Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Direktur RSU Panyabungan Perang Mulut Dengan Ibu Kandung Korban

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
  • print Cetak

Komisi IV Masih Gagal Mediasi Kasus Mal Praktek

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mediasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina) terhadap kasus dugaan mal praktek di RSU Panyabungan, masih gagal mendamaikan keluarga korban dengan pihak rumah sakit.

Pertemuan antara Komisi IV, pihak keluarga korban dan pihak RSU Panyabungan di ruang komisi IV, Selasa (7/1/2014) itu tidak saja gagal mencapai titik temu, malah terjadi perang mulut antara Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari dengan ibu kandung korban menyebabkan situasi pertemuan menjadi panas.

Acara mediasi ini dipimpin Ketua Komisi IV, Martua Nasution,Lc dihadiri anggota komisi Fakhri Batubara, Sofyan Edi Saputra dan Aisah Nafsa. Sementara pihak keluarga koraban dihadiri ibu kandung korban, Hj. Isniar lubis didampingi sejumlah keluarga. Pihak RSU Panyabungan dihadiri Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari dan dokter pelaku dugaan mal praktik Dr. Ely Juli Suryani Nasution,Sp.P serta tiga petugas RSU Panyabungan.

Pantauan Mandailing Online, perang mulut itu dipicu ucapan Drg.Bidasari dengan tekanan emosi dan keras “pasien miskin, kan pasien miskin do homu i, tai oji do ho (pasien miskin, kan pasien miskin nya kalian, tapi haji nya kamu)” kata Drg.Bidasari ke arah ibu kandung korban.

Kalimat Drg. Bidasari kontan menyulut emosi pihak keluarga. “ulang ungkit-ungkit oji di masalah on. So bisa au oji baen na marjulo-julo do au na jolo, marbengkel ami (jangan ungkit-ungkit haji dalam masalah ini. Saya bisa ber haji berkat arisan nya saya dulunya, usaha kami bengkel,” seru ibu kandung korban.

Perang mulut sempat lama berlangsung. Bahkan Drg. Bidasari sempat menantang keluarga korban membawa kasus dugaan mal praktek itu ke mana pun termasuk jalur hukum, dan RSU Panyabungan siap menghadapinya.

Alhasil, pertemuan itu tak memiliki keputusan dalam menyelesaikan sangketa medis tersebut. Kerena situasi saling emosi, pihak keluarga korban akhirnya menyerahkan kasus ini kepada Komisi IV untuk memediasi kedua pihak pada hari-hari mendatang.

Emosi keluarga korban terhadap Drg.Bidasari terlihat begitu tinggi, dibuktiknan enggannya ibu kandung korban menyalami Drg.Bidasari pada saat acara bersalaman. “Nangkon tu au ho mangido mohop, tu tuhan ma ho mangido mohop (jangan sama saya kamu minta maaf, kepada tuhan saja kamu minta maaf),” ujar ibu kandung korban.

Tetapi, pada akhirnya ib kandung korban masih mau menjabat tangan Drg.Bidasari seraya berkata “ulang songoni be pangkuling mu da (jangan seperti itu lagi bahasa kamu ya)”.

Sikap berbeda terjadi pada Dr. Ely Juli Suryani Nasution. Ibu kandung korban malah memeluk dokter itu seraya berkata “sabotulna ngana ra ami mangaduon ho inang, bahat do manyuru ami mangadu, tai inda ra ami (sebenarnya kami tak mau mengadukan kamu, nak. Banyak pihak yang menyuruh kami mengadu, tetapi kami tak mau),” ucap ibu kandung korban ketika berpelukan dengan dokter itu.

Sementara itu, Ketua Komis IV, Martua Nasution, Lc usai pertemuan kepada wartawan menyatakan bahwa pihaknya akan terus memediasi kedua pihak hingga selesai. Dia melihat bahwa sangketa medis ini masih kuat peluang menyelesaiakannya secara kekeluargaan.

