Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

UISU Akhirnya Bersatu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2013
  • print Cetak

MEDAN , – Pasca desakan ratusan mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) di Jalan Sisingamangaraja Medan, akhirnya UISU yang sebelumnya terpecah dua, berdamai guna menyelamatkan UISU dari ancaman tutup.

Penyatuan UISU Almunawarah di Jalan Sisingmangaraja dan UISU Almanar di Jalan Karya Bakti disepakati dalam satu nota kesepahaman antara kedua belah pihak. Selanjutnya, kedua pihak UISU menandatangani beberapa poin untuk menyelamatkan UISU.

Proses penyatuan UISU salah satunya karena ada ancaman dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh, apabila UISU tak bisa menyatu maka izinnya segera dicabut.

Pertemuan untuk penyatuan dimulai pukul 13.00 WIB di aula FK UISU. Dalam pertemuan itu dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah Sumut Prof Dian Armanto, Ketua APTISI, Bahdin Nur Tanjung, wakil rektor UISU Prof Effendi Barus, dan Helmi Nasution serta Prof Zulkarnain Lubis.

Setelah berdialog 2,5 jam, akhirnya Prof Dian Armanto, Helmi Nasution dan Prof Zulkarnain Lubis menandatangani nota kesepahaman terkait penyatuan akademik antara UISU Almanar dan Almunawarah.

Usai ditandatangi, Prof Dian Armanto bersama Prof Effendi Barus dan Bahdin Nur Tanjung membawa nota kesepahaman ke UISU Almanar di Jalan Karya Bakti. Sekitar pukul 19.00 WIB, pertemuan antara Kopertisi, APTISI dan Prof Effendi Barus dengan unsur rektorat Almanar.

Pertemuan tertutup itu akhirnya usai sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah itu, seluruh peserta rapat tertutup keluar ke aula UISU di Jalan Karya Bakti. Bahdin langsung membuka hasil dari pertemuan. Dalam pertemuan itu dihadiri juga orangtua dan mahasiswa dan Fakultas Kedokteran UISU Jalan Sisingamangaraja.

Di tempat terpisah, Prof Zulkarnain Lubis dan Helmi Nasution ditahan oleh mahasiswa FK UISU Jalan Sisingamangaraja. “Selama proses belum ada kesepakatan, kami masih menahan Prof Zulkarnain dan Helmi di kampus. Setelah sampai nota kesepahaman kami lepaskan penahanan ini,” kata mahasiswa FK UISU, Wahyu.

Rektor UISU, Asaad membacakan maklumat no. 1160/E/E.05/IX/2013 berisi, sehubungan dengan penyatuan akademik UISU, dengan ini selaku rektor menegaskan dalam rangka integrasi akademik UISU bagi mahasiswa dan lulusan Jalan Sisingamangaraja, pada prinsipnya akan menerima dan memproses secara akademik.

Dia menyebutkan, akademik bagi mahasiswa UISU dan lulusan dari kampus Jalan Sisingamangaraja Medan pada prinsipnya akan menerima dan memproses masalah akademik mahasiswa sejak keluarnya surat koordinator kopertis wilayah 1 nomor 57/LI.12.1/PS/2010 berpedoman pada ketentuan yang berlaku di UISU kampus Jalan Karya Bakti No. 34 Medan.

Usai membacakan maklumat, Asaad menyampaikan, seluruh mahasiswa dan alumni dari UISU Almunawarah Jalan Sisingamangaraja, sejak februari 2010. Semuanya bisa melakukan registrasi ulang ke seluruh kampus UISU.

“Semuanya bisa diregistrasi ulang melalui mekanisme yang ada di UISU Jalan Karya Bakti,” sebutnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan, mengenai poin-poin nota kesepahaman, kedua UISU akan berkoordinasi terkait kepengurusan.

Sementara itu, Dian Armanto mengatakan, mahasiswa dan alumni UISU akan didaftarkan ke EPSBED, dan terdata di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT). Khusus bagi mahasiswa yang berasal dari UISU di Jalan Sisingamangaraja.

“Jadi sudah tidak ada lagi kampus UISU sana dan UISU sini. Kini yang ada UISU Cuma satu, UISU Medan dan rektor UISU yakni Asaad dan Prof Effendi Barus sebagai wakil rektor,” tegasnya.

Dia menambahkan, proses akademik akan secepatnya diproses dan diselesaikan permasalahanya. Selanjutnya, surat edaran Kopertis akan dibuat surat keterangan, sehingga legalitas tidak perlu diragukan lagi.

Dian menyampaikan, untuk data mahasiswa dan lulusan UISU Jalan Sisingamangaraja, Prof Effendi Barus berkoordinasi dengan Asaad. Selanjutnya, data diproses sesuai mekanismenya dan dikirimkan ke Kopertis untuk daftarkan.

