Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Rp50 Juta untuk Website Mubazir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
  • print Cetak

KISARAN (Mandailing Online) – Website http://pemkab-asahan.go.id/ dinilai mubazir dan tidak bermanfat. Meski masih bisa dibuka, namun sejak tahun 2010 hingga 2013, tampilan website tidak ada perubahan.

Sebagaimana diketahui, data yang dimasukan terbaru juga tahun 2009 yakni tentang panitia Pengadaan Barang/Jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan yang mengadakan Pemilihan Umum dengan pascakualifikasi untuk pengadaan barang/jasa borongan dan pemasokan sumber dana APBD Kabupaten Asahan tahun anggaran 2009. Padahal kucuran dana untuk biaya perawatan dan biaya operasional website yang ditampung di Seketariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Asahan dananya cukup tinggi yakni Rp50 juta.

Anggota DPRD Asahan Khairul Saleh, Senin (4/11) mengatakan, sesuai Perubahan Pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Asahan tahun anggaran 2012 disebutkan, di Setdakab Asahan tercantum dana untuk pemeliharaan dan biaya operasional website tersebut.

Anehnya, sejak tahun 2009 hingga 2013, tidak ada perubahan tampilan di website milik Pemkab Asahan tersebut. Berita yang disajikan juga tidak berubah sejak tahun 2009. Namun biaya perawatan dan operasionalnya masih tetap ditampung di APBD Asahan dengan anggaran yang lumayan besar mencapai Rp50 juta.

“Lucu saja, masak sejak tahun 2009 sampai sekarang tak ada berita terbaru yang masuk ke website tersebut. Berita terbaru yang tampil jika kita membuka website tersebut berita terhangatnya ya mengenai pengumuman pemilihan langsung Nomor:050 / 19 / PAN-AS/PML/2009 tentang Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan akan mengadakan Pemilihan Umum dengan Pascakualifikasi untuk Pengadaan Barang/Jasa Borongan dan Pemasokan sumber dana APBD Kabupaten Asahan tahun anggran 2009. Jadi untuk apa anggarannya tersebut,?” tanya Khairul.

Menurut Khairul, hal ini jelas merupakan suatu pemborosan dan pembodohan publik. Karena masyarakat tidak bertambah ilmunya dengan membuka website milik pemkab. Khairul menilai, yang paling bertanggung jawab atas masalah ini adalah Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dan Sekretariat Daerah (Sekda). Karena anggaran untuk perawatan dan biaya operasionalnya tertampung di Setdakab Asahan. “Ini tanggung jawab bupati, sekda, dan humas.

Karena ada anggaran yang ditampung untuk perawatan website tersebut setiap tahunnya. Kalau masih tetap seperti itu kan jelas ini pembohongan publik. Pengetahuan masyarakat yang ingin membuka website milik pemkab itu tak akan bertambah. Itu karena data terbaru tidak ada.

Jangankan data tahun 2013 bulan September dan Oktober, data tahun 2010, 2011, dan 2012 saja tak ada. Jadi sangat anehkan jika anggarannya masih tetap ditampung. Mendingan website itu ditutup dan anggarannya dialihkan untuk program lain,” tambahnya.

Khairul juga menduga, hal ini terjadi karena ada indikasi jika dana untuk perawatan dan operasional website tidak dipergunakan dengan baik dan terindikasi disalah gunakan. Selain itu, ada juga indikasi jika tidak ada satupun sumber daya manusia (SDM/pegawai negeri sipil) di jajaran Pemkab Asahan yang mengerti mengenai pengelola website tersebut.

Saat hal ini coba dikonfirmasi kepada Sekdakab Asahan Sofyan, ternyata Sofyan sedang tidak berada di kantor. Saat di SMS, Sofyan tidak menjawab. Sementara Kabag Humas Pemkab Asahan Zainal Abidin mengaku sedang berada di Medan dan kurang paham mengenai masalah website tersebut. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Lembaga keuangan non riba atau pinjaman tanpa bunga menjadi solusi penting menyelamatkan keterpurukan usaha kecil menengah di daerah. Cara ini patut ditiru oleh Pemkab Mandailing Natal (Madina). Pemerintah daerah bisa bekerjasama dengan sejumlah bank dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mendirikan lembaga keuangan non riba ini. Lembaga keuangan non riba ini menjadi solusi penting bagi […]

  • Generasi Taat Syariat, Radikal?

    Generasi Taat Syariat, Radikal?

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Rima Sarinah Kerusakan remaja yang mengarahkan pada dekadensi moral yang sangat parah tengah dialami oleh remaja saat ini. Setiap hari kita dipertontonkan berbagai macam pola tingkah remaja yang membuat orang tua dan masyarakat mengelus dada melihat tingkah pola generasi bangsa ini yang semakin memprihatinkan. Bullying, tawuran, narkoba, dan pergaulan bebas, menjadi tren gaya […]

  • Jalan Sultan Maujalo 7 Tahun Tanpa Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG SIDIMPUAN – Selama tujuh tahun, fisik Jalan Sultan Maujalo di Kelurahan Sidakkal, Padangsidimpuan (Psp) Selatan, tak pernah tersentuh pembangunan. Padahal warga sangat mengharapkannya guna memperlancar jalur transportasi di wilayah itu. Pantauan wartawan, Kamis (23/5), kondisi jalan kini sudah sangat parah. Bebatuan dan kerikil sebagai material jalan tampak berserakan, sehingga menyulitkan pengguna jalan yang melintasinya. […]

  • Konfercab NU 7 November

    Konfercab NU 7 November

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) ke-3 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang semula direncanakan digelar Sabtu (30/10) diundur menjadi Minggu (7/11). “Pengunduran konfercab disebabkan karena belum maksimalnya persiapan pelaksanaan konfercab untuk memilih dan menentukan pimpinan organisasi Islam terbesar di Kabupaten Madina ini,” kata Wakil Ketua Panitia Pelaksana Konfercab NU ke-3 Madina, Syamsul Bahri Lubis SAg, […]

  • Banyak korupsi di Pemkab Madina

    Banyak korupsi di Pemkab Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banyak kasus dugaan korupsi ditubuh Kabupaten Madina ditemukan Badan Pemeriksaan Keuangan RI. Kasus ini, seharusnya ditindaklanjuti oleh para anggota DPRD Madina, seperti halnya dugaan korupsi proyek pembangunan. Seorang aktivis LSM Putra Bangsa Madina, Abdul Waris Ray kepada Waspada Online, tadi sore mengungkapkan, ” Temuan dugaan korupsi di Pemkab Madina oleh BPK RI, pada anggaran 2009 […]

  • Darul Mursyid Dominasi OSN Dari Tapsel

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) mendominasi kontingen Kabupaten Tapanuli Selatan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Berastagi pada 3 hingga 4 Juni 2013. Berdasarkan data yang ada, kontingen OSN provinsi dari Tapanuli Selatan tahun ini sebanyak 32 orang. Dan 20 orang diantaranya berasal […]

expand_less