Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal Bermunculan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
  • print Cetak

Distamben Tapteng akan Lakukan Penertiban

Pandan (Mandailing Online) – Aktifitas penambangan emas ilegal di Desa Gunung Marijo, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), semakin meresahkan masyarat desa sekitar. Warga khawatir aktifitas para penambang yang disinyalir menggunaan bahan kimia seperti merkuri itu berdampak negatif secara langsung kepada masyarakat dan lingkungan hidup sekitar lokasi pertambangan.
Masyarakat amat risau karena di sekitar hutan atau kawasan pegunungan, merea melihat ada beberapa aktifitas penambangan emas, walaupun dalam skala kecil dan peralatannya masih manual. Namun bahan yang mereka gunakan, kebanyakan adalah bahan kimia.

“Kami khawatir, nantinya akan merusak lingkungan hidup disini. Yang paling kita takutkan adalah, bahan-bahan kimia itu masuk dan mencemari sumber-sumber air yang setiap hari digunakan oleh masyarakat untuk minum, memasak makanan dan mandi. Kami tidak mau menjadi korban,” tutur beberapa warga sekitar yang namanya tidak mau disebutkan saat melapor kepada MedanBisnis di Pandan, Minggu (27/10).

Dikatakan mereka, walau para penambang kebanyakan merupakan warga luar desa mereka, namun diduga, kedatangan mereka atas suruhan atau informasi dari oknum masyarakat setempat.

Kadis Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Tapteng, Edy S Damanik SP melalui Sekretarisnya, H Beres Sagala SP mengatakan, hingga saat ini belum menerima laporan dari warga maupun dari aparat pemerintahan yang ada di Kecamatan Pinangsori, terkait adanya aktifitas penambangan illegal tersebut. Tapi tidak tertutup kemungkinan pihaknya akan mencari tahu kebenaran aktifitas penambangan emas yang meresahkan warga itu.

“Kita belum ada menerima laporan secara langsung dari warga yang mengeluhkan kepada kepala desa ataupun camat tentang aktifitas penambangan emas. Tapi kita akan mencari tahu secara langsung apa yang dikeluhkan masyarakat itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Dikatakan, segala aktifitas penambangan hasil bumi yang mengandung mineral logam di seluruh wilayah Tapteng, tanpa memiliki izin resmi dari Pemkab Tapteng, merupakan kegiatan ilegal. Karena menurutnya sejauh ini Pemkab Tapteng belum pernah memberikan atau mengeluarkan izin kepada masyarat untuk melakukan penambangan.

“Saat ini tidak ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengeluarkan izin melakukan aktifitas penambangan kepada masyarakat, dan yang meminta izin pun belum pernah ada. Kalau ada penambangan, itu jelas illegal. Kalau terbukti, kita akan melakukan penertiban bersama dengan pihak kepolisian. Secepatnya kita akan mencari tahu kebenarannya, jika memang ada, kita akan menertibkannya,” tegasnya.

Diakuinya, Distamben Tapteng, dalam menertibkan tambang ilegal telah sering memberitahukan kepada masyarakat agar dapat melaporkan kepada kepala desa atau camat setiap aktifitas tambang yang mencurigakan. (M.Bisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terlanjur populer sebagai daerah penghasil ganja di Indonesia. Bahkan nomor 2 setelah Aceh. Diperlukan upaya melibatkan semua pihak mengatasinya. Pesantren diharapkan tampil untuk perlahan merubah stigma itu. Karena mampu menjadi penggerak melawan peredaran narkoba dan budaya tanaman ganja. “Tanggung jawab kita semua menghapus stigma itu. Diharapkan para ulama, ustad dan […]

  • Konsisten Tanpa Biaya Tambahan, Travel Umroh Sultan Andalus Haromain di Madina menjadi Pilihan Jamaah Untuk Brangkat Umroh

    Konsisten Tanpa Biaya Tambahan, Travel Umroh Sultan Andalus Haromain di Madina menjadi Pilihan Jamaah Untuk Brangkat Umroh

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Travel Umroh Sultan Andalus Haromain yang berpusat di Kabupaten Mandailing Natal terus menunjukkan eksistensinya sebagai biro perjalanan umroh terpercaya. Tiap bulan, travel ini memberangkatkan 2 hingga 3 grup jamaah umroh ke Tanah Suci. Menurut pengakuan sejumlah jamaah, Travel Umroh Sultan Andalus Haromain melayani tamu Allah dan Rasulullah dengan baik. Selain […]

  • Gran Max Terjun ke Sungai di Kotanopan, 8 Orang Tewas

    Gran Max Terjun ke Sungai di Kotanopan, 8 Orang Tewas

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (14/03/2011) dini hari. Sebuah mobil Daihatsu Gran Max Nopol BK 1380 KO, terjun ke sungai. Gran Max yang terjun ke sungai dengan ketinggian 20 meter dari badan jalan mengakibatkan 8 orang tewas. Korban tewas yakni Darmawati (40) […]

  • Bupati: Tidak Ada Pemotongan Gaji ke-13

    Bupati: Tidak Ada Pemotongan Gaji ke-13

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS- Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap (TSO) mengatakan, pencairan gaji ke-13 PNS di Pemkab Palas yang akan segera dicairkan tidak akan mengalami pemotongan. Gaji ke-13 ini sudah menjadi hak dari pada PNS seutuhnya. Dan rencana pencairannya akan segera dilakukan sebelum bulan puasa. “Jika ada pegawai yang mendapatkan pemotongan diminta membuat laporan langsung kepada Bupati,” […]

  • Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

    Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Ketua Umum (Ketum) Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya (IKAPSI) Sumatera Utara (Sumut), Ir Muhammad Yamin MM, menegaskan, bahasa daerah perlu diterapkan dan masuk kurikulum sekolah. “Mata pelajaran aksara, bahasa, dan adat budaya daerah yang ada di Tapanuli Selatan (Tapsel) perlu dimasukkan dalam kurikulum setiap sekolah. Tujuannya, untuk menjaga kelestarian budaya, memberikan pengetahuan dan pemahaman […]

  • Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

    Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Komisi III DPRD Madina kesalkan perencanaan pembangunan gedung markas Palang Merah Indonesia ( PMI ) yang sudah 6 kali dianggarkan namun belum bisa di fungsikan. Saat peninjauan lapangan melihat progres lanjutan pembangunan gedung tersebut. Komisi III menemukan sejumlah bangunan yang sudah tidak layak pakai seperti kusen dan jaringan listrik yang […]

expand_less