Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Kekuatan Iman Generator Utama Muslim

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
  • print Cetak

Oleh: Saufa A Taqiyya

JAKARTA — Dalam kitab al-Mustadrak, Imam hakim meriwayatkan sebuah hadis dari 'Aisyah RA yang berkisah tentang peristiwa setelah Isra' Mi'raj. Orang-orang musyrikin datang menemui Abu Bakar as-Shiddiq.

Mereka mengatakan, “Lihatlah apa yang telah diucapkan temanmu (yakni Muhammad SAW)!” Abu Bakar berkata, “Apa yang beliau ucapkan?” Orang-orang musyrik berkata, “Dia menyangka bahwasanya dia telah pergi ke Baitul Maqdis dan kemudian dinaikkan ke langit, dan peristiwa tersebut hanya berlangsung satu malam.”

Abu Bakar berkata, “Jika memang beliau yang mengucapkan maka sungguh berita tersebut benar sesuai yang beliau ucapkan karena sesungguhnya beliau adalah orang yang jujur.” Orang-orang musyrik kembali bertanya, “Mengapa demikian?” Abu Bakar menjawab, “Aku membenarkan seandainya berita tersebut lebih dari yang kalian kabarkan. Aku membenarkan berita langit yang turun kepada beliau, bagaimana mungkin aku tidak membenarkan beliau tentang perjalanan ke Baitul Maqdis ini?”

Karena peristiwa itulah kemudian Abu Bakar mendapat gelar as-Shiddiq yang artinya orang yang membenarkan. Ketika banyak orang meragukan apa yang dikatakan Rasulullah SAW, dengan penuh keyakinan Abu Bakar membenarkan peristiwa yang mungkin akan sulit dicerna akal sehat dan logika. Tapi, kekuatan iman membuat Abu Bakar yakin akan setiap perkataan rasul, bahkan untuk hal-hal yang tak masuk akal.

Dalam banyak kisah, iman menjadi generator utama dalam diri seorang Muslim yang dapat membangkitkan kekuatan luar biasa. Kekuatan iman dapat mengalahkan kuatnya logika. Kekuatan iman pula yang dapat menjadikan kepedihan yang teramat sangat menjadi kenikmatan. Dan, yang lebih luar biasa lagi, iman dapat menjadikan kesabaran seseorang menjadi berlapis-lapis.

Kisah lain yang dapat menegaskan betapa besar kekuatan iman adalah kisah Bilal bin Rabah, muazin Rasulullah SAW. Dalam kitab Rijalun Haularrasul, Khalid bin Muhammad Khalid mengisahkan keteguhan seorang Bilal memegang keimanannya. Bilal yang pada mulanya seorang budak disiksa oleh tuannya dengan batu panas agar ia meninggalkan Islam.

Dalam kesakitan yang luar biasa, jangankan meninggalkan Islam, ia justru menjawab “… ahad… ahad,” Allah yang Maha Tunggal. Imannya sama sekali tak goyah. Keimanan pada Allah memberi kekuatan yang mengalahkan rasa sakitnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari, iman juga telah memberikan kita kekuatan. Iman membuat seorang Muslimah mau menutup rapat auratnya di tengah iming-iming fashion saat ini. Logika sederhana, tanpa hijab seorang wanita terlihat lebih cantik karena rambut merupakan salah satu kebanggan kaum hawa. Atau, mungkin memakai hijab bagi sebagian orang membuat gerah, terlebih di siang hari yang panas.

Namun, iman memberi mereka kekuatan untuk tetap menjalankan syariat-Nya. Mereka tetap memakai hijab dengan tantangan iman yang sedemikian hebatnya dewasa ini.

Begitulah, iman membangkitkan kekuatan kita dalam menghadapi cobaan hidup. Logika jadi tak penting karena logis bukan syarat keimanan, seperti yang terjadi saat Isra' Mi'raj. Kepedihan pun menjadi terasa ringan, begitu juga cobaan hidup yang datang setiap saat. Iman menjadikan kita tegar dalam hidup. 

Sumber : republika

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Sejarah Ringkas Torkis Lubis Ketua STAIN Madina

    Ini Sejarah Ringkas Torkis Lubis Ketua STAIN Madina

    • calendar_month Kamis, 22 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Nama lengkapanya Dr. H. Torkis Lubis, Lc., D.E.S.S. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin sudah resmi melantiknya sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal. Torkis Lubis dilantik di kantor Kementerian Agama RI, Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Selasa (20/03/2018) bersama 6 ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) lainnya. Lantas, siapa dan […]

  • Dipimpin Brigjen, Polisi Parlemen Perlu Seribuan Personel

    Dipimpin Brigjen, Polisi Parlemen Perlu Seribuan Personel

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengamanan komplek gedung parlemen dirancang lebih ketat. Rencananya tempat berkantornya para wakil rakyat, MPR, DPR dan DPD itu dijaga oleh seribuan lebih polisi di bawah komando perwira berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).  Ini tergambar dalam desain dan konsep Peraturan DPR tentang polisi parlemen (Parlementary Police). Dalam dokumen tersebut dijelaskan pertimbangan membentuk struktur […]

  • Palas, Antara Sawit, Jalan, dan Politik Kekerabatan

    Palas, Antara Sawit, Jalan, dan Politik Kekerabatan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Secara ekonomi, Padang Lawas (Palas) masih sangat bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, dan turunannya. Data BPS menunjukkan lebih dari separuh struktur ekonomi Palas masih ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (54,63 persen). Pertumbuhan ekonominya masih positif, sekitar 4,19 persen pada 2025, tetapi melambat dibanding tahun sebelumnya. Artinya begini: uang […]

  • Pemkab Godok Pengalihan PBB Menjadi Pajak Daerah

    Pemkab Godok Pengalihan PBB Menjadi Pajak Daerah

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai menyiapkan skema pengalihan pola Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) menjadi Pajak Daerah. Ini merupakan tuntunan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, dimana pemerintah pusat akan mengalihkan PBB P2 menjadi Pajak Daerah. “Mengingat waktu yang singkat, Pemkab […]

  • Anggota DPRD Madina Sesalkan Tidak Dilibatkan di tim Monev Perkebunan.Husni Iskandar Gamang Membayangkan Apabila Masalah Konflik Perkebunan Dibiarkan Bupati Belarut larut

    Anggota DPRD Madina Sesalkan Tidak Dilibatkan di tim Monev Perkebunan.Husni Iskandar Gamang Membayangkan Apabila Masalah Konflik Perkebunan Dibiarkan Bupati Belarut larut

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Anggota komisi II DPRD Madina Zainal Simbolon kritik pemerintah daerah yang tidak melibatkan Forkopimda masuk dalam tim monitoring evaluasi perkebunan di Madina. Ia menilai Pemerintah ingin bekerja sendiri sementara masyarakat yang merasa hak nya di zolimi perusahaan lebih duluan mengadu ke DPRD. ” saya kesal harusnya tim monitoring evaluasi yang […]

  • Butuh Pelayanan Maksimal.

    Butuh Pelayanan Maksimal.

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayan Pemerintah Kecamatan Panyabungan Timur didalam memudahkan masyarakat Kelurahan Gunung Baringin untuk urusan administrasi sangat diharapkan, terutama dalam penempatan lurah pada kelurahan itu, dimana sudah 2 tahun kelurahan tersebut tidak mempunyai lurah.(MOL)

expand_less