Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Heboh, Gambar Palu-Arit Bertebaran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2013
  • print Cetak

TEBINGTINGGI, – Lambang dan tulisan soal komunis hebohkan Tebingtinggi, Kamis (12/9). Saking gegernya, warga menjadi cemas, takut insiden yang tidak-tidak terjadi. Polisi dan tentara telah berkoordinasi untuk mengungkap siapa pelakunya.

Kalimat yang menghebohkan tersebut ditulis menggunakan cat pilox. Bunyinya “Komunis harga mati. Bangun dan Melawan! Hidup rakyat. Kita sudah ditindas, kita harus melawan. Revolusi harga mati, kami akan terus melawan. Komunisme.”

Tulisan itu terpampang jelas di dinding samping kanan SMP Negeri 1 Jl. DI Panjaitan, persisnya di seberang kiri jalan menuju rumah dinas Wali Kota Tebingtinggi. Selanjutnya di dinding tembok eks kantor Bank Dagang Negara (BDN) Jl. Perintis Kemerdekaan, Tebingtinggi, dinding sekolah Yayasan Budi Dharma Jl. Veteran dan di simpang Jl. Kartini.

Tak hanya tulisan saja, di masing-masing dinding juga ada gambar arit dan palu yang melambangkan sebuah organisasi terlarang di zaman orde lama.

“Tadi malam sekira jam 1 katanya ada warga yang melihat dua orang anak muda berboncengan naik sepeda motor berhenti di Jl. DI Panjaitan. Tapi warga yang melihat tak begitu memperhatikan, soalnya lampu penerangan jalan mati,” ungkap Omryn Silalahi, warga Jl. DI. Panjaitan, Tebingtinggi.

Sementara Adrul, Kasek SMP Negeri 1 Tebingtinggi menduga, pelaku yang menuliskan kalimat soal komunis tersebut adalah orang jahil. “Tapi cemas juga kita, karena seolah-olah akan ada masalah,” ungkapnya.

Atas tindakan orang yang tidak bertanggung jawab tersebut, Ir Pahala Sitorus MM, salah satu anggota DPRD Tebingtinggi berharap pihak intelijen cepat menelusurinya. “Virus komunis harus diantisipasi sebelum berkembang,” tegasnya.

Diduganya, selain virus komunis, bisa saja tulisan-tulisan tersebut bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah yang tidak maksimal. “Kita berharap kehebohan ini tidak terulang lagi,” harapnya.

Di tempat terpisah, asat Intelkam Polres Tebingtinggi, AKP Heri Syahputra mengungkapkan kalau pihaknya masih mengumpulkan dokumentasi terkait tulisan-tulisan tersebut sambil menyelidiki pelakunya.

“Anggota masih menyisir lapangan untuk melacak apakah ada tulisan serupa di tempat lain,” ucapnya. Soal motif tulisan itu dibuat, Heri enggan berasumsi.

“Jangan berasumsilah, nanti malah membuat situasi menjadi tidak kondusif. Intinya, mari kita sama-sama untuk tidak terpancing dengan bentuk-bentuk provokasi seperti ini,” sebutnya.

Senada juga dikatakan Danramil 13 Tebingtinggi, Kapten Inf Budiono yang mengungkapkan kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki pelakunya.

“Masalah ini sudah sampai di tingkat pimpinan dan sedang kami lidik bersama kepolisian. Imbauan kami, masyarakat tidak terpancing dengan tulisan itu,” serunya.(awi/rul/jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Visi Misi Yusuf Nasution – Imron Lubis

    Visi Misi Yusuf Nasution – Imron Lubis

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    VISI Visi dan Misi ini dibuat sebagai pedoman dalam penetapan arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah serta pelayananan kepada masyarakat selama lima tahun kedepan. Adapun visi pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal Tahun 2016 – 2021         Drs. M. Yusuf Nasution, M.Si dan H. Imron Lubis, S.Pd, M.M adalah : “ TERWUJUDNYA […]

  • Oknum Pegawai Tukang Bagi-Bagi Proyek di PU Madina Hilang?

    Oknum Pegawai Tukang Bagi-Bagi Proyek di PU Madina Hilang?

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Penenderan proyek di Dinas PU Mandailing Natal (Madina) tahun ini diperkirakan bakal kacau. Pasalnya, seorang pegawai di instasi itu berinisial M yang selama ini dikenal sebagai tukang bagi-bagi proyek, sudah menghilang dalam sepekan terakhir. “Dia sudah menghilang. Uang yang kami tanam untuk mendapatan proyek pun nampaknya bakalan raib lah ini,” ungkap […]

  • Ribuan Mualaf Eropa Berhaji Tahun Ini

    Ribuan Mualaf Eropa Berhaji Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LONDON–Sebanyak 4.500 mualaf dari seluruh Eropa menuaikan haji tahun ini. Jumlah ini yang terbesar ketimbang tahun sebelumnya. Organisasi Masyarakat Islam Eropa Kamal Argon menilai antusiasme berhaji dikalangan mualaf muncul selepas tragedi 9//11. “Kampanye yang dilakukan umat Islam di seluruh dunia, utamanya dunia Barat membantu banyak warga Eropa menemukan kebenaran tentang Islam,” kata dia seperti dilansir […]

  • Hikmah Ibadah Kurban

    Hikmah Ibadah Kurban

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Oleh Muhammad Arifin Ilham Ibadah Kurban memiliki pesan  moral yang sangat dalam. Seperti pesan yang terkandung dalam makna bahasanya. Qurb atau qurbân berarti “dekat” dengan imbuhan ân (alif dan nun) yang mengandung arti “kesempurnaan”, sehingga qurbân yang diindonesiakan dengan “kurban” berarti “kedekatan yang sempurna”. Kata Qurbân berulang tiga kali dalam al-Qur’an, yaitu pada QS.Ali […]

  • PT. PSU Zalimi Warga Madina, DPRD dan Gubsu Jangan Menonton Saja

    PT. PSU Zalimi Warga Madina, DPRD dan Gubsu Jangan Menonton Saja

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Sumut dan Gubernur Sumut, Erry Nuradi masih menjadi penonton yang budiman di tengah derita warga Desa Kampung Baru Kecamatan Lingga Bayu dan Kecamatan Batang Natal, Madina soal polemik kebun plasma sawit dari pihak PT. PSU. Derita lainnya, terkait lahan warga yang dirusak PT. Perkebunan Sumatera Utara yang hingga kini […]

  • Terkait Smart Village, 2 Pejabat Pemkab Madina Tak Hadiri Panggilan Jaksa

    Terkait Smart Village, 2 Pejabat Pemkab Madina Tak Hadiri Panggilan Jaksa

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) telah melakukan pemanggilan pertama terhadap 2 pejabat pemkab Madina terkait “Smart Village”, namun tidak dihadiri. Demikian penjelasan Kajari Madina, Dr Muhammad Iqbal, SH, MH melalui Kasi Pidsus, Herianto, SH kepada wartawan, Kamis (12/06/2025). ”mereka belum datang, kemaren jadwalnya dan akan kita panggil ulang,”pungkas Kasi […]

expand_less