Sekedar mengingatkan, korban bernama Gongga Sari, warga Kelurahan Muara Sipongi, Kecamatan Muara Sipongi, Madina. Almarhumah seorang mahasiswi S2 Universitas Negeri Medan, tutup usia 23 tahun.

Dugaan mal praktek terjadi ketika korban berobat di RSU Panyabungan, dimana setelah mengkonsumsi obat-obatan yang diresep dokter, korban mengalami gejala gatal-gatal serta bintik-bintik merah di sekujur tubuh sebelum akhirnya meninggal dunia di RSU Adam Malik, Medan pada pertengahan Desember 2013.

Peliput /Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lubuk Larangan Aek Pohon Dibuka

    Lubuk Larangan Aek Pohon Dibuka

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Serial HUT Madina : Desa Hutapuli Tak Punya Sekolah, Pelajar Harus Jalan Kaki 2,5 Km

    Serial HUT Madina : Desa Hutapuli Tak Punya Sekolah, Pelajar Harus Jalan Kaki 2,5 Km

    • calendar_month Sabtu, 3 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tanggal 9 Maret 2018 nanti, Kabupaten Mandailing Natal akan memperingati Hari Jadi-nya yang ke-19. Tetapi, nun di pelosok Kecamatan Kotanopan masih ada rombongan pelajar menuju sekolah jalan kaki sejauh 5 kilo meter. Pagi itu jarum jam masih menunjukkan pukul 06.00 Wib, Jum’at (2/3/2018).  Udara di sekitar desa Hutapuli Kecamatan  Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) […]

  • 9.356 Pelanggan PLN Terancam Diputus

    9.356 Pelanggan PLN Terancam Diputus

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Ribuan pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tepatnya 9.356 pelanggan dari total pelanggan listrik yang berjumlah 36.222, terancam diputus. Ancaman pemutusan aliran listrik ini dilakukan untuk pelanggan yang menunggak pembayaran rekening listrik. “Hal ini dilakukan PLN Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagai langkah untuk penertiban terhadap pelanggan nakal yang tidak […]

  • Bupati Harus Tegas Menuntut Pertanggungjawaban PT SMGP

    Bupati Harus Tegas Menuntut Pertanggungjawaban PT SMGP

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution diminta harus tegas menuntut pertanggungjawaban PT SMGP atas keracunan yang menimpa warga Desa Sibanggor Julu pada Minggu (6/3) lalu. Hal itu disampaikan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Madina Muhammad Irwansyah Lubis, Jumat (11/3). ”Lima hari pascakejadian, suara dan desakan yang mengecam […]

  • Tergiur Untung Besar, Petani Jual Ganja

    Tergiur Untung Besar, Petani Jual Ganja

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Tergiur mendapat keuntungan besar, Alimaddin Rangkuti (37) warga Desa Hutatinggi, Panyabungan Timur, nekat menjual daun ganja seberat 10 kilogram. Namun akibat perbuatannya itu, petani nilam ini ditangkap aparat Polres Madina. Alimaddin saat ditemui METRO di Mapolres Madina, Kamis (15/9), mengaku dirinya telah dua kali menjual ganja. Alasan menjual daun haram tersebut karena bisa memeroleh keuntungan […]

  • Poda Nalimado Angkang Ulang Poda Naonom

    Poda Nalimado Angkang Ulang Poda Naonom

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggo ajar poda ni ompungta naparjolo sunduti poda nalimado inda poda naonom namartamba maso sannarion dei, baen pinbtar-pintar ni halak sangape baen akal-akalna itambai dongan poda nalimai manjadi poda naonom. Antusanni poda napaonom naipe paias caku nidonganmu, inda nacocok boto anggo songoni bope songonima nasalalu tarjadi zaman sannarion. Poda nalimai ma songoni ita tiopi arana […]

expand_less