Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Ketika Anatra Tak Hiraukan Nyawa Penumpang, Siapa Bertangungjawab?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
  • print Cetak

Kecelakaan demi kecelakaan yang merenggut nyawa penumpang angkutan umum Anatra di Mandailing Natal (Madina) terus terjadi. Jika dirunut, kecelakaan umumnya terjadi di pagi jam berangkat anak-anak ke sekolah, siang aplusan murid sekolah dan sore pulang sekolah.

Dan para korban, selain penumpang dewasa dan kenderaan lain yg kontra dengan Anatra, juga didominasi pelajar.

Peristiwa Anatra meneyeruduk tebing jalan di jalur Lintas Sumatera (jalinsum) titik Saba Purba sekitar dua pekan lalu juga menewaskan seorang santri Mustofawiyah Purba Baru. Jauh sebelumnya, seorang ibu rumah tangga yang mengantar anaknya ke sekolah harus meregang nyawa akibat sepeda motornya laga kambing dengan Anatra di titik Dalan Lidang.

Hari ini (Senin, 20/1/2014) seorang ibu rumah tangga di Desa Lumban Pinasa, Siabu harus meregang nyawa dihimpitan badan Anatra akibat sepeda motor yang dikendarai anak perempuannya tabrakan dengan Anatra.

Sungguh ironi. Sudah menjadi pemandangan rutin tiap hari angkutan umum Anatra ugal-ugalan berkecepatan bak peluru meliuk-liuk menyalib kenderaan lain tanpa memikirkan keselamatan umum.

Parahnya, anak-anak sekolah justru banyak bergelayut terayun-ayun hanya mengandalkan pegangan tangan di luar bodi kenderaan ditengah kecepatan tinggi kenderaan.

Di mata supir, anak-anak sekolah sepertinya sudah tak memiliki nyawa. Penumpang itu seolah buah tomat yang tak berharga.

Umpatan pengguna jalan raya juga sudah rutinitas sehari-hari terhadap supir angkutan umum Anatra yang ugal-ugalan di jalan raya.

Ini harus dihentikan, jika kita masih mengharagia nyawa dan masa depan para anak sekolah. Para orang tua juga sudah lama “jantungan” memikirkan keselamatan anaknya. Mereka tak punya kenderaan pribadi, hanya mengandalkan jasa angkutan umum bagi anak-anak mereka.

Sikap tak bertangungjawab para supir ini tak bisa dihentikan para orang tua. Karena para orang tua tak memiliki asosiasi sebagai kekuatan tekan menghentikan tabiat para supir.

Lalu kepada siapa mereka berharap? Hemat kita, pihak Organda (Organisasi Angkutan Daerah), Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort, para pemilik angkutan adalah pihak-pihak paling terkait dengan ini. Ketiga pihak ini harus memiliki kesatuan kebijakan yang integral dalam meredam tabiat para supir angkutan umum penumpang tersebut.

Ketiga pihak itu memiliki peran vital dan daya tekan terhadap para supir. Saatnya harus dimulai, saatnya kita memikirkan keselamatan para penumpang yang umumnya didominasi anak-anak sekolah. Kami, para orang tua menunggu. (Pemimpin Redaksi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kawanan perampok bersenjata api menyatroni sebuah rumah mewah di Komplek Perumahan Permata Hijau yang terletak di belakang Hotel Emerald Garden, Jl. Yos Sudarso, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Akibat peristiwa ini, pemilik rumah mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kawanan perampok yang berjumlah empat orang memasuki rumah milik Edi Salim […]

  • Ngabalin Resmi Bermarga Nasution

    Ngabalin Resmi Bermarga Nasution

    • calendar_month Sabtu, 1 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ali Moectar Ngabalin resmi menyandang marga Nasution. Marga dari suku Mandailing di Sumatera Utara. Penabalan marga Nasution itu secara resmi ditabalkan oleh sejumlah raja di Kabupaten Mandailing Natal, berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Mandailing Natal, Jum’at malam (31/8/2018). Acara penabalan itu dihadiri Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, tokoh masyarakat serta […]

  • Ketua Bawaslu Madina Tegaskan Rekomendasi Terkait TMS Saipullah Bukan Keputusan

    Ketua Bawaslu Madina Tegaskan Rekomendasi Terkait TMS Saipullah Bukan Keputusan

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ali Aga Hasibuan menjelaskan rekomendasi Bawaslu Madina nomor 098 bukan sebuah keputusan. “Rekomendasi yang dikeluarkan itu adalah hak mutlak KPU Madina untuk menindaklanjuti, dan itu bukan bagian dari keputusan,” kata Ali Aga Hasibuan saat dihubungi wartawan, Sabtu (23/11/2024) malam. Rekomendasi […]

  • Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Percepatan Pemeriksaan Polres Madina terjun langusung di lokasi melakukan pemeriksaan tambahan dalam memproses penyebab kebakaran di Pasar Hilir, Panyabungan, Selasa (11/10). Tim berada di lokasi membawa peralatan lengkap dan menemui para korban kebakaran untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan penyebab kebakaran yang menghaguskan 17 rumah penduduk yang terjadi tanggal 26 September lalu […]

  • Bantuan APD Fraksi Golkar Untuk Bidan Desa Jangkau Pelosok di Pantai Barat

    Bantuan APD Fraksi Golkar Untuk Bidan Desa Jangkau Pelosok di Pantai Barat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Rangkaian penyaluran bantuan APD dari Fraksi Golkar DPRD Madina kepada para Bidan Desa terus berlangsung. Bantuan juga menjangkau kawasan kawasan pelosok desa agar semua Bidan Desa memperoleh alat pelindung diri selama pendemi Corona. Penyaluran di kawasan Pantai Barat Madina sudah tersalur dalam sepekan terakhir hingga Minggu (19/4/2020). Bantuan APD (Alat Pelindung […]

  • Sudah Harga Karet Murah, Padi Pula Gagal Panen

    Sudah Harga Karet Murah, Padi Pula Gagal Panen

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sudah menjerit akibat harga komoditas karet alam yang murah, kini diperparah bakalan gagal panen padi akibat sawah direndam banjir. Itu nasib yang menimpa penduduk Desa Hutapuli dan Hutaraja Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Mayoritas hamparan sawah di dua desa itu digasak banjir dalam sepekan terakhir menyebabkan tanaman padi yang telah menguning alias […]

expand_less