Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Warga Panyabungan Sandera Alat Berat PT. Rendi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Perambahan hutan kayu desa singkuang satu semakin berani dilakukan nya nebangan oleh PT.Rendi tanpa memiliki aspek legal seperti izin Pemampaatan Kayu (IPK), sisi lain diduga adanya pengalihan Plasma diluar HGU yang juga belum dimiliki tepanya perusaan perkebunnan tersebut telah merampas tanah warga ironisnya diduga ada keterlibatan pelaksana Sekretaris daerah (Sekdakab) Madina. Kadishutbun dinilai “tutup mata” atas adanya tegakan kayu Alam yang ditebangi.

Hendri Chaniago melalui telepon selularnya pada wartawan, Sabtu (4/12) mengatakan dalam kesempatan lain bahwa telah ada pengalihan Plasma sawit ke daerah diluar Singkuang satu yakni ke Daerah Hutarimbaru dan Lubuk Kapundung satu .

Hendri Chaniago dalam pembicaraannnya mengatakan bahwa penebangan/pembalakan kayu alam dilokasi lahan warga Singkuang satu semakin meraja lela dilakukan,akibatnya sepeti yang dijanjikan akan membayar ganti rugi adaasarakat seluas lebih kurang 4000.Ha dan jelas jelas mereka PT.RPM belum miliki/kantongi izin penebangan tegakan kayu atau IPK secara resmi.

Edi S.sos menambahkan sebagai Direktur Lembaga Pengkajian Pelayan Masarakat(LPPM) Panta Barat Madna bahwa PT.Rendi telah merampas tanah masarakat Singkuang satu dan diduga adanya pengalihan lahan pelasma kedaerah lain yakni Desa Hutarimbaru dan Desa Lubuk Kapundung satu.dan terjadinya penebangan tegakan kayu kayu alam tanpa IPK yang resmi PT. Rendi telah lebih menyakiti masarakat dengan tidak adanya tindakan dari instansi terkait dan dalam hal ini diduga atas adanya pengalihan plasma sawit ke daerah Hutarimbaru dan Lubuk Kapundung satu diduga ada keterlibatan pl.sekdakab Mandailing Natal begitupun dengan adanya penebangan tegakan kayu kayu alam Kadishutbun Mandailing Natal ralitanya “Cuma bungkam” ,pada hal daerah itu juga sebagai asal kampong halamannnya.

Lebih lajut disebutkan saat ini tegakan kayu hasil tebangan liar itu ditaruh ditengah tengah lokasi perbunan PT.Rendi hal mana HGU nya pun belum ada dikeluarkan oleh Badan Pertanahan (BPN) Mandailing Natal,dan sesuai inpormasi yang saya peroleh barusan dari warga Singkuang pada hari rabu(1/12) warga telah melakukan aksi penyanderaan 4 unit alat berat seperti “BEKO”,aksi tersebut menuntut agar Pemerintah Daerah Madina juga agar bisa hadir dan menyelesaikan persolan yang ada,jika tidak disahuti Pemkab Madina baik surat masarakt singkuang satu maupun aksi masarakt yang menyandera alat berat PT.RPM maka warga daerah itu tetap akana lanjutkan aksinya,dan harga mati bagi kam adalah agar Bupati Madina mencabut izin PT.Rendi.

Yang jadi pertanyaan lagi buat warga adalah kenapa Kadishut Madina juga Bungkam melihat penebangan /perambahan yang terjadi,apalgi dengan adanya pengalihan plasma ke daerah hutarimbaru dengan pembagian ½ ha/kk.

Disini masarakat mulai curiga dan menduga bahwa Kadishut Madina Gozali Pulungan pura pura tidak tau persoalan didaerahnya sendiri dan kebungkamannnya atas terjadinya perambahan hutan lebih kurang 300.Ha yang sudah ditebangi kayu didaerah kecmatan nya Muara Batnggadis sendiri,percaya atau tidak ,ini realitanya.ungkap Edi.

Sementara secara terpisah inpormasi yang behasil dihimpun Andalas di kantor Dinas kehutanan perkebunan mandailing natal disebut kan bahwa areal Hutarimbaru dan Lubuk Kapundung satu adalah merupakan kawasan Hutan Produksi terbatas atau daerah itu bekas IUPHHK,dan sekarang kalau tidak salah kawasan itu sudah diberikan izin kepada Anugrah Rimba Makmur(PT.ARM). dengan luasan surat Menteri kehutanan perkebunan adalah capai 49.000.Ha tetapi tentang IPK PT.Rendi jelas belum ada dikeluarkan sampai saat ini.tegas sumber yang namanya mohon tidak disebutkan itu.

Sebelumnya Tasmid lubis juga mengaku bahwa kepada Andalas bahwa orang orang yang mengaku dari kehutanan Madina sudah sering datang dilokasi penebangan tetapi tak pernah ada teguran ataupun larangan yang dilakukan toh PT.Rendi terus melakukan penebangan kayu didaerah kami.

