Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyalurkan insentif guru-guru madrastah melalui bank mendapat persetujuan dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina.

Ketua FKDT Madina Najamuddin Nasution, AMd didampingi Sekretaris FKDT Madina Muhammad Ludfan Nasution, SSos menyampaikan kepada wartawan, Jum’at (29/5) persetujuan atas teknis penyaluran insentif itu dengan mempertimbangkan alasan pencegahan tumpang-tindih data dan untuk memudahkan guru-guru Maadrastah Diniyah Takmiliyah (MDTA).

"Dengan menggunakan jasa perbankan ini, insya-Allah tidak ada lagi data guru-guru yang tumpang tinding dan teknisnya jadi lebih mudah. Pengambilan insentif sebesar Rp 150.000 per bulan itu tidak lagi mesti serentak pada hari dan jam yang sama di kantor camat setempat, melainkan dimungkinkan juga diambil dimana saja dan kapan saja. Bahkan, sekaligus untuk keperluan menabung," kata Najamuddin Nasution.

Namun demikian, tambahnya, FKDT juga berperan mengevaluasi data yang sudah diajukan. Karena itu, tidak otomatis nama-nama yang diajukan mendapatkan insentif.

"Kita selaku pengurus FKDT Madina datang menemui kepala sekolah di hampir semua kecamatan. Kami tanya kepala sekolah masing-masing, apa nama-nama tersebut sudah sesuai peraturan bupati tentang juknis penyerahan insentif itu. Kami minta keterangan secara langsung agar yang diajukan tersebut memang nama guru MDTA yang aktif sebagai tenaga pengajar di satu MDTA saja," katanya.

Dalam pertemuan yang dilakukan, beberapa kepala sekolah MDTA mengakui ada kekeliruan dalam pengajuan data guru.

“Karena itu, jangan ada lagi nama yang termasuk PNS atau yang sudah melaksanakan sertifikasi guru. Kemudian, lembaran pengajuan daftar nama guru MDTA ini jangan dicampur dengan guru TPA/TPQ, Pondok Pesantren atau Magrib Mengaji, harus dipisahkan."

Selanjutnya, karena memang ada sejumlah guru di satu kecamatan yang salah paham hingga berinisitif membuka rekening bank sendiri, Najamuddin Nasution memperjelas, sekalipun penyalurannya melalui bank BRI, guru-guru MDTA tidak perlu membuka rekening sendiri.

"Kerja sama Pemkab Madina dengan Bang Rakyat Indonesia memungkinkan setiap guru dengan sendirinya memiliki rekening khusus. Jadi, setiap guru nantinya akan mendapatkan buku rekening sendiri dan dengan buku itulah masing-masinhg guru menerima insentif itu di kantor BRI terdekat," imbuhnya.

Dia juga menyampaiakan, guru-guru memang tidak mengeluarkan uang untuk membuka rekening. Tapi, jangan heran, kalau di buku tabungan masing-masing harus menyisakan saldo akhir minimal sebesar Rp 50.000.

"Insya-Allah, jika tidak ada hambatan, guru-guru sudah bisa mendapatkan insentif yang terhitung dari Januari hingga Juni paling lambat sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri ini," tambahnya.

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Shooting di Tapsel, Dimas Anggara Perani Lafran Pane di Film “Demi Waktu”

    Shooting di Tapsel, Dimas Anggara Perani Lafran Pane di Film “Demi Waktu”

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPSEL (Mandailing Online) – Aktor Dimas Anggara didaulat memerankan sosok pendiri HMI di film “Demi Waktu”. Film “Demi Waktu” memulai shooting perdana di Desa Pangurabaan, Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumut, Rabu (9/10), kampung kelahiran Prof. Lafran Pane. Film yang skenarionya ditulis oleh Jujur Prananto ini digarap oleh sutradara film “Habibie Ainun”, Faozan Rizal ini menceritakan […]

  • Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

    Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Tolong pak, tertibkan terminal! Kalau tidak bisa, silahkan mundur dari jabatannya pak. Demikian ungkapan para supir angkutan kota lin 01 Kota Padangsidimpuan, saat ketika menyampaikan orasi, kemarin (20/4). Puluhan supir ini melakukan aksi unjukrasa di halaman Sekretariat Daerah Pemko Psp, mulai pukul 09.30 WIB. Mereka menuntut pemerintah kota menertibkan dan menyesuaikan fungsi Terminal […]

  • Tak Berkategori

    Waspadai Panglima Talam, Pasca Penangkapan Bupati

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – pasca penangkapan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara oleh KPK, dimungkinkan akan muncul penglima talam di Pemkab Madina. Panglima talam ini dikhwatirkan akan bermain mengendalikan pemerintahan wakil bupati yang akan berdampak pada munculnya perpecahan dan pengkotak-kotakan di kekuatan serta politik adu domba di Madina. Ketua Peradi Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH,MH, Kamis […]

  • Setelah 44 Tahun Dipenjara, Dibebaskan Karena Tak Terbukti Bersalah

    Setelah 44 Tahun Dipenjara, Dibebaskan Karena Tak Terbukti Bersalah

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEJAK umur 18 tahun ia sudah masuk penjara. Ia sial. Entah di mana letak ”sial” itu dalam peta kehidupan manusia. Ia baru dibebaskan dari penjara pekan lalu. Ketika umurnya sudah 62 tahun. Ia dinyatakan tidak bersalah –setelah 44 tahun di dalam penjara. Itulah nasib Kevin Strickland. Ia dituduh ikut melakukan pembunuhan tiga orang di Kansas […]

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    1. Nama lengkap                                   : IRFAN SYUKRI TANJUNG 2. Tempat/tanggal lahir/Umur             : PANYABUNGAN, 09 SEPTEMBER 1989 3. Jenis Kelamin                                   : […]

  • Pemkab Madina : FPPAB Harus Giat Melestarikan dan Menggali Budaya Mandailing

    Pemkab Madina : FPPAB Harus Giat Melestarikan dan Menggali Budaya Mandailing

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandailing terutama di wilayah Mandailing Natal memiliki banyak kekayaan adat dan budaya serta sejarah yang memerlukan pelestarian, pengembangan dan pengalian-penggalian. Kekayaan itu berupa adat, seni arsitektur, seni musik, tarian, sastra, busana, kuliner dan situs-situs peninggalan sejarah Mandailing masa lampau. Berbagai kekayaan itu memerlukan pelestarian, pengembangan serta penggalian terutama penggalian yang bersifat […]

expand_less