Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyalurkan insentif guru-guru madrastah melalui bank mendapat persetujuan dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina.

Ketua FKDT Madina Najamuddin Nasution, AMd didampingi Sekretaris FKDT Madina Muhammad Ludfan Nasution, SSos menyampaikan kepada wartawan, Jum’at (29/5) persetujuan atas teknis penyaluran insentif itu dengan mempertimbangkan alasan pencegahan tumpang-tindih data dan untuk memudahkan guru-guru Maadrastah Diniyah Takmiliyah (MDTA).

"Dengan menggunakan jasa perbankan ini, insya-Allah tidak ada lagi data guru-guru yang tumpang tinding dan teknisnya jadi lebih mudah. Pengambilan insentif sebesar Rp 150.000 per bulan itu tidak lagi mesti serentak pada hari dan jam yang sama di kantor camat setempat, melainkan dimungkinkan juga diambil dimana saja dan kapan saja. Bahkan, sekaligus untuk keperluan menabung," kata Najamuddin Nasution.

Namun demikian, tambahnya, FKDT juga berperan mengevaluasi data yang sudah diajukan. Karena itu, tidak otomatis nama-nama yang diajukan mendapatkan insentif.

"Kita selaku pengurus FKDT Madina datang menemui kepala sekolah di hampir semua kecamatan. Kami tanya kepala sekolah masing-masing, apa nama-nama tersebut sudah sesuai peraturan bupati tentang juknis penyerahan insentif itu. Kami minta keterangan secara langsung agar yang diajukan tersebut memang nama guru MDTA yang aktif sebagai tenaga pengajar di satu MDTA saja," katanya.

Dalam pertemuan yang dilakukan, beberapa kepala sekolah MDTA mengakui ada kekeliruan dalam pengajuan data guru.

“Karena itu, jangan ada lagi nama yang termasuk PNS atau yang sudah melaksanakan sertifikasi guru. Kemudian, lembaran pengajuan daftar nama guru MDTA ini jangan dicampur dengan guru TPA/TPQ, Pondok Pesantren atau Magrib Mengaji, harus dipisahkan."

Selanjutnya, karena memang ada sejumlah guru di satu kecamatan yang salah paham hingga berinisitif membuka rekening bank sendiri, Najamuddin Nasution memperjelas, sekalipun penyalurannya melalui bank BRI, guru-guru MDTA tidak perlu membuka rekening sendiri.

"Kerja sama Pemkab Madina dengan Bang Rakyat Indonesia memungkinkan setiap guru dengan sendirinya memiliki rekening khusus. Jadi, setiap guru nantinya akan mendapatkan buku rekening sendiri dan dengan buku itulah masing-masinhg guru menerima insentif itu di kantor BRI terdekat," imbuhnya.

Dia juga menyampaiakan, guru-guru memang tidak mengeluarkan uang untuk membuka rekening. Tapi, jangan heran, kalau di buku tabungan masing-masing harus menyisakan saldo akhir minimal sebesar Rp 50.000.

"Insya-Allah, jika tidak ada hambatan, guru-guru sudah bisa mendapatkan insentif yang terhitung dari Januari hingga Juni paling lambat sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri ini," tambahnya.

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Terpilih Jadi Bupati. Paslon 01 Pastikan Rawat Toleransi Beragama di Madina

    Jika Terpilih Jadi Bupati. Paslon 01 Pastikan Rawat Toleransi Beragama di Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PALUTA ( Mandailing Online ) – Jika terpilih jadi Bupati Madina Periode 2025 – 2030 Paslon Harun dan Ichwan Nomor Urut 1 pastikan terus rawat toleransi antar umat beragama di Kabupaten Mandailing Natal. Harun Mustafa Nasution Calon Bupati Nomor Urut 1 mengungkapkan di debat terbuka jika terpilih jadi Bupati Madina dengan Pasangannya Ichwan sikap toleransi […]

  • Polres Madina Musnahkan 58 Kg Ganja

    Polres Madina Musnahkan 58 Kg Ganja

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Menyambut bulan suci ramadhan 1433 H, Polres Madina pemusnahan narkoba jenis ganja dan minuman keras di halaman Polres Madina, Rabu (18/7). Ganja yang dimusnahkan dengan cara bakar ini sebanyak 58 kilo gram. Penyambutan ramadan ini juga diisi dengan acara peringatan Israk Mikrat dihadiri Asisten I Pemkab Madina, Sahnan Pasaribu; Kajari Panyabungan, Satiman, […]

  • Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Didukung

    Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Didukung

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Salah satu tokoh Mandailing Natal yang berdomisili di Jakarta, Asman Akhir Nasution mengatakan, Senin (23/3/2015) bahwa acara Forum Grup Diskusi tentang Geothermal (Panas Bumi) yang diselengarakan di Panyabungan pada 17 Maret lalu, merupakan sebuah langkah yang positif. Apalagi, menurutnya, acara yang diprakarsai oleh Bupati Mandailing Natal, H. Dahlan Nasution itu […]

  • Nazaruddin Akhirnya Tiba di Indonesia

    Nazaruddin Akhirnya Tiba di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Sosok M Nazaruddin tidak henti-hentinya memancing kontroversi setelah namanya terseret dalam kasus dugaan suap untuk proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan. Tak sampai 24 jam setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nazaruddin berhasil melarikan diri ke Singapura dan sempat bersembunyi untuk beberapa lama di negara tetangga itu dengan dalih […]

  • Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah “Mengamuk”

    Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah “Mengamuk”

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINGGUNG KADER PNS YANG NON JOB PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah DR. Saleh Partanonan Daulay dalam pidato pelantikan Pemuda Muhammadiyah (PM) Madina, Sabtu (20/4) bersuara keras soal kader PM yang PNS non job di pemkab. Dia menyatakan bahwa banyak kader-kader Muhammadiyah yang bekerja di berbagai jenis profesi, baik PNS, partai politik […]

  • Wabup Atika: Saya Masih Harus Belajar dan Butuh Doa Masyarakat

    Wabup Atika: Saya Masih Harus Belajar dan Butuh Doa Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengaku masih harus belajar banyak hal dan butuh doa masyarakat agar istiqamah dalam mengemban amanah memimpin Madina. Hal itu Atika utarakan pada laman facebook-nya Atika Azmi Utammi pada Kamis (18/11) malam. “Saya sadar masih banyak yang perlu saya pelajari dalam mengambil langkah […]

expand_less