Senin, 22 Jun 2026
light_mode

Pantai Barat Mandailing dan Sumtra Berpeluang Jadi Daerah Persiapan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Feb 2016
  • print Cetak
Peta Pemekaran Sumut (grafis: MO)

Peta Pemekaran Sumut (grafis: MO)

JAKARTA (SUMUT POS) – Usulan pemekaran Sumatera Utara (Sumut) mendapat ‘angin segar’. Meski Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) telah mengusulkan moratorium, tapi bagi usulan pemekaran yang sebelumnya telah dibahas DPR pada 2009-2014, tetap terbuka kemungkinan ditetapkan menjadi daerah persiapan.

Itu diungkap Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri), Sumarsono. Sebab, lanjutnya, dari 87 paket Rancangan Undang-Undang Daerah Otonomi Daerah (RUU DOB) yang telah dibahas DPR periode 2009-2014, terdapat 5 usulan pemekaran dari Sumut.

Masing-masing Provinsi Tapanuli, Provinsi Kepulauan Nias, Kabupaten Simalungun Hataran, Kabupaten Pantai Barat Mandailing dan Provinsi Sumatera Tenggara.

Sementara untuk usulan pemekaran dari Aceh, kemungkinan masih akan tertunda. Baik itu usulan pemekaran Aceh Leuser Antara Barat Selatan (Alabas), usulan pemekaran Aceh Selatan Jaya dari Kabupaten induk Aceh Selatan. Kemudian pemekaran sebuah kabupaten lain dari Kabupaten induk Simeulue.

Pasalnya sebagaimana sebelumnya dikemukakan Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan DPOD Ditjen Otda Kemendagri Teguh Setiabudi, belum pernah dibahas DPR periode 2009-2014.

“Jadi pembentukan daerah persiapan tak ada masalah, karena tidak membahas DOB, tapi daerah persiapan. Untuk menjadi DOB itu kan harus terlebih dahulu menjadi daerah persiapan selama tiga tahun. Nah setelah itu baru dievaluasi apakah memungkinkan ditetapkan menjadi DOB,” ujar Sumarsono di Jakarta, Kamis (25/2).

Dalam penafsirannya, DPOD kata Sumarsono, sebenarnya tidak secara eksplisit menyebut mengusulkan moratorium bagi usulan pemekaran daerah. Tapi lebih kepada moratorium bagi pembentukan DOB.

Itupun karena kondisi keuangan negara yang tidak memungkinkan. Artinya, kalau dalam beberapa waktu ke depan keuangan negara memungkinkan, pembahasan DOB tetap dapat kembali dilakukan.

Apalagi Presiden Joko Widodo kata Sumarsono, secara tegas telah mengamanatkan, DOB harus punya hubungan korelasi positif dengan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai pembentukan DOB dilakukan namun tidak membawa kesejahteraan masyarakat.

Atas kondisi yang ada, Sumarsono mengatakan pihaknya akan menyampaikan secara gamblang ke DPR dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II pada Jumat (26/2). Termasuk draft Peraturan Pemerintah (PP), tentang Disain Besar Penataan Daerah (Disertada) dan PP Penataan Daerah yang telah rampung. (Sumut Pos/JPNN)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4,7 Juta Rupiah Terkumpul Untuk Kurniawan Bocah Tanpa Anus

    4,7 Juta Rupiah Terkumpul Untuk Kurniawan Bocah Tanpa Anus

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Bantuan kepada Karniawan, bocah usia 15 bulan yang mengalami penyakit Atresia (lahir tanpa lobang anus, red) terus mengalir. Beberapa pimpinan media masaa dan organisasi mahasiswa serta organisasi kepemudaan menyerahkan bantuan dana kepada kepada orangtua Karniawan, Kamis (26/5) di RSU Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) Karniawan yang berasal dari Muara Bangko, Kecamatan Ranto […]

  • 2,5 hektar ladang ganja ditemukan

    2,5 hektar ladang ganja ditemukan

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Operasi Antik Toba 2010 yang digelar Satuan Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polres Mandailing Natal menemukan 2,5 hektar ladang ganja siap panen di Pegunungan Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal. Sedikitnya 10 ribu batang ganja berhasil diamankan polisi dalam operasi itu dan selanjutnya dijadikan barang bukti. Ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare itu […]

  • Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

    Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah warga Desa Sundutan Togo, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Madina meninjau pembangunan jalan setapak sepanjang 180 meter yang mempunyai kualitas yanga sangat rendah sebab campuran semen dan pasir sudah bias dicakar ayam. “Harapan warga atas sebuah pembangunan dari Pemkab Madina selama ini dengan terbangunnya sebuah jalan setapak […]

  • Gempa 5,1 SR Guncang Madina

    Gempa 5,1 SR Guncang Madina

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempa berkekuatan sekitar 5.1 skala richter mengguncang Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Minggu dini hari (30/4/2017) sekira pukul 00:52 WIB. Berdasar laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui website resmi http://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-terkini.bmkg, pusat gempa berada di 0.77 Lintang Utara – 99.56 Bujur Timur atau 21 km arah Timur Laut Mandailing Natal. BMKG […]

  • Disepakati Lion Air Buka Rute Penerbangan Madina-Medan dan Madina-Padang

    Disepakati Lion Air Buka Rute Penerbangan Madina-Medan dan Madina-Padang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menemui Pemilik Lion Air Rusdi Kirana di Lantai 7, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Bupati Saipullah didampingi Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. Ketiganya membahas pembukaan jalur penerbangan dari dan ke Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris […]

  • Pendidikan Program Prioritas

    Pendidikan Program Prioritas

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sudah menjadi komitmen Pemko Medan untuk lima tahun ke depan menempatkan pendidikan sebagai program prioritas pembangunan, di samping program-program lainnya. Hal itu dilakukan karena pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi sebuah kata kunci untuk meningkatkan kualitas pembangunan. Hal itu disampaikan Walikota Medan Rahudman Harahap ketika bertindak sebagai pembina ucapara dalam upacara bendera di Yayasan […]

expand_less