Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Pendidikan Harus Tanamkan Budaya Anti Korupsi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
  • print Cetak


YOKYAKARTA :Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra Hamzah mengatakan dunia pendidikan harus berperan tanamkan budaya anti korupsi.

“Efektivitas penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh aparatnya, tetapi juga ditentukan oleh produk hukum dan budaya masyarakat untuk mematuhi hukum. Dunia pendidikan berperan untuk mengajarkan budaya patuh hukum,” katanya saat menjadi pembicara seminar nasional `Peran Korupsi terhadap Dehumanisasi Pendidikan di Masa Kontemporer` yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, di Yogyakarta, Minggu 28 November 2010.

Ia mengatakan penegakan hukum tidak dapat berdiri sendiri karena ada nilai-nilai yang saling menunjang satu sama lain, di antaranya adalah politik, ekonomi, dan budaya.

“Penindakan terhadap pelaku korupsi belum tentu menimbulkan efek jera karena banyak koruptor yang divonis ringan, oleh karena itu yang terpenting adalah upaya pencegahan dan pendidikan antikorupsi,” katanya.

Namun, kata dia dunia pendidikan justru disinyalir menjadi salah satu `sarang` koruptor terbukti dari banyaknya laporan dugaan praktik korupsi di dunia pendidikan masuk ke KPK.

“Sayangnya KPK memiliki kewenangan terbatas karena sejak diberlakukannya otonomi daerah, anggaran pendidikan sepenuhnya dikontrol oleh masing-masing daerah melalui dinas terkait,” katanya.

Sementara itu, kata dia KPK tidak memiliki kewenangan untuk menyidik pejabat dinas yang berpangkat di bawah eselon I meskipun dia disinyalir melakukan tindak pidana korupsi.

“Untuk itu kami memperketat ranah pencegahan dan pengawasan dengan memetakan modus-modus korupsi di dunia pendidikan serta mengkaji sistem Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan,” katanya.

Sebelumnya pengamat pendidikan yang juga pengarang buku `Orang Miskin Dilarang Sekolah` Eko Prasetyo mengatakan modus praktik korupsi yang terjadi di dunia pendidikan Indonesia saat ini tampil dalam bentuk sistematis dan rapi.

“Berdasarkan penelitian yang dilakukan `Indonesia Corruption Watch` belum lama ini, modus yang kerap digunakan pelaku korupsi antara lain penggelapan dana, proyek fiktif, dan mengarahkan kontrak pada konraktor tertentu,” katanya.(an)
Sumber : EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat NU Sinunukan Sahata Pembangunan Dilanjutkan

    Muslimat NU Sinunukan Sahata Pembangunan Dilanjutkan

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Muslimat NU Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata (sepakat) pembangunan infrastruktur jalan di kecamatan itu dilanjutkan. Hal itu mereka sampaikan ketika mendengarkan orasi politik calon wakil bupati Madina nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution di Desa Widodaren, Senin (21/10/2024). “Pembangunan di pantai barat cukup masif […]

  • Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

    Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    P Sidimpuan, – Kota Padangsidimpuan akan mendatangkan hewan ternak untuk kebutuhan warga saat hari Raya Idul Adha 1434 H. Soalnya, sesuai data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan, untuk tahun 2013 tercatat jumlah sapi ternak warga yang ada di Padangsidimpuan hanya 966 ekor. Kepala BPS Kota Padangsidimpuan melalui Kasi IPDS, Joel Roy Peranginangin […]

  • Wewenang Polri Terbitkan SIM dan STNK Digugat ke MK

    Wewenang Polri Terbitkan SIM dan STNK Digugat ke MK

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA,  — Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Polri (Koreksi) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan kewenangan Polri soal registrasi, identifikasi kendaraan bermotor, serta menerbitkan surat izin mengemudi. Apa tanggapan Polri atas gugatan itu? Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Agus Rianto mempertanyakan mengapa wewenang Polri tersebut digugat. “Apa tanggung jawab yang selama […]

  • SI RARA

    SI RARA

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    I tandai homu dope le Si Rara? Ninna, najolo ompung ni ompungnia alak naro juo dei sian Aek Nabara, ro alai sabara mamota-mota arangan dohot rura sampe tu paya-paya na ilambung ni Gunungtua. Dung tolap tu Huta Sabariba, nida alai mada sada amporik Ambaroba atia martata-tata paida-ida ulok Sa manolon Si Bodak na mata, sangkot […]

  • Ketua TP PKK Madina Tinjau Pelaksanaan BIAN di MTsN 2 Panyabungan

    Ketua TP PKK Madina Tinjau Pelaksanaan BIAN di MTsN 2 Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Mandailing Natal (Madina) melakukan peninjauan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Madrasah Tsanawiyah Islamiah Negeri (MTsN), Panyabungan, Rabu (21/9/2022). Peninjauan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Madina dr. Syarifuddin. Syarifuddin mengatakan imunisasi yang diberikan adalah Vaksin MR atau Campak rubella dengan sasaran anak mulai usia 9 bulan sampai […]

  • Pariwisata Belum Pengaruhi Pendapatan Dearah

    Pariwisata Belum Pengaruhi Pendapatan Dearah

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sektor Pariwisatan sejauh ini melum mampu menyumbang terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mandailing Natal (Madina). Demikian disampaikan aktivis pemerhati lingkungan di Madina, Buyung RBD Daulay yang juga Ketua Angkatan Muda Demokrat Indonesia didampingi Sekretaris Imsaruddin Nasution SHI kepada wartawan, pekan lalu. Menurutnya, kondisi itu akibat pengelolaan objek wisata di Madina belum […]

expand_less