Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

PT VAL Diduga Serobot Lahan Warga Lima Desa

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
  • print Cetak

Sosa  – PT Victorindo Alam Lestari (VAL) yang berlokasi di Desa Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga melakukan penyerobotan tanah seluas 300 hektare milik warga Desa Aek Tinga Kecamatan Sosa. Bahkan, PT VAL melakukan penyerobotan sedikitnya 2.100 hektare tanah milik masyarakat lima desa lainnya di Kecamatan Huragi, yakni Desa Lubuk Bunut, Desa Sibodak Sosa Jae, Desa Parmainan, Desa Aliaga dan Pagaran Dolok. Realita ini terungkap saat digelar pertemuan mediasi yang difasilitasi Pemkab Palas terkait konflik tanah antara masyarakat Aek Tinga dengan PT VAL, bertempat di Aula Kantor Camat Sosa, Rabu (3/12).

Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Palas drg Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt bersama jajaran Pemkab Palas itu, dihadiri Kasat Intelkam Polres Tapsel, Wakden Brimob Padang Sidempun, Wakadandim Tapsel, tokoh masyarakat pelaku sejarah, mantan kepala desa, masyarakat aek tinga dan perwakilan PT. VAL dari Medan.

Perwakilan masyarakat Aek Tinga, Syawaluddin Hasibuan dalam pemaparannya menyampaikan kronologi histori tanah masyarakat Aek Tinga seluas 300 hektare yang dikuasai dan dikelola masyarakat dengan bertanam pohon karet sejak tahun 1958, namun kemudian tanah milik masyarakat tersebut diserobot PT VAL tahun 1996 dengan dalih pemegang Hak Pengelolaan Lahan (HPL) berdasarkan SK Menteri Kehutanan dan Transmigrasi di tahun 1996.

"Akibat penyerobotan tanah yang dilakukan PT VAL masyarakat Aek Tinga kehilangan hak mengelola tanah mereka dan selama 18 tahun terakhir tanah tersebut dikelola perusahaan dengan tanaman kelapa sawit, sehingga masyarakat kehilangan pencahariannya dari tanah tersebut. Untuk itu, masyarakat menuntut agar tanah yang diserobot dapat dikembalikan dan masyarakat juga menuntut ganti rugi atas pengelolaan tanah oleh perusahaan selama 18 tahun tersebut," kata Syawal Hasibuan.

Pernyataan masyarakat Aek Tinga ini dikuatkan H Pijor Daulay, mantan Kasiepem Kantor Camat Sosa, Pelda Inf. Syahrir Anggota Danramil 09 Sosa dan Ipda Ramli Siregar selaku tim survei dari Muspika Sosa waktu itu yang melakukan penghitungan jumlah batang pohon karet yang ditumbang PT VAL di awal perusahaan ini mengelola tanah di daerah itu.

Mantan Kepala Desa Parmainan H Ruslan Hasibuan gelar H Baginda Parmonangan yang menjabat sejak tahun 1994 hingga tahun 2007 ini membenarkan, tanah seluas 300 hektare benar tanah masyarakat Aek Tinga, di saat awal PT VAL akan membuka lahannya, pimpinan perusahaan Robert bersama dengan almarhum Lilik Supriadi pernah membuat perjanjian dengan masyarakat enam desa yagn isinya, sebagai ganti dari tanah masyarakat enam desa yang diambilalih PT VAL, maka PT. VAL akan membangun kebun plasma untuk masyarakat 6 desa seluas 3 Ha per kepala keluarga, namun janji tersebut hingga kini belum diwujudkan oleh perusahaan.

Sementara, perwakilan PT VAL dari Kandir Medan Edi Gusanto didampingi Kabag Umum kandir medan Sofyan Nasution, GM Wilayah Sosa AP Lubis, Manager Kebun PT VAL Julius dan Humas Sutrisno menyampaikan, proses pembukaan lahan oleh perusahaan, seperti penumbangan tanaman di atan lahan tersebut dilakukan sejak tahun 1995-1997 berdasarkan peta HPL dari SK menteri Transmigrasi dan Kehutanan RI, bila peta tersebut keliru silakan masyarakat menuntut perubahan peta tersebut kepada Menteri Kehutanan di Jakarta.

