Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pelamar CPNS Gugat Pemko

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
  • print Cetak


Medan, Pemko Medan akan digugat pelamar CPNS Formasi Tahun 2010. Pemko Medan dituding mendiskriminasikan pelamar agar tidak ikut ujian. Padahal seluruh persyaratan yang diminta oleh Panitia Penerimaan CPNS Pemko Medan 2010 sudah dipenuhi.

Merasa hak-hak sebagai warga negara dan warga Kota Medan khususnya hak konstituen guna melamar CPNS melalui sistem yang dibuat Pemko Medan terabaikan, empat puluh pelamar yang dirugikan akan menggugat Pemko Medan pada Rabu (15/12/2010) ini di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Hal itu disampaikan Aditya Praditya Girsang, warga Kota Medan yang mengambil jurusan Analisis Hukum dengan bidang S1 Hukum pada Formasi CPNS Pemko Medan 2010 kepada wartawan di depan Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kota Medan, Selasa (14/12/2010).

Aditya yang datang bersama kuasa hukumnya Warinson Sinaga SH MHum, menuturkan gugatan akan dilayangkan pihaknya atas nama Panitia Penerimaan CPNS Pemko Medan 2010 dan Kantor Pos Medan. Gugatan yang dilayangkan tersebut berdasarkan tindakan diskriminatif Panitia Penerimaan CPNS Pemko Medan karena Aditya tidak dapat ikut ujian akibat fasilitas penerimaan CPNS Pemko Medan melalui website atau informasi teknologi (IT) rusak.

Warinson menuturkan, Aditya sudah melamar CPNS melalui website yang disediakan Pemko Medan yakni pcpns.pemkomedan.go.id sejak pertengahan November 2010 silam. Selanjutnya, Aditya dinyatakan lulus dan diminta mengirimkan berkas ke kantor Pos sebelum tanggal 4 Desember 2010.

Lantas, Aditya melengkapi seluruh berkas valid yang diminta dan telah dikirimkannya ke Kantor Pos Besar Medan pada akhir November 2010. Namun hingga Senin (13/12/2010), dia tidak mendapatkan kartu ujian yang seharusnya sudah dikirimkan ke alamat email masing-masing pendaftar CPNS dengan mencetak kartu ujian sendiri.

Pihaknya bersama orangtua juga mengaku telah meminta konfirmasi langsung ke Panitia Penerimaan CPNS Pemko Medan, di BKD Medan sebanyak enam kali, sejak Senin (13/12/2010) hingga Selasa (14/12/2010) terkait kartu ujian yang tidak diterimanya. Namun malah jawaban tidak menyenangkan disampaikan panitia kepadanya. Alhasil merasa haknya terabaikan, Aditya menunjuk Warinson Sinaga SH MHum sebagai kuasa hukum untuk melakukan gugatan pada Walikota Medan Rahudman Harahap.

“Kakak bersangkutan juga ikut testing dan sudah mendapat kartu ujian. Tapi dia tidak mendapat kartu ujian padahal saat mendaftar bersama-sama. Kita sudah beretikat baik untuk menanyakan kartu ujian ini pada panitia. Tapi malahan panitia meminta data kita apakah memang benar sudah dikirimkan ke kantor pos atau belum. Kita minta data itu ke Kantor Pos dan terdapat 15100 pendaftar yang sudah memasukan berkas ke kantor pos termasuk diantara nama itu, Aditya tercantum didalamnya. Data ini kita kasih ke panitia seperti yang diminta,” keluh Warinson Sinaga.

Tapi, lanjut Warinson, jawaban tidak menyenangkan didapatnya dari Panitia Penerimaan CPNS Pemko Medan melalui Kasubbag Penerimaan BKD Medan Andrian Saleh dengan menjawab, tidak mungkin semua data dari kantor pos itu dapat dicek satu per satu. Mendapat jawaban tersebut, selaku kuasa hukum dia menyatakan bahwa seharusnya panitia penerimaan CPNS menyertakan tenaga ahli IT untuk mendata pendaftar dari Kantor Pos Medan.

