Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Kisah Puasa Perdana Mualaf AS yang Penuh Tantangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
  • print Cetak

 

MILWAUKEE (Mandailing Online) – Sudah dua pekan terakhir, mahasiswi University of Wisconsin-Milwaukee Samantha Kessenich (23 tahun) terbangun setiap pukul 03.00 untuk melaksanakan sahur di ibadah puasa pertamanya sebagai seorang muslimah.

Kali ini, dia tidak menyiapkan kopi seperti ritual paginya. Ia memilih yogurt atau roti panggang dengan mentega almond dan telur goreng. Lalu, mulai berniat puasa sebelum menyanp sajian sahurnya dan diakhiri dengan membaca Alquran.

“Saya sangat menikmati semua ritual ini,” ujar Kessenich yang menjadi muslimah musim panas tahun lalu dilansir dari ibtimes.com, Kamis (2/7).

Antusiasmenya menjalani segala ritual Ramadhan, menurutnya, karena timbul perasaan dekat dengan Allah SWT. Apalagi, sebelumnya ia tidak memeluk suatu agama apapun.

Meski terasa menantang karena harus menhan haus dan lapar selama 16 jam, Kessenich tetap memantapkan hatinya melampaui segala godaan duniawi hingga 17 Juli 2015 mendatang.

Tunangan Kessenich, Achraf Issam turut mendukung keyakinan muslimah tersebut. Issam yang menjadi pembimbing para mualaf di Ahmadiyya Muslim Community USA ini bertemu tunangannya itu empat bulan sebelum menjadi muslimah. Issam selalu melihat keseriusan Kessenich saat menjalani segala ajaran Islam.

“Dia sangat membantuku melewati perjalanan keyakinanku,” tegas Kessenich yang akan menikah akhir tahun ini.

Issam pun tak segan berbagi pengalaman dengan para mualaf melalui kelompok chat Telegram Messenger. Setiap anggotanya mendiskusikan semua pengalamannya menjalani ibadah puasa.

“Bagi para mualaf, mempunyai komunitas sangatlah penting karena banyak perubahan yang harus dihadapi dan butuh dukungan dari lingkunganmu. Terutama saat ramadhan, jangn sampai mereka merasa terisolasi karena melakukan hal yang berbeda dengan sekitarnya,” cetus Issam.

Perasaan terisolasi itu juga pernah dirasakan oleh mualaf dari Albany, New York Chris Duffy (21 tahun). Baginya, menahan makan dan minum relatif mudah dilakukan, namun tekanan sosial dari teman-teman dan kerabatnya yang non-Muslim dirasakan cukup berat.

Duffy yang menjadi Muslim pada tahun 2014 ini masih tinggal dengan keluarganya yang menganut agama Kristen. Bahkan saat berpuasa pertama kali, keluarganya memandang Duffy membatasi diri.

“Sangat susah buatku untuk membatasi diri dari keluarga. Mislanya, saat mereka merayakan Hari Ayah dengan banyak makanan, mereka menawari, tapi aku enggan menjelaskan kenapa aku tak boleh makan. Disitulah godaan dan tantangannya,” cetus Duffy.

Muslimah mualaf dari Houston Alondra Cadena (19 tahun) juga menjalani  Ramadhan pertamanya dengan tantangan lain.

“Saya mencoba berpuasa sehari penuh, tapi badan saya tidak kuat di tengah cuaca panas, maka saya berpuasa setengah hari,” kata perempuan yang masih bersekolah dan harus bekerja menjadi kasir swalayan ini.

 

Sumber : Republika Online

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibalun Amantaido Boto Ningna  Anggo Napatikal-Tikalkon

    Ibalun Amantaido Boto Ningna Anggo Napatikal-Tikalkon

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dompak libur ni pagawe tar rami-ramido manyogot kombur dilopo si Jabulelei salaos manyirup-nyirup kopi sanga tes manis otik gulona, songoni dei antong dompak baru-baru pemilihan Bupati kecek nihalakpe antong kecek politikma, baru-baru margonti Bupati kecek pagawe musema natarbege, tup-tap dom ilala Jabulele manambai aek milas arana mur mrsitutu kombur ni halak. Anggo udai si Karaddul […]

  • SKPD Pemkab Madina Dirampingkan Jadi 12

    SKPD Pemkab Madina Dirampingkan Jadi 12

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Reformasi birokrasi terus digulirkan Pj Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara. Rancangan peraturan daerah (Rapnerda) tentang penciutan jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama rancangan peraturan tentang retribusi daerah diajukan pada rapat paripurna DPRD Madina, Kamis (11/11/2010). Jumlah dinas daerah yang selama ini 18 unit akan dikurangi menjadi 12 unit saja dengan cara […]

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

  • Antisipasi Banjir, Warga Minta Sungai Aek Mata Panyabungan di Dikeruk

    Antisipasi Banjir, Warga Minta Sungai Aek Mata Panyabungan di Dikeruk

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Diawal  musim penghujan ini, warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai aek mata mulai khawatir banjir, kekawatiran itu akibat terjadinya pendangkalan dan tunpukan sampah di sungai aek mata. Memang ketika musim penghujan tiba, sejumlah pemukiman warga di sepanjang sungai aek mata selalu menjadi langganan banjir. Ini yang membuat Sobir warga pasar […]

  • Kasus Pelecehan Seksual Ketua Hanura Sumut Dikonfrontir di Siantar Hotel

    Kasus Pelecehan Seksual Ketua Hanura Sumut Dikonfrontir di Siantar Hotel

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Polres Kota Pematangsiantar menggelar konfrontir, terkait pengaduan pelecehan seksual yang dilakukan Ketua Hanura Sumatera Utara, Zulkifli Siregar, Senin 30 Mei 2011 di karaoke Laponta Siantar Hotel Jalan Sudirman. Sebelumnya, kasus ini dilaporkan Ade Trianingsih alias Osin, yang mengaku mengalami pelecehan seksual di karaoke tersebut pada 26 Februari 2011 lalu. Namun, pelaksanaan konfrontir ini […]

  • Pihak PT SMGP Masih Mengkaji Langkah-langkah

    Pihak PT SMGP Masih Mengkaji Langkah-langkah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait pencabutan IUP (izin Usaha Pertambangan) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) oleh Bupati Mandailing Natal (Madina), Selasa malam (9/12), pihak PT.SMGP masih mengkaji langkah-langkah yang akan ditempuh. Manager Sustainability PT SMGP, Rani Djandam yang dikonfirmasi Rabu (10/12) melalui telefon seluler mengatakan bahwa pihaknya sekarang ini sedang melakukan koordinasi […]

expand_less