Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
  • print Cetak
 

Sibolga – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengungkapkan, hingga posisi Juni 2015, total penghimpunan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Sibolga telah mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar.

Menghadapi Lebaran Idul Fitri 1436 H, sebagian dana yang dihimpun dan dikelola Bazda Kota Sibolga tersebut digelontorkan kepada 3.500 para mustahiq (orang yang layak menerima-red). Para penerima manfaat memeroleh santunan sebesar Rp 250.000 perorang.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan antrean warga, pembagian dana zakat terpaksa dibagi di tiga lokasi berbeda di antaranya, Masjid Agung Sibolga di Kelurahan Pasarbelakang, Kecamatan Sibolga Kota, Masjid Al-Muchlisin di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas dan Masjid Al-Ishlah, Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan.

“Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, total dana yang dihimpun maupun yang disalurkan mengalami pertumbuhan dan peningkatan signifikan setiap tahunnya. Berbeda sejak saya baru menjadi Walikota Sibolga tahun 2010 silam, total penghimpunan dana ZIS pada Bazda Kota Sibolga hanya berkisar Rp 200 jutaan saja,” beber Syarfi Hutauruk di acara pembagian dana zakat, Selasa (7/7) di Masjid Agung Sibolga.

Ikut mendampingi Walikota Sibolga, Sekdakot M Sugeng yang juga Ketua Umum Bazda Kota Sibolga, ketua harian Sarmadan Daulay, Bendahara Taufik Tanjung yang juga Pemimpin PT Bank Sumut Cabang Sibolga.

Syarfi menambahkan, penerima manfaat dana Bazda tidak hanya kaum fakir dan anak yatim, juga disalurkan dalam bentuk beasiswa bagi siswa SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk mendukung pendidikan.

Pada kesempatan itu, Syarfi Hutauruk mengungkapkan, pertumbuhan penghimpunan dana ZIS pada Bazda Kota Sibolga tersebut, setelah pemberlakuan pemotongan gaji PNS yang beragama Islam sebesar 2,5% perbulan.

“Hal itu sesuai ketentuan hukum dan syariat Islam. Kebijakan itu awalnya dikritik dan dikecam. Tapi saya tak peduli, karena kebijakan tersebut nantinya dapat saya pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” tegasnya.

Syarfi kemudian mengimbau para mustahiq penerima manfaat untuk menggunakan dana santunan tersebut dengan baik menyambut Hari Raya Idul Fitri 1436 H. “Ditengah sulitnya perekonomian bangsa saat ini, kita harus ikhlas menjalankan ibadah puasa kita. Ayo kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita menjadi orang yang Muttaqin,” ujarnya. (juniwan)

Sumber : medanbisnis

Tags
  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • 393 jemaah Indonesia wafat hingga hari ke-58

    393 jemaah Indonesia wafat hingga hari ke-58

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jeddah, (MO) – Hingga hari ke-58 pelaksanaan pelayanan ibadah haji sudah 393 anggota jemaah Indonesia yang meninggal dan angka itu lebih kecil dibandingkan dua tahun terakhir. Data di Siskohat Kemenag perhari Sabtu pukul 21:30 waktu Saudi atau Minggu pukul 01.30 WIB diharapkan bertahan sehingga jumlah jemaah yang wafat bisa lebih kecil hingga akhir pelaksanaan haji […]

  • Kasus Bhatoegana pelajaran bagi Demokrat

    Kasus Bhatoegana pelajaran bagi Demokrat

    • calendar_month Minggu, 2 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    DEPOK, (MO) – Peneliti Kajian Budaya dan Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menilai kasus Sutan Bhatoegana merupakan pembelajaran politik Partai Demokrat. “Partai Demokrat partai baru, ini pembelajaran, bukan partai kalau tanpa pendukung, harus mampu merebut kasih dari publik. Ini malah jadi bumerang,” tegasnya kepada wartawan, hari ini. Kedepannya lanjut Devie, partai harus buat […]

  • Bupati Madina Sampaikan LKPJ TA 2012

    Bupati Madina Sampaikan LKPJ TA 2012

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menyampikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2012 kepada DPRD Madina dalam rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua Safaruddin Ansari Nasution, Rabu (17/4). Bupati dalam nota pengantarnya mengatakan, bahwa LKPJ ini merupakan laporan penyelenggaran pemerintah selama satu tahun anggaran, juga sebagai salah satu […]

  • Tak Takut Lagi ke Polisi, Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Tetap Beroperasi

    Tak Takut Lagi ke Polisi, Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Tetap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPAN – (Mandailing Online) – senin malam (05/05) redaksi Mandailing Online dapat kiriman photo aktivitas tambang emas ilegal di desa jambur tarutung, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal ( Madina ). Aktifitas tambang emas menggunakan alat berat jenis excavator itu kembali meraung raung dikeheningan malam seolah dibiarkan aparat kepolisian dan kantir koramil setempat. Padahal jarak aktifitas […]

  • ZAMAN MILENIAL, MENTAL KOLONIAL

    ZAMAN MILENIAL, MENTAL KOLONIAL

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle M Daud Batubara
    • 0Komentar

    (Relung Hari Kemerdekaan)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Staf Ahli P&H Pemkab Madina   Sedang Tidak Baik-Baik Saja Akhir-akhir ini di media sosial milenial dan Gen-Z ramai dengan tagar #Indonesia TidakBaikBaikSaja dan #KaburAjaDulu. Tentu itu bukan sekedar gimmick. Jika dicermati dari sisi psikolagi sosial di zaman serba milenial ini, dengan cara hidup yang […]

  • Kapitalis Tani

    Kapitalis Tani

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Perusahaan yang Didirikan Petani (bagian 1) Catatan : Dahlan Iskan Akankah revolusi kelembagaan petani bermula dari Wonogiri ini? Dari Wonogiri lah lembaga ”perseroan terbatas” mulai diterapkan. Sejak empat tahun lalu. Tepatnya di desa Kebon Agung, Sidoharjo. Dan kelihatannya mulai berhasil. Saya memilih lewat Ponorogo untuk ke desa ini. Jalannya mulus. Google Map bisa membawa […]

expand_less