“Ini tidak, panitia tidak mengerti IT. Seharusnya, mereka mempekerjakan tenaga ahli IT sebagai pembantu untuk mendata banyaknya berkas pendaftar di Kantor Pos Medan. Tapi hasilnya, tidak. Ini bentuk kelalaian dan kesengajaan Pemko Medan pada warganya. Artinya, panitia telah mengabaikan hak-hak warganya. Kita akan mengguggat Panitia penerimaan CPNS dan Kantor Pos Besar Medan,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, gugatan juga akan didaftarkan ke PN Medan hari ini, Rabu (15/12/2010), dengan menampung masalah 40 pendaftar yang sama tidak mendapat kartu ujian padahal sudah melengkapi persyaratan yang diminta. 40 pendaftar yang tidak mendapat kartu ujian juga terlihat datang ke BKD Medan untuk meminta konfirmasi Panitia Penerimaan CPNS, namun keluhan pendaftar tidak dihiraukan. “Kita akan menampung keluhan 40 pendaftar yang lain juga, untuk melakukan gugatan ke Walikota Medan. Kita akan layangkan gugatan ke PN Medan karena Panitia Penerimaan sengaja mengabaikan hak-hak warganya,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala BKD Medan Lahum Lubis melalui Kabid Pengadaan BKD Medan Ayub Saufi yang dikonfirmasi wartawan, tidak bersedia berkomentar. Saat ditanya mengenai masalah kartu ujian pendaftar yang tidak diberikan panitia, Ayub hanya tertawa-tawa. “Nantila ya. Ya cemana, mereka mengeluh kartu ujian belum dapat. Saya pun baru tahu, karena waktu mereka ribut-ribut, saya baru datang dan menenangkan mereka juga. Cemanala ya. Nanti ajala, besok sudah ujian tes. Kita liat besok aja,” ujarnya sembari tertawa-tawa. (BS-024)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Sumut, Jamaluddin Hasibuan Ambil Formulir Demokrat

    Anggota DPRD Sumut, Jamaluddin Hasibuan Ambil Formulir Demokrat

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Sumatera Utara dari Partai Demokrat (PD), Jamaluddin Hasibuan, Rabu (8/2) sekitar pukul 18.00 WIB, mengambil formulir pendaftaran bakal calon (balon) wali kota, ke kantor DPC PD Kota Padangsidimpuan. Jamaluddin datang didampingi Wakil Ketua DPRD Tapsel dari PD Hasbin Sitompul, dan diterima Ketua Tim Penjaringan Yul Asmara Pane dan Sekretaris Aziz Nasution, di kantor […]

  • Aek Sininjom di Muara Batang Gadis Jadi Lokasi Aktifitas Tambang Emas Ilegal

    Aek Sininjom di Muara Batang Gadis Jadi Lokasi Aktifitas Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batang Gadis ( Mandailing Online ): Praktek tambang emas ilegal seolah tak bisa di hentikan aparat penegak hukum di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat jebis excavator menjadi bisnis menjanjikan sekaligus prakrek pencucian uang yang membuat pengusaha kaya raya. Di Kecamatan Muara Batang Gadis contohnya, aktifitas tambang emas […]

  • Bio Data Calon Bupati Madina, Yusuf Nasution

    Bio Data Calon Bupati Madina, Yusuf Nasution

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nama Lengkap : Drs. H. M. YUSUF, M.Si Lahir                  : 15 Juni 1964 Alamat               : Jl. Suka Maju No. 40 Dalan Lidang, Panyabungan Motto Hidup     : Berkarya Bagi Masyarakat, Nusa dan Bangsa     PENDIDIKAN FORMAL SD       : Pemnas (1971-1977) SMP     : N.XV (1977-1981) SMA    : Prayatna (1981-1984) S1        : Universitas […]

  • SelainTemuan BPK RI, Jaksa Juga Temukan Dugaan Kerugian Negara di Pasanggrahan Kota Nopan

    SelainTemuan BPK RI, Jaksa Juga Temukan Dugaan Kerugian Negara di Pasanggrahan Kota Nopan

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Selain temuan Badan Pemeriksa Keuangan RI Provinsi Sumatera Utara ( BPK RI ) Sumut senilai Rp.96.743.134.53, ternyata Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) juga menemukan dugaan kerugian negara di proyek konservasi pembangunan pasanggrahan Kota Nopan. Temuan kejaksaan lewat tim ahli yang di turunkan menghitung potensi kerugian itu justru lebih pantastis […]

  • Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Omnibus Law diharapkan membawa perubahan bagi dunia usaha secara nasional, khususnya di Sumatera Utara. Harapan itu diutarakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ivan Iskandar Batubara, di Jakarta di sela Kick of Meeting Satuan Tugas Bersama Pemerintah dan Kadin Untuk Konsultasi Publik Omnibus Law, Jum’at (6/12/2019). Di Kick […]

  • Paket Bahan Pangan dari Pemprovsu Disalurkan di Madina

    Paket Bahan Pangan dari Pemprovsu Disalurkan di Madina

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Sebanyak 1000 paket dari total 54.225 paket bahan pangan untuk rakyat Madina dari Pemprov Sumut mulai disalurkan sejak Kamis (4/6/2020). Penyaluran perdana berlangsung di Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina). Penyerahan dilakukan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumut, Ashar Harahap disaksikan Anggota DPRD Sumut dari Komisi B, H. Fahrizal Efendi Nasution, […]

expand_less