Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Indomaret Beroperasi Tanpa Izin, Pemkab Palas Dinilai Mandul

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

PALAS – Pemkab Palas dinilai mandul dan tidak berani menindak tegas pemilik usaha Indomaret yang telah beroperasi di Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan sejak akhir Februari lalu. Dimana dengan beroperasinya Indomaret meski tanpa izin resmi dari Pemkab Palas, seolah Pemkab Palas tidak dihargai.

“Dengan masih beroperasinya Indomaret itu berarti pemkab tidak ada apa-apanya dianggap, sebab sampai saat ini pemkab juga tidak berani menindak tegas, ataupun menutup sementara usaha tersebut sebelum ada izin.

Dan ini menurut kami salah satu bukti dari kemandulan Pemkab Palas menangani pihak investor yang datang ke Palas. Dan ini masih skala kecil terkait izin, bagaimana pula dengan izin investor perusahaan yang lainnya,” terang Ketua DPC Himmah (Himpunan Mahasiswa Al-Wasliyah) Palas Irham Habibi kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Disamping itu kata Irham, ini merupakan salah satu bukti kebobrokan birokrasi di Pemkab Palas selama ini yang hingga kini masih bertahan. Yang pada akhirnya pihak lain atau daerah lain selalu menganggap remeh terhadap Pemkab Palas.

“Selaku warga Palas kita tentu tidak mau hal ini berlarut-larut terjadi, dimana sistem birokrasi kita yang kurang mumpuni dihadapan birokrasi lainnya. Pantas saja kita akan jauh tertinggal dari daerah lain jika tidak bisa membenahi daerah kita. Yang kami harapkan adalah ketegasan dari pemkab menindak pihak pengusaha itu agar tidak anggap sepele dan ini tentu akan berdampak pihak pengusaha lainnya yang datang ke Palas kedepan,” sebutnya.

Irham juga menambahkan bahwa dengan tidak adanya tindakan tegas dari Pemkab Palas dapat dinilai bahwa di Pemkab Palas juga tidak berlaku peraturan. Dan ini menjadi salah satu kebobrokan yang pantas dibuang jauh, sebelum menjamur lebih dalam lagi.

“Sebab kalau peraturan sudah tidak berlaku lagi di Pemkab Palas ini, bebas mau apa saja dan siapa saja yang datang tanpa ada hambatan. Dan kita perlahan akan hancur,” ucapnya.

Ironisnya Indomaret buka dan beroperasi tepat didepan kantor Bupati Palas yang sudah tampak jelas, namun dengan indikasi birokrasi yang buruk sehingga Pemkab Palas tidak berani menindak.
“Atau ada kong kali kong dibalik semua ini,” ujarnya.

Berita sebelumnya, kepala toko Indomaret Joni Hutasuhut saat dikonfirmasi Kamis (13/3) menyebutkan bahwa selaku pekerja, Ia tidak mengetahui perkembangan terkait izin Indomaret ke Pemkab Palas. Namun sesuai kabar yang diterimanya dari atasan di Medan bahwa izin tersebut sedang dalam proses di Pemkab Palas yang akan rampung pada Jumat atau hari ini.

“Info yang saya dapat dari atasan izinnya sedang diproses di Kantor Perizinan disini, kalau tidak salah Jumat ini sudah selesai,” katanya.

Terkait Indomaret dengan beraninya beroperasi meski tidak memiliki izin, Joni mengaku tidak paham. “Sebab kita hanya pekerja yang juga didatangkan dari Medan Pak,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Pemkab Palas Burhanuddin saat dikonfirmasi mengenai perkembangan proses izin Indomaret ini mengatakan, mereka sedang menunggu kelengkapan persyaratan dari pihak pemohon. “Sedang menunggu kelengkapan persyaratan dari pihak pemohon,” imbuhnya Kamis lalu.

Sehari sebelumnya atau Rabu (12/3), puluhan mahasiswa dari DPC Himmah Palas melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Palas. Mereka menolak keras keberadaan Indomaret yang hingga hari ini belum memiliki izin resmi, namun sudah beroperasi. (metro)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Berkategori

    RI -Papua Nugini kerja sama produksi gas

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guna mengoptimalkan produksi gas di dalam negeri, pemerintah merencanakan kerjasama dengan Papua Nugini sebagai kontraktor dalam eksplorasi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menuturkan, kerjasama ini seiring masih potensialnya daerah Papua dalam mengembangkan upaya eksplorasi gas. “Papua cadangan gasnya masih cukup besar dan banyak. Namun belum semua dikerjakan, karena itu […]

  • Sulit Diberantas, PETI di Madina Diduga Libatkan Oknum APH Sebagai Penampung

    Sulit Diberantas, PETI di Madina Diduga Libatkan Oknum APH Sebagai Penampung

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Mandailing Natal disebut menghadapi tantangan karena dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) sebagai penampung hasil tambang. Dugaan itu disampaikan seorang warga yang mengaku sebagai pemilik lubang emas di kawasan Naga Juang. “Ada memang oknum polisi yang back up lubang di Hutabargot dan Naga Juang. Bahkan […]

  • Saat Umroh, Atika Doakan Madina

    Saat Umroh, Atika Doakan Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MAKKAH, SAUDI ARABIA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution mendoakan daerah ini saat melaksanakan umroh. Doa dipanjatkan Atika di dua kesempatan, yakni saat berada di Raudhah dan ketika melaksanakan tawaf. “Saya mendoakan Mandailing Natal (Madina) di dua tempat makbul, InshaAllah. Di Raudhah dan sewaktu tawaf,” ujar Atika dari Arab Saudi […]

  • Pemkab Madina Larang TKA Cina Kembali Dari Liburan

    Pemkab Madina Larang TKA Cina Kembali Dari Liburan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pemkab Madina hari ini menyurati PT SMGP agar menyetop arus balik pekerja asal negara Cina yang berlibur Imlek. Upaya itu dilakukan Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengantisipasi sebaran virus corona yang saat ini mewabah di Cina. Berdasar data Dinas Kesehatan Madina, terdapat 17 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina di […]

  • Jika Aura Dipecat DPRD Siap Panggil Kadisdik

    Jika Aura Dipecat DPRD Siap Panggil Kadisdik

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    strong>MADINA- Aura (nama samaran), siwi kelas VIII SMPN Sinunukan yang melahirkan di belakang sekolahnya, masih berhak mengecap pendidikan. Alasannya, remaja berusia 15 tahun tersebut merupakan korban perkosaan abang kandungnya. “Aura itu kan dalam hal ini sebagai korban atas tindakan asusila. Karena Aura masih berusia sekolah, dia harus mengikuti pendidikan meskipun tidak di sekolah yang sama. […]

  • Jangan Jual Sawah dan Kerbau untuk Jadi CPNS

    Jangan Jual Sawah dan Kerbau untuk Jadi CPNS

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    JAKARTA – Masih banyaknya warga peminat kursi CPNS yang termakan rayuan calo, membuat gemas Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen PNS Badan Kepegawaian Negara (BKN)  Aris Widiyanto. Dia mengingatkan, sistem rekrutmen CPNS saat ini sudah tidak bisa ditembus aksi suap menyuap yang melibatkan percaloan. “Dalam hal ini tidak mungkin ada calo atau penipu. Sehingga masyarakat di […]

expand_less