"Pengelolaan lahan yang dilakukan perusahaan didasarkan pada areal peta HPL yang disebutkan dalam SK Menteri Transmigrasi dan Kehutanan, bila peta tersebut keliru sebaiknya masyarakat menuntut perubahan peta kepada Menteri Kehutanan di Jakarta, soal HGU perusahaan hingga kini sedang diproses," kata Edi Gusanto.

Wabup Palas drg Ahmad Zanawi Pasaribu, CHt menyampaikan tawaran solusi. Pihaknya akan meninjau lahan konflik sesuai peta dari PT VAL, kedua pihak memiliki legal formal alangkah baiknya persoalan ini diselesaikan dengan kepala dingin untuk mencari win-win solution dan muspida plus Palas akan berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Pemprov Sumut dan Menteri Kehutanan di Jakarta terkait HPL yang dikelola PT VAL. (medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manto Berpeluang Jadi Ketua KWRI Madina

    Manto Berpeluang Jadi Ketua KWRI Madina

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Mandailing Natal berencana melangsungkan Musyawarah Daerah (Musda) bulan ini. Ketua Panitia Musda, Muhammad Rusdi Batubara didampingi Sekretaris Panitia, Hendri Husein menjawab Mandailing Online di Panyabungan, Minggu (7/11/2021) menyatakan Musda direncanakan berlangaung pada 25 November 2021. Selain merumuskan program organisasi ke depan, Musda ini juga […]

  • Pecandu Narkoba Didesa Huraba II Tebas Leher Ibu nya Hingga Tewas

    Pecandu Narkoba Didesa Huraba II Tebas Leher Ibu nya Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rohani (66) warga desa Hurab II Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tewas dengan luka tebas di bagian leher dan bahu. Pelakunya sendiri adalah anak kandung korban yakni Wildan ( 24 th ). Belum diketahui motif pelaku tega membunuh ibu kandung nya. Dari keterangan abang kandung pelaku Parluhutan Dalimunthe. […]

  • Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang pasar lama yang dipindahkan ke lokasi bangunan pasar exs bioskop jum’at 01/8/2025  sambangi Kantor Bupati Madina di komplek perkantoran bukit payaloting aek godang parbangunan. Mereka hendak menyampaikan keluhan pada bupati terkait kondisi pasar yang baru mereka tempati Rata rata mereka yang datang kaum ibu. Mereka menilai Pemkab Madina tidak tegas […]

  • Tekad Kibarkan Bendera Pesantren ke Panggung Internasional

    Tekad Kibarkan Bendera Pesantren ke Panggung Internasional

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Hilmy Mahdy Daulay dan Hamdian Noor Harahap dua siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terpilih mewakili Sumut pada Olimpiade Sains Nasional, menyatakan tekadnya lolos ke tingkat internasional. “Saya akan kibarkan bendera pesantren di olimpiade internasional, Insya Allah,” tekad Hilmy siswa Darul Mursyid asal Padang Lawas ini. Dia akan berlaga […]

  • Dema STAIN Madina Gelar Pelatihan dan Seminar bagi Mahasiswa

    Dema STAIN Madina Gelar Pelatihan dan Seminar bagi Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wujudkan Kepemimpinan dan Administrasi yang berkualitas Dewan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) selenggarakan seminar serta pelatihan administrasi bagi Mahasiswa. Kegiatan tersebut bertema ” membangun  kekuatan leadership yang berintegrasi ormawa kampus di era Gen Z” Abdul Bais selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa ( DEMA STAIN […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (4)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (4)

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DARI ANGKOLA KE MINANGKABAU Disunting: Dame Ambarita Di tepi Danau Toba, Singamangaraja X pura-pura melakukan pemeriksaan terakhir. Tetapi dengan menggunakan keris pusaka Gajah Dompak ia melonggarkan tali yang mengikat Pongkinangolngolan, sambil menyelipkan satu kantong kulit berisi mata uang perak ke balik pakaian Pongkinangolngolan. Perbuatan ini tidak diketahui oleh para Datu, karena selain tertutup tubuhnya, juga […]

expand_less