
  • print Cetak

MEDAN – PSMS Medan hanya mampu menang tipis di laga ujicoba ketiganya. Menghadapi PS Kampus USU di Stadion Mini USU, Kamis, tim besutan Edi Syahputra itu menang 2-1.

Bermain di hadapan ratusan suporternya, skuad Ayam Kinantan bermain menyerang. Namun gol yang ditunggu-tunggu baru tercipta di menit 15. Menerima umpan terobosan Tri Yudha Handoko, Fajar Adinata membuka skor bagi PSMS.

ertinggal, PSK USU berusaha menyamakan kedudukan dengan beberapa kali mengancam gawang PSMS lewat serangan balik. Gawang Oki Rengga akhirnya kebobolan berkat aksi Noviandi di menit 34.

Memasuki babak kedua, Jaya Hartono cs kembali menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang emas sempat tercipta, di antaranya tendangan keras Fajar di menit 65 yang hanya melambung tipis di atas mistar gawang PSK USU.

Gol kemenangan PSMS akhirnya tercipta di menit 72 lewat Tambun Naibaho. Sebelumnya, Tambun melewati sejumlah pemain belakang USU. Enggan kalah dari PSMS, anak-anak USU meningkatkan intensitas serangan. Tambun cs tak tinggal diam dan meladeni pola lawan.

Keadaan ini membuat kedua tim menyajikan permainan keras menjurus kasar. Wasit Guna Tarigan pun harus mengeluarkan dua kartu merah masing-masing untuk Tri Yudha Handoko (PSMS) dan Ridwan (USU) karena bentrok pada menit 77.

Pelatih PSMS, Edi Syahputra, mengakui timnya masih banyak kekurangan. Di lini depan, para striker belum menunjukkan karakter haus gol seperti keinginan pelatih, begitu juga lini tengah yang belum optimal menyuplai bola.

"Saya minta masyarakat bersabar, kami pun masih terus berusaha mencari pemain-pemain terbaik. Bukan bermaksud mengecilkan pemain yang ada sekarang, tapi memang permainan mereka belum maksimal,” tegasnya.

Edi juga menyayangkan Ayam Kinantan cuma menang tipis. Menurutnya, PSMS seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak, apalagi banyak peluang yang terbuang percuma karena kurang kontrolnya penyerang dan nalurinya belum tajam mencetak gol.

“Artinya, masih banyak yang harus dievaluasi dari tim ini. Sekali lagi, saya minta masyarakat bersabar demi kebangkitan PSMS,” pintanya.
Pelatih PSK USU, Januari, mengatakan timnya sudah menunjukkan dan memberikan perlawanan maksimal. Januari mengakui timnya banyak kecolongan akibat terbawa emosi, sehingga hilang konsentrasi.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Berlubang Ancam Nyawa Pengguna Jalan

    Jalan Berlubang Ancam Nyawa Pengguna Jalan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA – Kerusakan Jalan Lintas Gunung Tua-Binanga Km 2  Desa Sababangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) semakin hari semakin membesar. Jalan berlubang yang sebulan lalu masih berdiameter sepuluh sentimeter itu kini telah semakin membesar bahkan sudah berukuran lebih dari satu meter dengan kedalaman hampir mencapai dua meter. Kerusakan tersebut membuat lalu lintas […]

  • ABK WNI Concordia 4 Kali Selamatkan Penumpang

    ABK WNI Concordia 4 Kali Selamatkan Penumpang

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salah seorang anak buah kapal Costa Concordia, Dewa Putu Gede Budiarta, menuturkan detik-detik menjelang peristiwa karamnya kapal pesiar di Pulau Giglio, Italia, Jumat lalu, 13 Januari 2012. Budiarta mengaku sempat bolak-balik dengan sekoci empat kali untuk menolong penumpang dari bangkai kapal. Budiarta merupakan karyawan bagian dapur di Samsara Restaurant, salah satu restoran di kapal pesiar […]

  • 30 Siswa PDM Ikuti Olimpiade Sains IPB

    30 Siswa PDM Ikuti Olimpiade Sains IPB

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Plus Studi Tour ke ITB dan Observatorium Bosscha TAPSEL; Sebanyak 30 siswa dan siswi Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM), akan mengikuti Olimpiade Sains Institut Pertanian Bogor (IPB), pada Jumat (12/11) hingga Minggu (14/11) mendatang. Kemarin (8/11), keselurahan peserta diberangkatkan dari Desa Sidapdap-Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Puluhan siswa-siswi […]

  • Reses Binsar Nasution, Dorong Kebangkitan BUMDes  Hingga Jalan Sentra Produksi

    Reses Binsar Nasution, Dorong Kebangkitan BUMDes Hingga Jalan Sentra Produksi

    • calendar_month Selasa, 27 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak dapat disangkal bahwa infrastruktur menuju sentra produksi pedesaan merupakan faktor vital dalam meningkatkan laju perekonomian rakyat di pedesaan. Karena infrastruktur, baik jalan, jembatan maupun jaringan listrik merupakan bagian pendukung utama lancarnya kegiatan usaha masyarakat. Lebih jauh dari itu, kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga menjadi soko guru bagi perekonomian pedesaan, sebab, selain mampu […]

  • Peringati Harlah Ke-39 PPP Gelar Halaqah Ulama Se-Tabagsel di Madina

    Peringati Harlah Ke-39 PPP Gelar Halaqah Ulama Se-Tabagsel di Madina

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dalam memeringati hari lahir PPP ke-39, DPW PPP Sumut menggelar berbagai acara seperti halaqah (pertemuan) ulama se-Tapanuli bagian Selatan. Dengan halaqah ini, PPP Sumut ingin menjalin silaturahmi dengan para ulama Tabagsel, termasuk dalam hal mengenai kemaslahatan ummat dan pembahasan mengenai hukum agama. Halaqah Ulama ini dipusatkan di Masjid Agung Nur Alannur, Desa Parbangunan, Kecamatan […]

  • Uang Kost Ditagih, Nyawa Melayang

    Uang Kost Ditagih, Nyawa Melayang

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Miris! Kelakuan manusia sekarang ini seperti tidak punya hati. Rasa tega karena kesal atau sakit hati bisa membuat gelap mata. Gara-gara hal sepele namun bisa membuat nyawa melayang. Seolah tak peduli mana hak dan kewajiban yang harus dipertimbangkan. Seperti kasus pembunuhan yang terjadi baru-baru ini. Tiga anak kost tega […]

expand_less