Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
  • print Cetak

SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di Komisi II DPR RI tidak akan berjalan maksimal jika kepala daerah tidak satu kata. Untuk itu, empat kabupaten dan satu kota di wilayah Tabagsel plus Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan harus bersatu memperjuangkan percepatan pembentukan provinsi ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (PP Gemasu) Asmar Ismail Siregar, Rabu (16/10), meminta kerendahan hati seluruh kepala daerah untuk menyatukan persepsi dan bersama-sama mengawal proses pembahasannya di Komisi II DPR RI.

“Perlu kebersamaan, karena awalnya juga usulan pembentukan provinsi baru ini berasal dari keinginan bersama. Jadi ketika sudah hampir jadi dan tinggal finish mari kita kawal bersama,” ajaknya.

Kemudian, ia juga meminta agar ada tim khusus yang dibentuk untuk mengawal proses ini mengingat banyaknya lagi urusan kepala daerah, bahkan dua di antaranya akan melaksanakan pelantikan; Paluta dan Palas, sehingga kinerja pengawalan di Komisi II DPR RI diperlukan tim perwakilan dari masing-masingh daerah sehingga lebih maksimal.

“Yang kita lihat saat ini tidak ada tim khusus perwakilan dari masing-masing daerah. Padahal tim ini sangat perlu untuk ikut terlibat aktif mengawal prosesnya di Komisi II DPRRI. Kita harapkan agar seluruh kepala daerah segera duduk bersama membentuk tim ini agar bisa segera bekerja mengawal prosesnya di Komisi II DPRRI,” sarannya.

Ia juga mengajak seluruh elemen di Tabagsel dan juga Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan untuk memanfaatkan seluruh potensi yang ada untuk mendesak pemerintah pusat agar segera mewujudkan pembentukan Provinsi ini, terutama adanya satu kata kesepahaman dari seluruh kepala daerah, DPRD dan lainnya.

“Seluruh pemangku kepentingan mari bersatu, bersama-sama kita dukung proses percepatan pembentukannya di pemerintah pusat agar jangan sampai ada kendala yang menyebabkan tersendatnya proses pembentukan provinsi ini,” ucapnya.

Ia menegaskan, makna dari pemekaran bukan mencari kekuasaan atau memperlebar isu kedaerahan, tetapi tujuan utamanya adalah untuk mempercepat pembangunan dan mempermudah proses pemerintahan agar daerah yang dimekarkan menjadi makin maju.

“Jadi sekarang yang perlu kita lakukan adalah bersatu saling mendukung untuk mempercepat proses pembentukan provinsi Sumatera Tenggara ini demi kemajuan daerah kita ini,” tuturnya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabulkan Gugatan FPI, MA Nilai Daerah Paling Kompeten Mengatur Miras

    Kabulkan Gugatan FPI, MA Nilai Daerah Paling Kompeten Mengatur Miras

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengeluhkan pembatalan Keppres No 3/1997 tentang Pengendalian Minuman Beralkohol. Menurut Gamawan kini terjadi kekosongan rujukan pengendalian miras. Mahkamah Agung (MA) tidak sependapat karena masih ada peraturan dan perundang-undangan yang mengatur perdagangan termasuk peredaran miras. “Masih ada beberapa UU mengenai perdagangan, yang penting adalah pasca putusan ini adalah kebijakan […]

  • KPU: Coblos Ulang Pilkada Madina Tak Ada Kendala

    KPU: Coblos Ulang Pilkada Madina Tak Ada Kendala

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadwalkan pelaksanaan coblos ulang Pilkada Madina pada 20 April 2011 mendatang. KPU belum menemui kendala pelaksanaan coblos ulang. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Madina Jefri Antoni di ruang kerjanya di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, Senin (21/03/2011). Dijelaskan, KPU Madina belum menemui kendala dalam melaksanakan tahapan […]

  • Penyelidikan Kejari Madina Terhadap Pembangunan Pasangrahan Kota Nopan Ternyata Temuan BPK

    Penyelidikan Kejari Madina Terhadap Pembangunan Pasangrahan Kota Nopan Ternyata Temuan BPK

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Proyek Konservasi Bangunan Pasanggarahan Kota Nopan di Kabupaten Mandailing Natal yang menelan anggaran Rp.2.398.646.000 sumber dana APBD Provinsi Sumatera Utara tahun 2022 yang saat ini sedang dalam penyidikan umum oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ternyata menjadi temuan BPKP RI di Sumut. Dari data yang di dapat Mandailing Online, hasil pemeriksaan fisik […]

  • Kemerdekan Diraih Dengan Nyawa dan Air Mata

    Kemerdekan Diraih Dengan Nyawa dan Air Mata

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu harus dengan pembangunan di segala bidang kehidupan serta mewujudkan adil dan makmur yang merata material dan spritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Perjalanan sejarah bangsa Indonesia penuh dengan gelimang darah dan air mata, ribuan jiwa wafat untuk meraih, mempertahankan dan membela kemerdekaan dan bendera merah putih. […]

  • Rapat Dengar Pendapat DPRD Palas ‘Memanas’

    Rapat Dengar Pendapat DPRD Palas ‘Memanas’

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang Lawas, Rapat dengar pendapat (RDP) antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palas, Senin (5/10 ) di ruang Rapat Paripurna DPRD Palas di Padang Luar Sibuhuan, berlangsung ‘memanas’ bahkan menciptakan perseteruan antara eksekutip-legislatif. Pemicunya berawal dari ungkapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi, Kabupaten Padang Lawas (Palas) Ir.Khoirul […]

  • BIN : 2 polisi dibunuh sejak 5 hari lalu

    BIN : 2 polisi dibunuh sejak 5 hari lalu

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman mengatakan, dua polisi di Poso tewas dibunuh kelompok Jamaah Anshorut Tauhid (JAT). “Mereka ini memang diduga JAT, sementara dugaan seperti itu,” ujar Marciano, di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini. Namun polisi hingga saat ini belum dapat menangkap pelaku pembunuhan yang diduga dilakukan kelompom […]

expand_less