Karena janji janji kepada masarakat tidak pernah terealisasi pada Rabu kemaren(1/12) juga secara spontan telah lakukan aksi penyandraan 4 unit alat berat berupa “BEKO”milik PT Rendi. dan siapapun yang mencoba mengambil alat berat tersebut tanpa diketahui masarakat ,maka orang nya akan berhadapan dengan masarakat singkuang.tegaskan Tasmid.

Ditambahkan bahwa akibat terjadinya penebangan secara serampangan berakibat fatal tanpa amdal ,lingkungan atau aaliran sungai SIRION jadi rusak,kemudian tumpukan kayu alam hasil tebangan tanpa IPK itu mencapai ribuan meter kubig sungguh membuat pemandangan tidak mengenakkan.

Sampai pada tanggal 19 Nopember 2010 PT.Rendi Permata Raya (RPM) yang terindikasi kuat adalah termasuk kategori illegal logging,demikian dengan tanaman karet rakyat ikut digarap paksa oleh PT.Rendi Permata Raya.

Sementara dalam surat pernyataan Hendro Tandiono atas nama PT.Rendi Permata Raya menyatakan bahwa sehubungan dengan adanya sengketa lahan garapan masarakat yang berada diatas lahan Lokasi ,Pt.RPM akan menyekesaikannnya paling lambat 2 bulan,(Surat pernytaan a/n pt.rpm,TGL 26 September 2010)pada peerjanjian lain(7/4/2010) juga disebutkan bahwa PT.RPM tidak akan lakukan kegiatan apapun dilapangan sebelum memenuhi tuntutan masyarakat.dan PT.Rendi siap menerima resikonya.(andalas/BHI)
Sumber : Starberita

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mualaf Dubai Terbitkan Majalah

    Mualaf Dubai Terbitkan Majalah

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dubai terkenal sebagai kota nyaman bagi para mualaf dari berbagai belahan dunia. Tak hanya belajar rutin di bawah bimbingan ulama mufti Uni Emirat Arab, para mualaf di kota tersebut juga mendapat banyak fasilitas. Tak lama ini, mereka pun memiliki sebuah majalah, yakni The New Muslim Magazine. Di bawah organisasi mualaf Dubai, para mualaf tak lagi […]

  • Napi Teriak Menang

    Napi Teriak Menang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN – Perwakilan narapidana yang bertemu dengan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin meneriakkan yel-yel kemenangan saat kembali ke Lapas. “Kita menang! Kita menang!” kata salah satu perwakilan napi, Wak Geng, disambut teriakan para rekannya. Menteri didampingi Gubernur Gatot Pujonugroho berdialog sekitar 90 menit dengan sekitar sepuluh perwakilan napi. “Kami membicarakan revisi PP 99 tentang […]

  • Lahan PTPN IV Masih Rancu

    Lahan PTPN IV Masih Rancu

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Badan Pertanahan Nasinoal (BPN) Kabupaten Mandailing Natal menyatakan bahwa lahan-lahan yang dikuasai PTPN IV di Kecamatan Batahan masih banyak yang rancu. Kerancuan itu menyebabkan perpanjangan izin lokasi PTPN IV belum diterbitkan Pemkab Mandailing Natal (Madina) setelah berakhir masa berlakunya sejak tahun 2010 lalu. Itu diungkap Kepala Seksi Hak Tanah […]

  • Kejari Buka Layanan Pengaduan

    Kejari Buka Layanan Pengaduan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Guna memerangi kasus korupsi, Kejaksaan Negeri Medan membuka layanan pengaduan kasus korupsi Tahun 2011 ini. Bagi masyarakat yang menemukan adanya bukti kecurangan silahkan melapor ke Kejari Medan. “Jadi kalau menemukan adanya indikasi silahkan melapor kepada pihak kejaksaan. Namun demikian laporan tersebut harus dilengkapi dengan bukti-bukti kongkrit supaya pengaduan langsung ditindaklanjuti,” kata Kasi Pidsus Kejari […]

  • PPPK Tahun Depan Pemkab Madina Buka 315 Formasi Guru PAI

    PPPK Tahun Depan Pemkab Madina Buka 315 Formasi Guru PAI

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan membuka 315 formasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun depan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Arbiuddin Harahap ketika mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD dengan agenda Menindaklanjuti Surat Audiensi AGPAI Madina […]

  • Beginilah Kronologis Penyerangan Kantor Polsek Hamparan Perak

    Beginilah Kronologis Penyerangan Kantor Polsek Hamparan Perak

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rabu (22/9/2010) sekira pukul 00.30 WIB suasana hening menggelayuti kawasan Hamparan Perak, Deliserdang, Sumatera Utara. Sebagian besar warga telah tertidur lelap. Namun, tiba-tiba datang segerombolan orang menaiki delapan unit sepeda motor mendatangi kantor Polsek yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan 01, Hamparan Perak. Empat sepeda motor memasuki kawasan halaman polsek, sedangkan empat sepeda motor lagi […]

expand_less