“Jadi untuk ijazah yang pernah disebut illegal, silahkan daftar ulang. Pastinya tidak akan ada lagi yang illegal,” tambahnya.

Di tempat yang sama, salah satu orangtua mahasiswa FK UISU Jalan Sisingamangaraja sempat berteriak meminta dicabutnya surat edaran mengenai larangan menerima lulusan UISU Jalan Sisingamangaraja.

“Saya sebagai kopertis tidak bisa mencabut, karena itu keputusan negara. Solusinya membuat surat keterangan prihal tidak ada masalah lagi dengan lulusan UISU, dikuatkan dengan adanya surat rector. Kalau perlu bisa disiapkan termasuk fotocopy nota kesepahaman akan dibagikan,” sebutnya.

Usai dibacakan maklumat, Asaad mengatakan, proses integrasi akademik UISU membutuhkan waktu. Tapi ini sudah menjadi langkah awal untuk menyelematkan mahasiswa dan alumni. Selanjutnya, proses akan dikoordinasikan dengan Prof Effendi Barus. “Kami akan agendakan pertemuan kedua kubu untuk menyatu,” ucapnya.

Setelah selesai bertemu, semuanya bersalaman dan menerima penyatuan UISU. Selanjutnya, kopertis, APTISI dan rektorat UISU membubarkan diri. Selanjutnya, nota kesepaham ditunjukkan ke mahasiswa FK UISU di Jalan Sisingamangaraja. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umat Wajib Membela Kehormatan Nabi SAW

    Umat Wajib Membela Kehormatan Nabi SAW

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada 2 September 2020, Majalah Charlie Hebdo kembali menerbitkan karikatur penghinaan kepada Nabi Muhammad saw. Bukan kali pertama majalah sayap kanan ini menghina Nabi saw. dan ajaran Islam. Walaupun mendapatkan banyak kecaman dari berbagai negara, nyatanya Pemerintah Prancis mendukung ulah majalah tersebut. Pemerintah Prancis pimpinan Emmanuel Macron la’natulLâh pun sengaja memajang kartun penghinaan Nabi Muhammad […]

  • Dana PSKS Se-Tabagsel Cair Hari Ini

    Dana PSKS Se-Tabagsel Cair Hari Ini

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

     P Sidimpuan – Mulai hari ini, Senin (24/11), sebanyak 82.359 Rumah Tangga Sasaran (RTS) untuk wilayah Tabagsel (Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapsel, Palas, Paluta dan Madina), sudah bisa mencairkan dana kompensasi pasca kenaikan harga BBM yang disebut Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kantor Pos setempat. Kepala Kantor Pos Besar Kota Padangsidimpuan Rachmady Sirait didampingi Ketua […]

  • PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

    PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Madina Agro Lestari diduga membuang limbah berbahaya ke Sungai Marait, Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Rabu (24/8). Dugaan tersebut disampaikan Lubis (48 tahun), salah satu nelayan di wilayah tersebut. Lubis dan istrinya (DA, 40) mengeluh gatal-gatal usai mandi di belakang rumah mereka […]

  • Dahlan Hasan Daftar di 4 Parpol

    Dahlan Hasan Daftar di 4 Parpol

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dahlan Hasan Nasution mendaftar di 4 parpol, Jum’at (22/11/2019) sebagai bakal calon bupati Madina. Pendaftaran ini menunjukkan kesungguhan bupati Madina ini untuk ikut lagi sebagai kandidat bupati Madina di Pilkada 2020. Keempat partai politik itu Partai Golkar, Demokrat, Perindo, PPP. Dahlan didampingi rombongan yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat 23 […]

  • Lembu Qurban Didatangkan Dari Kisaran dan Siantar

    Lembu Qurban Didatangkan Dari Kisaran dan Siantar

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lembu qurban di Mandailing Natal (Madina) saat ini mayoritas didatangkan dari kawasan Kisaran dan Siantar, tak lagi dari Sumatera Barat dan Bengkulu. Demikian pengakuan sejumlah pedagang lembu di Panyabungan, Senin (21/9/2014). “Ada perubahan, kalau tahun lalu kita mendatangkan hewan kurban dari Sumbar, tahun ini sudah dari Kisaran maupun Siantar,” […]

  • KPU Klarifikasi Isu Suara Jokowi-JK Unggul di Luar Negeri

    KPU Klarifikasi Isu Suara Jokowi-JK Unggul di Luar Negeri

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan, belum ada penghitungan suara dilakukan di luar negeri. Penghitungan suara baru dimulai tanggal 9 Juli nanti bersamaan dengan penghitungan di dalam negeri. "Kalau ada yang rilis hasil penghitungan apa memang itu ada?, kalau quick count ga mungkin," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, tadi malam (Sabtu, 5/7). Pernyataan ini terkait […]

expand_less