Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Sumut masih defisit listrik

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
  • print Cetak

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyatakan, percepatan pembangunan infrastruktur listrik di Sumut harus dilakukan sesegera mungkin. Hal itu seiring dengan tingginya pertumbuhan kebutuhan listrik di Sumut pada tahun-tahun mendatang.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengatakan, di 2014 mendatang kebutuhan listrik di Sumut setidaknya akan mencapai 1.750 mw. Meningkat sekitar 150 mwdibandingkan kebutuhan listrik saat ini.

Pertumbuhan itu seiring dengan pembangunan yang akan dilakukan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 2014, yang diharapkan kembali dapat lebih baik dari rata-rata nasional.

“Target pertumbuhan ekonomi kita tahun depan tetap di atas rata-rata nasional, antara 6,2 persen hingga 6,5 persen. Pertumbuhan listrik itu biasanya linier dengan pertumbuhan ekonomi. Secara empiris, bahkan pertumbuhannya bisa 1,5 kali dari pertumbuhan ekonomi. Artinya kalau kebutuhan listrik kita tahun ini 1.600 mw, artinya tahun depan meningkat 9 persen, menjadi sekira 1.750 mw,” ujarnya saat membuka dialog Outlook Perekonomian Sumut 2014 di Hotel JW Marriot, Medan, hari ini.

Erry juga mengatakan, dalam kondisi saat ini, diperkirakan target produksi listrik sebesar itu baru dapat dipenuhi dalam kurun waktu tiga tahun. Hal itu dikarenakan masih sulitnya melakukan pembangunan infrastruktur listrik, akibat terkendala perizinan penggunaan kawasan hutan.

“Kalau potensi energinya besar. Khususnya energi baru terbarukan seperti air dan panas bumi. Tapi seperti yang selama ini kita tahu, pembangunan infrastrukturnya masih sulit karena sebagian besar berada di kawasan hutan,” kata dia.

“Sementara untuk izin pinjam pakai kawasan hutannya ke pemerintah pusat, perlu proses yang agak panjang. Makanya dalam upaya mempercepat proses pemenuhan kebutuhan listrik itu, kita sudah berulang kali memohon kepada pemerintah. Jangan sampailah persoalan perijinan antar pemerintah, justeru menghambat perekonomian di daerah,” ucap dia.

Pengamat ekonomi Sumut, Wahyu Ario Pratomo mengatakan, pertumbuhan ekonomi daerah ini tahun 2014 bisa di atas enam persen kalau infrastruktur seperti gas dan listrik memadai.

“Sumber daya alam masih sangat potensial. Apalagi sektor jasa semakin meningkat,” katanya.

Menurut dia, kalau permasalahan di sektor industri Sumut yakni krisis gas dan listrik dapat diatasi, maka pertumbuhan ekonomi bisa naik lebih besar dari 6-6,4 persen yang diprediksi untuk tahun 2014.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekdapropsu Kagumi Keindahan Alam Madina

    Sekdapropsu Kagumi Keindahan Alam Madina

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Sekretaris Daerah Propinsi Sumatera Utara (Sekdapropsu) RE Nainggolan mengaku kagum dengan keindahan alam Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hal itu ia rasakan saat mengunjungi daerah itu. “Dua jam perjalanan dari Panyabungan menuju Kecamatan Lingga Bayu, saya menikmati keindahan alam Madina. Panoramanya mengagumkan, alamnya masih perawan, udaranya sangat segar. Saya tidak merasakan lelah, walau sarana infrastruktur […]

  • Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

    Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Mendukung gerakan nasional untuk menciptakan ekosistem halal yang kuat, terutama di sektor pangan Dinas Pertanian Madina Lebih Spesifik Bidang Peternakan bekerja sama dengan Lpk Bersama Halal Madani (BHN) Padang Sumatera Barat melakukan latihan kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha). Dijelaskan Taufik Zulhandra Ritonga Plt Kadis Pertanian. Kegiatan tersebut harapannya tak hanya sekedar menciptakan […]

  • ATAS NAMA GALUNDUNG

    ATAS NAMA GALUNDUNG

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ada banyak kata ternyata yang mati, zaman melupakannya. Tapi ada juga banyak kata yang kembali terpilih, karena zaman tak melupakannya. Sebutlah “galundung” sebuah idiom yang tiba-tiba meneror pola perhatian kita. Ia bukan sekedar alat pemecah batu. Kalau hanya itu, ia tidak akan lebih hebat dari palu, martil, “indalu” atau “batu panggilingan”, meskipun dalam konteks fungsi […]

  • DCS dapil 3 Nasdem Madina

    DCS dapil 3 Nasdem Madina

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 Nasdem Madina

  • Sutan Puasa dan Kuala Lumpur (2-selesai)

    Sutan Puasa dan Kuala Lumpur (2-selesai)

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: Abdur-Razzaq Lubis (Pengamat etnis Mandailing tinggal di Malaysia) Penabalan Yah Ah Loy Sutan Puasa dan Raja Asal adalah “sahabat baik” dan “sahabat karib” dan rakan perkongsian Yap Ah Loy. Apabila Yap Ah Loy dipilih menjadi Kapitan Cina Kuala Lumpur yang ketiga, Sutan Puasa memberi sokongannya. Istiadat keramaian yang meriah telah diadakan untuk mengiktiraf perlantikan […]

  • Terbakar? Dibakar?

    Terbakar? Dibakar?

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Iskan Para wartawan di Karo akan menyalakan lilin bersama. Lokasinya: di reruntuhan rumah rekan mereka di Kabanjahe. Nama rekan wartawan itu: Rico Sempurna Pasaribu. Usia sekitar 45 tahun. Sempurna tewas terbakar di rumahnya bersama istri, anak, dan cucunya. Para wartawan sudah mendesak agar aparat keamanan mengungkap sejelas-jelasnya: itu kebakaran atau dibakar. Kecurigaan sengaja dibakar sangat […]

expand_less