Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Calon Anggota DPRD Madina Bawa Perempuan Dinikahkan Paksa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Sahbana salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal terpilih periode 2014-2019 dari PAN bersama seorang kawannya bernama Sangkot terpaksa dinikahkan secara paksa dengan dua perempuan kencan mereka karena dicurigai berbuat tak senonoh di Desa Hutagodang Muda, Senin (21/7/2014).

Kedua perempuan tersebut berinisial LM berstatus gadis dan DL status janda. Keduanya warga Desa Huta Godang Muda, Kecamatan Siabu. Sedangkan Sangkot dan Sahbana warga Desa Mompang Kecamatan Panyabungan Barat. Sahbana dinikahkan dengan LM, sedangkan Sangkot dinikahkan dengan DL. Pernikahan ini dilakukan atas tuntutan orangtua masing-masing perempuan.

Berdasar keterangan warga, kejadian berawal dari kecelakaan lalu lintas. Saat itu, mobil yang dikemudikan Sahbana jenis Nissan Xtrail BK 1990 BR menabrak seorang anak bernama Amir.

Melihat kejadian itu, warga mengejar mobil tersebut. Sahbana dan Sangkot panik. Keduanya keluar dari mobil dan lari menuju rumah warga. Namun, pelarian keduanya kandas. Mereka berhasil diamankan warga.

Selanjutnya, warga yang emosi, memeriksa mobil Sahbana. Ternyata, di dalam mobil ada dua perempuan, LM dan DL. Setelah dipaksa keluar dari mobil, ternyata dua perempuan itu warga desa itu juga.

“Awalnya mereka menabrak anak-anak yang naik kreta. Melihat kejadian itu warga langsung mengejar. Ia masih berusaha lari. Namun akhirnya dia keluar dari mobil dan lari ke dalam rumah warga. Di situlah dia selamat. Lalu, warga melihat di dalam mobil ada perempuan makanya dipaksa keluar, dan dimintai pertanggungjawaban,” sebut Roil warga setempat.

Tami, warga lain menambahkan, yang menyulut emosi warga adalah karena saat ini bulan Ramadan, ditambah warga tahu Sahbana merupakan salah seorang caleg.

“Itu yang buat warga emosi, dan menurut warga, mobil ini sudah sering lewat belakangan ini dari desa kami. Rupanya inilah kejadiannya,” ucapnya.

Selain Tami, warga lain juga menerangkan, sore sebelum kejadian ada sejumlah warga yang melihat mobil itu menjemput LM dan DL, dan ternyata S menjemput kedua perempuan tersebut untuk dibawa ke Sidojadi guna makan malam bersama.

Kepala Desa Hutagodang Muda, Zulkarnen membenarkan ada dua warganya yang ditangkap di dalam mobil S, yaitu LM dan DL. Zulkarnen juga membenarkan pihaknya bersama tokoh masyarakat sudah menikahkan kedua pasangan itu.

“Mereka sudah dinikahkan atas tuntutan keluarga si perempuan,” kata Zulkarnen. Sementara Sahbana belum berhasil dikonfirmasi karena nomor handphonenya tidak aktif.

Sumber: Metro Tabagsel/Andalas
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yang Masih Hidup Takut Berkomentar

    Yang Masih Hidup Takut Berkomentar

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seputar Peristiwa Roboh Tambang Huta Bargot PANYABUNGAN (Mandailing Online) – para korban rubuh tambang liar Huta Bargot, Mandailing Natal sangat sulit untuk diawawancarai oleh wartawan. Secara mayoritas mereka takut memberikan keterangan jika untuk bahan pemberitaan di media massa. Dari 12 orang yang ditemui Mandailing Online, hanya satu orang yang bersedia. Itupun dengan syarat nama dan […]

  • Landasan Terbang PT SKU Diduga Ilegal

    Landasan Terbang PT SKU Diduga Ilegal

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotapinang. Penggunaan landasan dan operasional pesawat terbang di perkebunan PT Satya Kisma Usaha (SKU) di Desa Normark, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) diduga ilegal. Pasalnya, sejumlah instansi terkait di Labusel belum ada menerima permohonan ataupun mengeluarkan izin landasan terbang dan operasional pesawat terbang tersebut. Informasi yang dihimpun, Rabu (6/7), landasan pesawat terbang di perkebunan […]

  • Harga Sawit Mulai Anjlok

    Harga Sawit Mulai Anjlok

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Menjelang penetapan aturan larangan ekspor minyak goreng oleh pemerintah Indonesia mulai berdampak pada harga buah sawit. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, mengatakan, dampaknya ke petani langsung terasa. Harga TBS anjlok dalam dua hari terakhir. Penurunannya di daerah penghasil bervariasi antara Rp […]

  • Koperasi di Madina Mati Suri

    Koperasi di Madina Mati Suri

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Pasar dan UKM Drs Ansyari Nasution, menyebutkan, koperasi di Madina berjumlah sekitar 450 unit dengan berbagai jenis usaha. Namun, hampir setengahnya mati suri. Sebab, bila ditinjau dari keberadaannya masih banyak koperasi yang tak berjalan sesuai mekanisme. “Jumlahnya banyak, sekitar 450 unit, tetapi pelaksanaannya belum tahu seperti apa. Apakah koperasi itu […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

  • Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

    Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kendati 70 % sumber pemasukan APBN berasal dari sektor pertambangan, pemerintah diharap untuk lebih berhati-hati dalam memberikan izin pertambangan bagi investor yang ingin melakukan eksplorasi tambang di daerah Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Itu ditegaskan Anggota Komisi VII DPR-RI, Jhonny Allen Marbun pada seminar bertajuk “Industri Pertambangan […]

expand_less